
Mama Dina sangat Antusias memperkenalkan Menantunya ke teman sosialitanya, Arisan ini hanya kedok belaka yang sebenarnya hanya untuk ajang menyombongkan diri saling pamer dan sindir menyindir, banyak pula diantara mereka yang sangat nyinyir.
"Jeng Dina mantunya cantik dan berkelas , Dapat dari mana jeng? saya juga mau cariin Anak Saya yang sudah menduda 5 kali.", Kata salah satu teman mama Dina dengan kas bicaranya yang centil
Kaira yang mendengar ucapan salah satu teman mama mertuanya merasa sangat malu berada ditengah tengah mereka, kaira merasa minder karena dia bukanlah berasal dari keluarga berkelas seperti yang dikatakan teman mama mertuanya
"Iya dong. Mantuku cantik dan sangat baik " Ujar mama Dina dengan sombongnya.
Kaira berdiri disisi kanang mama Dina ia tidak ingin membuat mama mertua nya malu didepan Tan temannya
" Siang Tante..." Sapa seorang perempuan cantik dengan Angkuhnya berjalan Menghampiri mama Dina, Namun mama Dina seolah tak mengindahkan sapaan perempuan itu.
Perempuan itu menatap kaira yang ada di samping mama Dina, Tatapannya seakan mengejek ,melihat penampilan kaira dari atas sampai bawah.
"Melihat itu mama Dina jadi geram sendiri ia lalu menyeret Kaira untuk menjauh dari perempuan itu.
Clara ya Clara perempuan yang menatap sinis Kaira membuat mama Dina kesal dengan sikap Clara
"Sayang kamu jangan dekat dekat dengan perempuan itu. dia itu benalu yang selalu memgganggu ketenangan seseorang,"Ucapan mama Dina membuat kerutan dikening kaira
Kaira masih belum sepenuhnya mengerti yang di katakan oleh mama mertuanya.
"Maksud mama perempuan tadi?" tanya kaira melirik sekilas Clara yang sedang bercanda dengan yang lain
Mama Dina hanya menganggukkan kepalanya.
"Mama tinggal sebentar" Mama Dina bangkit dan berlalu dihadapan kaira,
Kaira hanya diam sambil mengamati teman teman mama Dina dari tempat duduknya, sesekali menyeruput minumannya yang sudah ia pesan tadi, pandangannya tertuju pada perempuan yang berdiri dihadapannya dengan Angkuhnya tatapan sinisnya tak lepas dari wajahnya, kaira mulai menerka nerka jika perempuan yang berdiri dihadapannya itu tidak pernah suka dengannya.
Kaira bersikap tenang seolah tidak peduli dengan perempuan yang berdiri dihadapannya.
"Hey..wanita murahan" Panggil Clara dengan gaya sombongnya
__ADS_1
Sekilas kaira melirik kesamping kali aja perempuan itu berbicara dengan makhluk lain, namun ia hanya duduk sendiri di meja itu "Saya?" Tunjuk kaira pada dirinya
"Ia siapa lagi." ketus Clara terus menatap Kaira
" Maaf Anda salah orang Nona. " kaira lalu bangkit dari duduknya kemudian melangkah meninggalkan Clara Namun sebelum kaira melangkah jauh tiba tiba Clara menarik tangan kaira kemudian menyiraminya jus di kepala kaira. tak lupa juga Clara menghadiahi kaira sebuah tamparan di pipinya, membuat tatapan para peserta Arisan menatap mereka, detik itu juga mereka sudah mengerumuni mereka berdua.
Kaira belum berkata apa apa ia hanya memegang pipinya yang masih terasa panas akibat tampara keras Clara, Matanya berkaca kaca menatap kearah Clara yang tersenyum seakan mengejek nya.
"Ada apa ini, " Mama Dina datang dengan langkah tergesa-gesa setelah dari toilet dan melihat mejanya sudah dikerumuni oleh temannya yang lain.
"Ini jeng, Clara menampar mantumu." Kata salah satu teman mama Dina
"Apa.." pekik mama Dina dengan sorot mata menyala kearah Clara.
" Dia memang pantas mendapatkan nya dia merebut kaysan dariku, " ucap Clara dengan sombongnya
"Merebut katamu..? " Mama Dina masih bersikap tenang padahal didalamnya sudah siap untuk menerkam mangsanya,
" Iya.!
"Jeng Dina..!!! sentak mama Clara
" Ajari putrimu sopan santun, dan ingat saya tidak akan tinggal diam dengan masalah ini,. ucapan tegas mama Dina membuat mereka terdiam pasalnya diantara mereka mama Dina yang paling memiliki kekuasaan tinggi.
" Mama...!! panggil Kaysan yang sudah berada diantara mereka.
Mama Dina tersenyum sinis kearah Clara ia sudah dapat pastikan jika kaysan sampai tau istrinya dapat perlakuan kasar maka tamatlah riwayat Clara
"Sayang..Clara menghampiri kaysan dengan khas suara manjanya, ia lantas berlenguk di lengan kaysan membuat kaysan merasa risih dengan tatapan para ibu ibu didepannya.
"Stop Clara.!! "Kaysan mendorong Clara hingga Clara tersungkur ke belakan untung mamanya sigap menangkap tubuhnya.
"Sayang..ibumu menamparku." Rengek Clara dengan tidak tau malu nya.
__ADS_1
kaysan mengerutkan keningnya menatap kearah mamanya untuk menemukan jawaban perkataan Clara.
Tidak usah menatapku seperti itu,dia memang pantas mendapatkan itu . dia sudah lancang menampar menantu kesayanganku "Ucapan mama Dina membuat Kaysan terkejut dan beralih menatap kearah istrinya yang hanya diam sedari tadi , ia melihat pipinya yang merah bekas tamparan keras dari Clara.
"Sayang.. Kau tidak apa apa?" Kaysan merangkul lengan istrinya seraya meneliti setiap bagian wajah istrinya Ada bekas tamparan disana, itu yang membuat kaysan jadi murka.
"Sakit kak.." Tangis kaira pun pecah yang sedari tadi ia tahan.
"Reno...!!!!Teriak kaysan untung ruangan tempat Arisan mama Dina sebuah private Room jadi tidak terjadi kegaduhan Antara pengunjung lain.
"Iya tuan.!
"Seret perempuan itu kekantor polisi sekarang.! " Ucapan kaysan membuat mata teman teman Mama Dina membulat sempurna,ada yang merasa kasian terhadap Clara ada pula yang merasa senang karena menurutnya perempuan seperti Clara sangat sombong dan Arogan.memang pantas mendapatkan nya.
"Baik tuan.! Jawab Reno kemudia menyeret dengan paksa perempuan itu , ibunya tidak bisa berbuat apa apa, siapa yang tidak mengenal keluarga Danuarta Herlambang seorang pengusaha terkenal dengan segala bidang.
Ia memiliki kekuasaan tinggi siapapun mencoba mengganggu ketenangannya maka ia tidak segan-segan memenjarakan orang itu
" Maafkan anak saya tuan. "Mama Clara berusaha membujuk kaysan untuk melepaskan putrinya Namun kaysan tak mengindahkan permohonan wanita paruh baya itu
Ia lantas berlalu begitu saja terus mendekap istrinya tanpa mempedulikan orang disekitarnya , Mama Dina mengikutinya dari belakang.
"Keheningan terjadi didalam mobil yang sudah berjalan membelai jalan raya Baik kaysan maupun mama Dina sama sama diam.
"Maafkan mama Kay. Mama tidak menjaga kaira tadi" lirih mama Dina merasa bersalah
"Ma.."Mama tdk salah kok, Kaira yang salah," kaira pun angkat bicara melihat mama mertuanya mulai menyalahkan diri nya
" Sayang jangan seperti ini, Mama juga tidak salah, mama kan tau sendiri bagaimana Clara. Jadi kalian tidak usah menyalahkan diri sendiri. Ucap kaysan seraya melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Terpaksa ia yang membawa mobilnya karna Reno harus mengurus Clara .
Merekapun sampai kerumah mewah Nya, Mereka turun dari mobil disambut hangat oleh para pelayan dirumahnya.
" Didalam sudah ada papa Danu menunggu mereka diruang keluarga sambil fokus ke laptop nya.
__ADS_1
"Assalamualaikum" pah! sapa mama Dina yang langsung duduk didekat suaminya setelah menyalami Suaminya itu..