Duda Penasaran

Duda Penasaran
Bertemu Clara


__ADS_3

Mereka terbangun saat mendengar kegaduhan diluar, terdengar kekesalan mama nya . kaysan menggeliat membuka matanya dan menatap jam diatas Nakas sudah menunjukkan pukul 4 Sore.


"Kak..Mama kok berteriak seperti itu."Kaira Menatap kearah suaminya.


"Aku juga gak tau sayang." Kaysan bangkit dari tidurnya kemudian berjalan ke luar dari kamarnya setelah meminta istrinya untuk tetap tinggal di dalam kamar saja.


Diluar sudah Ada mama Dina sedang bersitegang dengan Clara yang sedari tadi ingin langsung menemui Kaysan di kamarnya.


"Ada apa ini, " Suara kaysan menghentikan perdebatan kedua wanita itu.


"Sayang...!" Suara manja Clara terdengar memuakkan di telinga mama Dina.


"Syukurlah kau sudah bangun urus perempuan itu, Aku pusing melihatnya dirumah ini, dan ingat jangan sampai Mantuku melihat kalian sedang berduaan."Ancam mama di pada kaysan Namun tatapannya beralih menatap kearah Gadis gila di depannya itu.


" Clara Stop.! " Bentak kaysan saat Clara ingin berlenguk manja di lengan kaysan


"Sayang dari mana saja kamu." Bukannya mendengarkan perkataan kaysan, Clara malah bertanya


"Bukan urusan kamu dan sekarang kamu keluar dari rumah ku." Ketus kaysan menatap tajam kearah perempuan itu


"Kamu kenapa sih.?" Clara semakin melancarkan Aksinya untuk mencari perhatian kaysan Namun kaysan seakan tak peduli dengannya.


"Keluar dan jangan kembali lagi. " Bentak kaysan yang sudah merasa geram dengan sikap Clara yang sok akrab dengan nya . padahal mereka cuma teman biasa saja dan tidak lebih Namun Clara salah mengartikan kebaikan kaysan selama ini.


***


Kaysan kembali kekamarnya dan tak menemukan Istrinya di kamar, ia lantas keluar dari kamar dan mencari keberadaan istri nya.


"Sayang..,Kau disini??" kaysan langsung duduk saat melihat istrinya sedang bersama Mamanya diruang keluarga.


"Iya. kak..


" Mama kayak gak ada kerjaan lain saja selain menculik istriku.cibir kaysan dan langsung mendapat lemparan bantal kursi


"kamu tuh jadi anak kurang Asem banget sama orang tua" Kesal mama Dina dengan tatapan sinisnya menatap kearah Kaysan


Kaysan hanya cengengesan mendengar ucapan mamanya.

__ADS_1


Sementara Kaira hanya tersenyum melihat tingkah Suami dan mertuanya yang tak pernah Akur, Namun ketahuilah mereka itu saling menyayangi.


Malam harinya kaysan membawa Kaira jalan jalan kesebuah pusat perbelanjaan di kota itu, Kaysan ingin membeli semua keperluan untuk istrinya


Mereka Memasuki mall terbesar di kota xx, kaysan langsung menuju ke butik pakaian perempuan yang paling terkenal di mall itu dan langsung memborong begitu banyak baju untuk istrinya sampai kaira jadi kesal sendiri. Bagaimana tidak suaminya belanja tanpa melihat harga padahal satu baju saja harga nya sudah selangit,


"Sudah dong sayang jangan cemberut terus, "Bujuk kaysan pada istri kecilnya itu yang sedari tadi cemberut.


"Kakak Sih. Beli pakaian segitu banyak nya, buang buang uang , Siapa juga yang mau pakai baju segitu banyaknya" Gerutu Kaira sepanjang jalan menuju toko perhiasan


"Udah dong sayang.! Semua itu tidak seberapa sayang mall ini saja Aku masih mampu membelinya untuk mu jika kamu mau." kaysan terkekeh kecil melihat ekspresi Istrinya melotot ke arah nya


"Kak...!!!


"Iya, iya Maaf." Kaysan tak berkutik lagi, bisa bisa malam ini dia tidak dapat jatah kalau ibu Ratunya Ngambek "pikir kaysan


" Kita mau ngapain kesini kak." Pertanyaan polos kaira membuat kaysan gemmes sendiri


"Mau makan.! "Jawabnya Asal." Ya , Mau beli perhiasan sayang Masa mau makan ditempat ini.


Tambah cemberut lah kaira dibuatnya, Membuat kaysan ingin memangut bibir monyong Istrinya yang sudah menggodanya sedari tadi.


Kaira menoleh menatap kearah perempuan yang sudah berlenguk di lengan suaminya.


"Lepaskan.! "Suara kaysan terdengar sangat tegas seraya menghempaskan tangan Clara dari lengannya "Jaga sikapmu Clara!


" Sayang, kenapa jadi kasar begini sih." Gerutu Clara sambil memegangi tangan nya yang sakit karna Kaysan menghempasnya terlalu kuat


"Jangan memanggilku sebutan itu, Kita tidak ada hubungan Apa apa. "Serka kaysan Menatap tajam kearah Clara yang sudah berpindah menatap kearah wanita cantik di dekat kaysan.


"Siapa perempuan itu." Tanya Clara yang terus menatap sinis kearah kaira


"Bukan urusan kamu." Ketus kaysan langsung mengajak istrinya meninggalkan perempuan gila itu


"Ayo sayang kita pergi dari sini kita beli lain kali saja, Moodku tiba tiba hilang melihat dia.


Sementara Clara yang mendengarnya merasa geram. Dari dulu kaysan selalu bersikap cuek terhadap nya Tapi Clara tidak akan menyerah begitu saja sampai tujuannya tercapai ingin menguasai semua harta kaysan, ia akan bebas membeli apapun jika nanti dia sudah menjadi istrinya seorang pengusaha terkenal." Clara tersenyum membayangkan itu semua.

__ADS_1


"Mereka masuk kerumah dengan wajah lelah dan kesalnya, Bagaimana tidak Niat kaysan ingin memanjakan istrinya. tiba tiba moodnya hilang gara gara Clara.


"Loh..loh..kok cepat banget pulangnya."Tanya mama Dina saat melihat suami istri itu.


"Mood ku tiba tiba jelek, Ada pengganggu disana."Jawab kaysan langsung masuk mendahului istrinya yang masih tinggal di ruang keluarga bersama mamanya.


Mama Dina mengerutkan keningnya, belum sepenuhnya mengerti yang di katakan putranya.


Ia beralih menatap menantunya mencari penjelasan."Dia kenapa.?" Tanya nya pada menantunya


"Tadi kami ketemu sama perempuan cantik yang memanggil kak kaysan sayang," kaira mulai menjelaskan


Mama sudah bisa menebak yang di maksud menantunya itu, Siapa lagi kalau bukan si perempuan gila itu Clara.!"


"Kamu harus hindari perempuan itu, wujud nya memang Manusia tapi kelakuannya melebihi perbuatan Soitan." seloroh mama Dina terkekeh kecil


kaira pun ikut tertawa kecil mendengar ucapan mertuanya.


"kaira kekamar dulu mah." Pamit kaira


"Iya sayang.'


Kaira melangkah ke kamarnya,begitu masuk ia melihat suaminya sudah mengganti pakaiannya memakai piyama tidurnya


"Sayang.! Panggil kaysan saat melihat istrinya masuk kekamarnya.


"Iya kak.."Lalu kaira melangkah kearah suaminya yang duduk selonjoran di atas Ranjang


Kaysan langsung menarik tubuh kaira duduk dipangkuan nya, Membuat kaira menjerit kaget.


"Kamu jangan dengarkan perkataan perempuan tadi, "ucap kaysan mengingatkan istrinya seraya menatap wajah istrinya sambil tangannya terus meneliti setiap bagian di wajah kaira Membuat kaira meremang saat tangan itu menyentuh kulitnya.


"kak..."Lirih kaira karna tangan suaminya sudah tak terkontrol lagi menjalar kemana mana menyusup kedalam baju yang kaira pakai.


"Sayang. Aku menginginkan mu" Bisik kaysan dengan suara parau menahan hasrat


Kaira yang mengerti yang dimaksud suaminya pun mengangguk pelan sambil tersenyum malu-malu.

__ADS_1


"kaysan pun mulai dengan Aksinya langsung Memangut bibir ranum yang sudah menantangnya sedari tadi.


kaysan terus menyesap ******* dan memberi gigitan kecil dibibir itu, pergumulan panas malam ini membuat kaysan dan kaira penuh keringat , Mereka sampai melakukan nya berkali kali, seakan kaysan tak ada kata puas.


__ADS_2