
Malam harinya meskipun sedikit malas Nyatanya Abigail datang juga ke undangan makan malam rekan bisnisnya.
Langkah nya terhenti kala melihat foto keluarga yang berukuran besar terpajang di dinding Ruang tamu.
"Jadi gadis itu kembar?? " Batin Abigail yang masih terus menatap.
Hingga sapaan dari dalam membuyarkan lamunannya segera ia membalikkan badannya menghadap suami istri yang sudah berdiri sejak tadi.
"Selamat Malam Tuan Abi Selamat datang di kediaman kami." Sapa Jerry dengan senyum ramah
Abigail masih diam Menatap lurus kearah wanita didekat rekan bisnisnya, wanita yang masih terlihat sangat cantik dan masih sangat mudah. sangat mirip dengan gadis bar bar yang ia temui tadi siang.
"Maaf tuan Abi" Sapa Jerry sekali lagi
"Ah. Maafkan saya tuan" Abigail gelagapan, ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Mari silahkan duduk.' Jerry menggiring tamu nya untuk duduk, Mereka berbincang hangat sampai suara teriakan melengking dari Arah tangga.
"Ayaah..."Teriak gadis yang selalu Abigail ingin hindari
"Hati hati sayang..." Jerry tak kala paniknya saat melihat putrinya turun dari tangga dengan cara berlari, ia lantas Menghampiri putrinya yang masih berlari menuruni tangga
" Hap...Jerry menangkap tubuh mungil Zakila kedalam dekapannya. Jerry sangat memanjakan putri semata wayangnya itu , baginya Zakila akan tetap menjadi gadis kecilnya meskipun kini Zakila sudah beranjak menjadi gadis remaja.
Perlakuan Jerry terhadap putrinya tak luput dari perhatian Abigail, Tatapan tertuju pada gadis yang selalu bersikap seperti Tarzan melompat kesana kemari. Bukankah gadis itu seperti Tarzan?"Pikir Abigail
Namun malam ini berbeda . penampilan nya membuat Abigail jadi pangling, " CANTIK" ucapan itu terlontar begitu saja dari mulutnya tanpa ia sadari.
Sesaat ia mulai kembali dari kesadarannya, Abigail menggeleng kuat, berusaha meyakinkan dirinya bahwa gadis didepannya itu hanyalah pembawa sial baginya.
__ADS_1
Jerrypun mengajak Tamunya untuk makan malam.
Lagi dan lagi Abigail dibuat tercengang oleh gadis bar bar didepannya. matanya membulat sempurna seluruh Akal sehatnya mendadak hilang diam Tanpa kata. Gadis itu duduk dengan tenang sambil disuapi oleh Ayahnya. sungguh pemandangan yang membuat Abigail merasa risih melihat Nya.
Melihat wajah terkejut pria didepannya Aliyah merasa Malu sendiri, 'Maaf Nak Abi kamu harus melihat pemandangan seperti ini, Zakila memang begitu jika sama Ayahnya "Manja" Aliyah terkekeh kecil disela ucapannya.
" Ti-tidak Apa apa Bu." Abigail jadi gugup karna ketahuan memperhatikan mereka
Merekapun makan malam dalam diam, sesekali Abigail melirik ke arah gadis itu yang terlihat sangat manja dengan Ayahnya.
Mereka kembali keruang tengah setelah Acara makan malam yang penuh drama menurut pria itu.
kini Jerry duduk berhadapan dengan Abigail berbincang hangat mengenai bisnis mereka tak lupa Zakila selalu mengekor didekat Ayahnya. sementara Istrinya Aliyah masih berada di dapur .
ponsel Jerry berdering segera ia bangkit dan pamit kebelakang sebentar untuk mengangkat telponnya.
"Om.." Suara centilnya membuat Abigail merinding sendiri ingin rasa menghilang saat ini juga.
Abigail menggeser duduknya saat Zakila berpindah ketempat duduknya, Pria itu mendengus kesal Melihat gadis itu terlihat sangat bersemangat berada di dekatnya
" Om sudah punya pacar belum." Pertanyaan Zakila membuat Abigail tambah kesal ia terus menggeser duduknya bahkan ia pindah di sofa tunggal yang ada didekatnya.
"Udah punya istri tiga dan tidak berniat mau nambah lagi" ketus Abigail Asal.
Zakila terlihat mengerucutkan bibirnya, Dengan ucapan pria didepannya, Zakila tau dari Ayahnya jika pria itu belum menikah.
"Mau dong di jadiin istri ke empat" Goda Zakila membuat mata Abigail membulat sempurna,
Gadis didepannya ini benar benar sakit jiwa kali." pikir Abigail dalam hati
__ADS_1
Malam semakin larut, Abigail Akhirnya bisa lepas dari gadis Ajaib itu. kini ia sudah bernafas legah, tinggal ia Akan menghukum Asisten pribadinya besok Gara gara dia tidak bisa hadir bersamanya malam ini membuatnya kerepotan sendiri menghadapi Gadis ajaib itu.
****
Beda halnya dengan kehidupan suami istri yang terlihat semakin mesra di setiap harinya. Saat ini mereka tengah berbaring didalam balutan selimut tebal , Mendekap mencari kehangatan masing masing.
kaysan semakin mempererat pelukannya mencium kening istrinya berkali kali , saat ini ia merasa sangat bahagia setelah pasca operasi istrinya semakin manja dan tak membiarkan suaminya kemana mana, bahkan saat kaysan kekantor Kaira pun ikut bersama Suaminya
" Sayang jika dokter sudah memperbolehkan kamu untuk hamil, Aku ingin Anak kita kembar biar langsung dapat Banyak" kaysan terkekeh geli membayangkan bagaimana reportnya nanti jika benar benar keinginan nya tercapai mendapat Bayi kembar.
" Kakak sih enak, gak ngerasain sakitnya. "Sungut Kaira mengerucutkan bibirnya
" Masa sih, Bukannya kamu juga ngerasain enaknya bahkan kamu Menjerit dalam kenikmatan. " Goda kaysan membuat istrinya merajuk melonggarkan pelukannya. Namun kaysan semakin mengeratkan pelukannya, mencium Aroma tubuh istrinya.
"Mesum." ketus kaira masih dalam dekapan suaminya
" Mesum sama istri gak apa apa sayang, jika saja aku tidak dilarang oleh kakak mu itu, saat ini juga kamu sudah menjerit kenikmatan. " kaysan terkekeh geli melihat wajah istrinya yang sudah memerah
"Kak..!! Rengek Kaira manja...
"
*
*
*
Jangan lupa jempolnya untuk tinggalkan jejaknya 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1