
Abigail berdiam diri didalam mobilnya sudah setengah jam lamanya ia menatap kearah gerbang pintu masuk sekolah Zakila Namun gadis remaja yang sedari kemarin mengganggu pikirannya tak Nampak batang hidungnya.
Abigail sudah uring-uringan di dalam mobilnya Menunggu Zakila, hingga beberapa saat kemudian senyum terukir disudut bibirnya melihat kearah pintu masuk sekolah.
Zakila turun dari mobil yang ditumpanginya setelah saudara kembar nya membukakan pintu untuk nya. terlihat juga Kakak kembar nya mencium kening Zakila kemudia berlalu masuk ke gerbang sekolah.
Ada rasa cemburu didalam hatinya Meskipun hanya saudara kembar Nya tetap rasa cemburu itu Ada.
Abigail melajukan kembali mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke perusahaannya, kini ia batu merasa menyesal saat Zakila sudah menjauh dari nya.
Ia duduk di kursi kebesarannya menatap langit langit ruangannya membayangkan jika Zakila datang membawakan makan siang untuknya,
Abigail mengusap wajahnya kasar, Kemudian berusaha konsentrasi dengan pekerjaannya Namun bayangan Zakila tetap menghantuinya
"Aaaakh." Teriak Abigail frustasi
Kini penyesalan menyelimuti hati nya, tak ada lagi gadis itu mewarnai hari harinya.
*****
Siang harinya Jerry Ayah Zakila datang menemui Abigail dengan sejuta rasa berkecamuk di benaknya Akan perubahan sikap Putrinya yang sering murung.
Jerry yakin jika ini ada hubungannya dengan Abigail karena Jerry Ayah Zakila tau betul jika putrinya menyukai pria itu.
__ADS_1
Duduk berhadapan dengan Ayah Zakila membuat pria itu merasa gugup setengah mati padahal sebelumnya ia terlihat biasa saja saat bertemu di ruang meeting.
"Diam beberapa saat kemudian Abigail membuka suara." Maaf Ada Apa Om menemui saya." Tanya Abigail pelan
" Zakila sudah beberapa hari mengurung diri di dalam kamarnya, keluar saat berangkat sekolah saja, Ada apa dengan kalian." Jerry langsung pada intinya ia tak ingin basa basi dengan pria didepan Nya
Abigail tertegun ditempatnya, laki laki paru baya didepannya seolah tau hubungan mereka.
"Maafkan saya Om."Lirih Abigail
Alis Jerry mengerut, Kecurigaan Nya memang benar jika putrinya ada hubungan dengan pria didepannya.
"Maaf Om. ini hanya ke salah fahaman saja." sesal Abigail,
Jerry menghela nafas berat, kemudian kembali menatap pria itu. " Apapun yang terjadi di Antara kalian Saya tidak ingin membuat Putriku seolah kehilangan semangat hidupnya, Saya tidak melarang kamu dekat dengannya, Namun saya tidak akan segan-segan Menjauhkan mu dengan Zakila jika kamu menyakiti putriku" Ancam Ayah Jerry
Abigail bersandar kebelakang mengusap wajahnya dengan kasar, Hari ini pikirannya dipenuhi oleh Zakila yang sudah benar benar menjauhinya
*
*
*
__ADS_1
*
*
jika Abigail sedang dilanda kegalauan beda halnya dengan kedua suami istri yang sedang dimabuk Asmara .
Kaysan kewalahan membujuk istrinya Agar mau mengizinkan nya untuk berangkat ke kota xx mengontrol lokasi proyek nya.
"Sayang. Aku cuma sehari kok, gak bakalan lama" bujuk Kaysan untuk kesekian kalinya.
"Tidak ! " Jawab Nya enteng.
"Tapi sayang. " kaysan benar benar prustasi di buatnya. kehamilan kaira membuat kaysan tidak leluasa bergerak, bahkan saat ingin bertemu dengan klien pun kaira harus memastikan dulu dengan siapa suaminya bertemu.
Sikap posesif nya sangat berlebihan, jika ibu hamil pada umumnya Akan ngidam berbagai macam makanan Aneh aneh tapi tidak dengan kaira.
Kaira hanya posesif terhadap suaminya saja , jika kaysan tak menuruti keinginan istrinya, Maka kaira Akan Ngambek dan mengadu ke mama Dina.
*
*
*
__ADS_1
*
Jangan lupa tinggalkan jejaknya Like, komentar, gif.🙏🙏🙏