Duda Penasaran

Duda Penasaran
Gadis bar bar


__ADS_3

Abigail menatap tanpa berkedip wanita bar bar didepannya pandangannya Mengintari sudut ruangan yang hanya ada mereka berdua, Namun dibenaknya bertanya dari mana Asal gadis didepannya ini bahkan masih memakai seragam sekolah.


"Siang Om. "sapanya dengan gaya centilnya sembari mengedipkan sebelah matanya


Abigail merinding sendiri akan kelakuan gadis didepannya.


"Sejak kapan Saya menikahi tantemu jangan memanggilku om, " ketus Abigail kemudian melangkah kearah kursi yang sudah disediakan di Restoran itu,


Hari ini Abigail akan mengadakan pertemuan dengan salah satu rekan bisnisnya disebuah Room private di Restoran ternama.


" Disini bukan tempat bermain jadi pergilah dari sini, Aku sudah lebih dulu memboking tempat ini." Usir Abigail tanpa menatap kearah gadis itu.


Gadis itu terlihat Mendengus kesal Namun ia tak patah semangat ia lantas menghampiri Abigail dan langsung duduk didekatnya Tatapan genit yang selalu ia layangkan terhadap Abigail, membuat Pria yang sudah berumur 30 tahun itu merinding dibuatnya.


"Hey. kenapa kamu duduk disini, pergilah." usir Abigail sekali lagi


" Om Masa gak tergoda sama Aku.?? aku kan gadis cantik dan imut " Celetuk gadis itu sambil mengedipkan kedua matanya dengan gaya imut nan lucu nya.


Alis Abigail terangkat sebelah menatap gadis didepannya, Gadis berhijab dengan pakaian seragam sekolah , Dalam benak Abigail bertanya tanya dari mana Asal gadis bar bar ini" pake hijab tapi kelakuannya tak Ada manis manis nya sama sekali, "Centil Iya!" Batin Abigail.


"Om...Rengek gadis itu Manja


Pria itu mengusap wajahnya kasar, benar benar frustasi Menghadapi gadis didepannya itu.


gadis itu semakin mendekat menggeser duduknya kearah Abigail Namun Abigail terus menjauh membuat gadis itu terus mendekat sampai Akhirnya Abigail Jatuh tersungkur kelantai bersamaan dengan kursi yang ia duduki Sontak membuat gadis itu terlonjak kaget Saat akan membantu Abigail berdiri. pintu terbuka Seorang pria setengah paru baya yang masih terlihat sangat tampan diusianya. Jerry Ardiansyah seorang pengusaha sukses diberbagai bidang.

__ADS_1


"Ayah....!!!!Teriak gadis itu dengan suara nyaring hingga membuat gendang telinga Abigail hampir pecah,


Gadis itu berlari menghampiri Ayahnya yang terus berjalan menghampiri nya. gadis itu melompat memeluk Ayahnya seakan tak bertemu selama 100 tahun lamanya 😄


Abigail tercengang menatap gadis itu berlari Menghampiri orang yang akan bertemu dengannya, Matanya membulat sempurna, diam Beberapa saat kemudia cepat tersadar kembali, Jadi gadis Centil itu Anak dari tuan Jerry. "Gumam Abigail


" Sayang. sudah lama ya Nunggunya. " Tanya Ayahnya saat melepas pelukannya


"Udah yah. sampe karatan gini nunggunya , Untung ketemu sama Om ganteng" Gadis itu mengerucutkan bibirnya membuat Ayahnya gemes putrinya ini mengingatkannya pada kelakuan istrinya waktu pertama kali bertemu dengan nya.


keningnya mengerut Mengintari sudut ruangan , Mencari sosok Om yang dimaksud Anaknya .


Sama halnya dengan Asisten Abigail mengedarkan pandangannya mencari sosok Tuannya yang sedari tadi sudah berada di dalam ruangan ini.


Melihat itu Asisten pribadinya pun lari menghampiri bosnya.


"Tuan tidak Apa apa..??" Abigail Menatap tajam kearah Asisten nya yang sudah menunduk ketakutan


" Dari mana saja kamu.!" sentak nya dengan ekor mata yang siap memangsa orang didepannya


" Aku tadi Menunggu tuan Jerry dilobi tuan" Ucapnya dengan Nada pelan hampir tak bersuara


" Maaf tuan Abigail Anda sudah lama Menunggu" Sesal Jerry Ayah Zakila gadis bar bar yang membuat Abigail frustasi menghadapi sikap nya.


Abigail melirik gadis itu sekilas kemudian tersenyum ramah kepada rekan bisnisnya. " Tidak apa apa tuan" Sahutnya sambil mengulas senyum ramahnya sesekali melirik gadis itu lagi yang sudah mengapit lengan Ayahnya, Tatapan sinis seolah menggambarkan jika dirinya akan membalas perbuatan gadis bar bar itu.

__ADS_1


Sementara yang ditatap nyengir kuda di lengan panjang Ayahnya.


Pertemuan itu berlangsung selama 1 jam , Abigail bergegas untuk pamit sebelum gadis itu semakin berulah lagi.


Sepanjang pembicaraan Nya tadi dengan Ayahnya ia selalu menyela dan bertingkah semau nya, yang ingin Mengajaknya ikut makan malam dirumahnya malam ini. jika saja bukan Ayahnya yang memaksanya Abigail ogah mengiyakan Ajakannya, Baginya Musibah harus bertemu dengan gadis bar bar itu.


**


Abigail berjalan menelusuri orang orang yang Ada didalam restoran , ia melebarkan langkahnya ingin meninggalkan Restoran itu secepatnya, Meninggalkan gadis bar bar yang selalu membuatnya kesal setengah mati.


" Jek." Panggilnya pada Asistennya saat sudah berada dalam mobil mewahnya.


"Ya tuan. " Jek hanya melihat tuannya sekilas Dari kaca spion mobil, kemudian Fokus kembali kearah jalan.


"Kamu batalkan saja Makan malamnya, Cari Alasan untuk meyakinkan tuan Jerry Agar tidak tersinggung.


Diam beberapa saat, Jek berpikir sejenak sambil melirik kembali bosnya." saya rasa ini kesempatan baik untuk mendapatkan simpati dari tuan Jerry Agar dia bersedia bekerja sama dengan Kita tuan." Tutur Asisten Jek yang masih fokus mengemudi


Abigail Nampak memikirkan perkataan Asisten pribadinya," Iya juga ini kesempatan semoga tuan Jerry bersedia bekerja sama dengan perusahaannya" Pikir Abigail


Menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskan kembali, Abigail pun mengiyakan Malam ini ia akan Makan malam di kediaman gadis Bar bar itu.


- yang sudah baca Novel Menikahi istri keponakan pasti sudah tau dengan Jerry. Disini karakter Zakila tidak jauh beda dengan Emaknya yang centil dan bar bar


Jangan lupa dukungannya Terimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2