
Diharapkan membaca setelah buka puasa ya Mak ðŸ¤
Sedari tadi kaira mendiami Suaminya semenjak Indra pendengaran nya menangkap jika suaminya memuji wanita lain.
"Sayang. Aku minta maaf jangan ngambek ya.?"
Kaysan melemas setengah memohon.
Kaira tak bergeming sedikitpun, ia masih diam tak menyahut membuat kaysan harus ekstra sabar menghadapi bumil yang satu ini
"Pokoknya malam ini kakak harus tidur diluar ." ketus Kaira meninggalkan begitu saja Suaminya.
kaira Menghampiri calon kakak iparnya, meskipun ia lebih tua dari Zakila namun tetap saja kaira ingin menghormati calon kakak iparnya sebagai istri dari kakaknya kelak.
"kak. Aku pinjam calon istrinya sebentar ya.
Abigail tersenyum mengangguk.
Kaysan datang dengan langkah terburu buru, melihat istrinya sudah berlalu dengan menggandeng tangan Zakila membuat raut wajah nya seketika sendu.
"Ada apa.!" Tanya Abigail sedikit heran menatap wajah Adik iparnya yang tiba tiba sendu.
Kaysan duduk didekat kakak iparnya dengan wajah sedikit ditekuk.
Abigail semakin penasaran, ia terlalu kepo untuk mengetahui apa yang terjadi antara Adiknya dan adik iparnya.
Kaysan menghelang nafas panjang, Seraya menyandarkan kepalanya kebelakang.
"Kaira ngambek gara gara aku memuji calon istrimu. " keluh kaysan
Diam
Diam
Diam
Hingga 2 menit berlalu suara tawa Abigail menggema diruangan keluarga itu. kaysan Semakin mendengus kesal menatap tajam kearah kakak iparnya itu.
"ya, makanya tuh mata dijaga, mulut dikunci jika melihat gadis lain saat bersama istri." Abigail tersenyum mengejek disana
"Akukan cuma bilang bidadari gak lebih." ketus Kaysan
" Ya, Sama aja kan, kamu memuji wanita lain didepan istrimu."
Kaysan semakin kesal bukannya mendapat saran dari kakak iparnya malah seolah membuat dirinya semakin kesal dibuatnya.
__ADS_1
"Siap siaplah malam ini kamu tidur diluar ." Abigail menepuk pundak Adik iparnya seolah memberinya semangat.
Kaysan tak menyahut hanya diam tak menanggapi tepukan kakak iparnya, kaysan hanya memikirkan bagaimana caranya agar istrinya tidak marah lagi. "Bisa bahaya jika ia harus tidur diluar bagaimana nasib pusaka nya jika tidak bertemu dengan pasangannya." Gumam Kaysan.
*****
Kaysan meratapi nasibnya malam ini, kaira benar benar menyuruhnya tidur diluar kamar.
"Tega banget sih kamu sayang." Gumam kaysan kini memeluk bantal guling pemberian kaira
Sudah berulang kali kaysan membolak-balik kan badannya masih tetap tak dapat memejamkan matanya, ia sudah terbiasa jika malam hari sebelum tidur ia harus Neneng dulu baru bisa tidur nyenyak.
Kaysan bangun dari tidurnya kemudian berjalan menuju pintu kamarnya ia berusaha membujuk Istrinya agar mau membukakan pintu untuknya.
"Sayang. Buka dong pintunya, kamu tau sendiri kan, aku tidak bisa tidur tanpa itu dulu." Keluh kaysan
"Sayang..
"Ayolah sayang, Akukan sudah minta maaf."
Kaysan terus merengek Namun tetap saja Seolah Kaira tuli.
kaysan menyerah, sedari tadi Istrinya tak menyahut membuat kaysan merasa jika istrinya sudah tertidur pulas.
"Biarlah malam ini tidur seorang diri." Gumam kaysan
Tak berselang lama pintu kamar pun terbuka, kaysan menoleh, seketika tubuhnya bergetar hebat pemandangan didepannya seolah mengoyah kan imannya, ia terkesima ditempatnya untuk beberapa menit berlalu Kaysan masih mematung ditempatnya seolah akan sehatnya mendadak hilang melihat istrinya saat ini tengah memakai pakaian haramnya, pakaian dinasnya yang hampir tiap malam kaira pakai atas perintah sang suami.
" Sa- sayang." Suara kaysan terbata saat kaira semakin mendekat menghampirinya
Seluruh tubuhnya mendadak ingin meminta untuk disalurkan.
"Sayang.A-apa kau sengaja menggodaku.?"
Kaira mengangguk disana seolah sengaja memanas manasi suaminya itu.
"Kamu keluar karna tidak bisa tidur kan?'
Kaira menggeleng cepat sembari terus melangkah kearah Suaminya.
"Terus kamu kesini mau ngapa...
Belum juga selesai ngomong kaira sudah mengambil Selimut yang ada didekat Suaminya.
"Aku cuma mau Ambil selimut ini. "
__ADS_1
Setelah mengatakan itu kaira kembali melangkah tanpa mau peduli terhadap suaminya yang saat ini sudah menahan gejolak di dalam dirinya yang minta ingin segera disalurkan.
"Setelah tersadar kaysan berlari menghampiri istrinya walau bagaimanapun malam ini ia harus menuntaskan hasrat nya." Begitulah kira-kira dipikiran kaysan saat ini
"Sayang. Kaysan langsung memeluk istrinya dari arah belakang, dengan nafas tersengal-sengal seakan oksigen didalam tubuhnya mendadak hilang.
"Sayang. Aku menginginkan mu."
Suara serak kaysan mampu meluluhkan hati kaira, Bohong jika kaira tak menginginkan suaminya malam ini.
"Sayang. " Kaysan terus merengek memohon agar istrinya mau memaafkannya
Kaira membalikkan tubuhnya menghadap kearah suaminya, dengan senyuman manisnya Kaira mengangguk disana membuat kaysan tersenyum bahagia.
"Terimakasih sayang."
Kaysan tak menyianyiakan kesempatan berharga ini, ia lantas menggendong kaira masuk kekamar mereka.
Tanpa menunggu persetujuan Istrinya kaysan mencium bibir istrinya penuh gairah, ia ********** saling Sesap Memangut hingga bertukar Saliva.
tak hanya itu kaysan seolah dipenuhi oleh kabut gairah, tangannya tak tinggal diam ia meremas kedua gundukan bukit kembar kaira yang sedari tadi sudah menggodanya itu.
"Aaaakh...Sayang..." Suara ******* mengalun indah ditelinga kaysan hingga membuatnya tak bisa mengontrol dirinya saat ini.
Pelan pelan ia menyuluti semua pakaian haram kaira yang sedari tadi sudah menggodanya itu, hingga terpampang lah pemandangan yang membuatnya merasa panas dingin.
Kaysan mengiringi kaira ketempat tidur lalu dengan pelan ia merebahkan tubuh istrinya itu, dan dengan sekali hentakan penyatuan mereka pun tak terelakkan lagi.
Kaysan memacu terus seiring dengan irama suara kaira yang mengerang dalam kenikmatan.
"Aaaakh.. sayang...Ini nikmat sekali.." Kaysan terpejam kuat saat ia sudah melakukan pelepasannya bersamaan tubuhnya bergetar hebat saat semburan lahar panasnya menembus dinding rahim kaira.
"Terimakasih sayang." Ucap kaysan mengecup kening istrinya kemudian ia bangkit dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
Jangan tanyakan kaira saat ini. Ia sudah tak berdaya lagi atas perbuatan suaminya yang seakan membuatnya ikut menggila...
***
Jangan lupa dukungannya.
like
Vote
gif..
__ADS_1