Duda Penasaran

Duda Penasaran
Mencari tau


__ADS_3

Melihat kondisi kaira sudah lebih lebih baik. Kaysan berencana akan menemui ibu mertuanya tanpa sepengetahuan kaira terkait masalah yang dihadapi oleh keluarganya.


Alasan ada kerjaan diluar kota, Agar kaira tidak curiga.


"Sayang.. Beneran gak apa apa aku tinggal," Tanya kaysan seakan tak tega meninggalkan istrinya.


kaira menggenggam tangan suaminya tersenyum melihat kearah suaminya dari sorot matanya mengatakan jika ia akan baik baik saja


"Disini ada mama, juga Ada bibi, Aku tidak akan kesepian kak." kaira berusaha meyakinkan Suaminya


Meskipun begitu kaysan tetap merasa khawatir dengan kondisi tubuh istrinya


Selama dalam perjalanan menuju bandara kaysan hanya diam pikirannya melayang kekhwatiran nya terhadap istrinya membuatnya jadi tidak karuan


Kaysan menarik nafas berat demi untuk memenuhi oksigen di paru paru nya a


Hingga beberapa jam berlalu kaysan sudah sampai di kota xx dan langsung menuju ke perusahaan Robi ia tidak ingin membuang banyak waktunya, kaysan tidak ingin berlama lama meninggalkan istrinya maka dari itu ia akan cepat menyelesaikan masalahnya.


****

__ADS_1


kaysan sudah duduk didalam Ruangan Robi, Menatap kearah map yang baru saja di sodorkan oleh sepupunya itu, sesekali melirik seolah mencari kebenaran isi di dalam map itu.


Ayah Gerry seorang Ahli waris satu satunya dari keluarga nya, saat ia datang berkunjung ke Indonesia ia bertemu dengan Mama Risa dan menikahinya setelah melakukan pendekatan selama beberapa bulan.


Ayah Gerry Rela melepas haknya sebagai Ahli waris karena mereka terhalang oleh restu, dan menetap di sini bersama mama Risa , sampai mereka dikaruniai 2 Orang anak ,


Robi menjedah ucapannya kemudian menarik nafas dalam-dalam, menatap kearah kaysan yang sedari tadi hanya diam tanpa mau menyahuti


Hingga suatu hari keluarganya Memintanya untuk meninggalkan istri dan anak perempuan nya, keluarganya menginginkan pewaris darinya dan karna kakak kaira Seorang laki-laki maka keluarganya menginginkan Anak sulungnya sebagai pewaris tunggal semua harta kekayaan yg di miliki keluarganya


Awalnya ia menolak, Namun keluarganya Mengancam akan mencelakai istri dan putrinya jika keinginannya tidak terpenuhi. sampai Ia mengatur semuanya mulai penculikan itu dan kecelakaan yang menimpah dirinya sendiri.


Kaysan Meletakkan kembali map itu, mengusap wajah kasar, terlalu rumit menurutnya masalah yang dihadapi oleh keluarga istrinya.


Kaysan tidak tau harus bagaimana memulainya agar mama mertuanya tidak terlalu syok jika mengetahuinya. tidak adil juga jika semua ini harus ia sembunyikan terus menerus darinya." Kaysan terus berperan dengan pikirannya sendiri


*


*

__ADS_1


*


*


*


Kaysan kembali ke hotel tempat ia menginap , Meletakkan sepatunya pada tempatnya ia kemudian melangkah menuju ke ranjang untuk menghilangkan sedikit rasa lelahnya ia membaringkan dirinya menatap langit langit yang ada dikamar itu.


pikirannya kembali mengingat Istrinya ia pun segera merogoh ponselnya di saku celana nya, hanya dengan satu panggilan saja wajah kaira sudah nampak dilayar ponsel kaysan.


Mengambil posisi nyaman kaysan kemudian duduk bersila diatas ranjang sambil menatap wajah istrinya di dalam ponselnya


"Assalamualaikum" Sayang."Sapa kaysan


"Walaaikumsalam"


kaysan memicingkan matanya melihat istrinya berada diluar rumah sekarang."


" Kamu dimana sayang, kaysan tau jika istrinya saat ini berada diluar

__ADS_1


" Kami lagi di cafe Kakak, Desi sudah sampai tadi , dan mama mengajak kita keluar untuk makan, "Setelah ini kami langsung pulang kok." Seakan tau dari tatapan Suaminya kaira lebih dulu menyela...


__ADS_2