Duda Penasaran

Duda Penasaran
Meminta vitamin


__ADS_3

Kaira terus memandangi wajah nya didepan cermin dibeberapa bagian lehernya terdapat banyak tanda dari hasil karya kaysan kekasih mesumnya dari beberapa menit yang lalu saat kaysan meninggalkan kamarnya ia terus menggerutu tak jelas berbagai sumpah serapah ia lontarkan, bagaimana tidak kekasihnya itu selalu saja membuat nya tidak berkutik jika sudah menguasai dirinya.


Ia kembali melihat di bagian dadanya pun banyak jejak kepemilikannya disana, umpatan terus terlontar dibibir mungil gadis remaja itu. hingga bunyi hp yang diatas meja bunyi tanda ada pesan masuk,


"Jangan mengumpat ku sayang, setelah urusanku selesai kita Akan segera menikah. isi pesan dari kaysan


kaira menarik nafas dalam-dalam, ia terlalu sulit meyakinkan dirinya untuk bertahan disamping kaysan pria dewasa yang nyaris sempurna .


kaira bangkit dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri setelah perbuatan kaysan yang tak berakhlak


Ya Tuhan bagaimana aku bisa bertahan dengan pria mesum itu. lagi dan lagi kaira menggerutu sepanjang jalan menuju kamar mandi.


Beda lagi disebuah mobil mewah seorang pria dewasa di sepanjang perjalanan menuju bandara senyum itu terus terukir indah di wajahnya, senyum yang tak pernah hilang. Mana kala melihat kekesalan kekasihnya karna ulahnya.


Ia terkekeh geli mengingat wajah kaira saat melihat tombak saktinya sudah berdiri tegak didepannya, Wajahnya bersemu merah,


kaysan terus tertawa seraya menatap foto kaira dilayar ponselnya.


ia terus mengingat kejadian beberapa menit yang lalu di rumah kaira.


**flashback on


kaysan datang berkunjung ke rumah kaira sekalian untuk pamit karna ia akan pulang ke kota Nya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang sempat tertunda.


Ia akan kembali dan langsung Melamar kaira setelah pekerjaannya selesai.


dengan gaya yang sok Coll kaysan berdiri diambang pintu dengan senyum mengembang saat bidadari nya yang membukakan pintu.


Ia celingukan mencari mama Risa Namun tak juga melihat keberadaan nya.


"Mama mu kemana.? " kaysan bertanya dan langsung menyelonong masuk tanpa di persilahkan oleh tuan rumah

__ADS_1


"Mama gak ada di rumah kak, mama kerumah temannya yang lagi hajatan." kaira menjawab dengan sedikit pelan karna ia merasa gugup jika berdekatan dengan kekasihnya


kaysan hanya ber oh ria, tanpa banyak bertanya lagi, ia kemudian duduk di sofa panjang menatap kembali foto yang pernah membuatnya kesal sendiri foto dimana kaira memegang sebuah piala dengan laki laki yang menatapnya di sebelahnya.


ia kemudian bangkit dan meraih foto itu kemudian menatap kaira sekilas,


" Siapa laki laki itu," tanya kaysan agak sedikit Ketus


"Kaira beralih Menatap foto itu ada rasa haru tiap kali menatapnya, dia itu Abang aku yang hilang, "Ucap kaira sendu


" Oh. Maaf aku pikir itu temanmu atau pacarmu ,"


Kaira mengerucutkan bibirnya, "Aku mana boleh pacaran , mama tidak mengizinkan ku.


"Gak usah monyongin gitu, Ntar aku cium baru tau rasa." Ancam kaysan tersenyum melihat tingkah kaira yang langsung mengatupkan bibirnya.


" kak tunggu aku kekamar dulu mau Ambil sesuatu."setelah mengatakan itu kaira langsung berlalu tidak menyadari jika kaysan sedari tadi mengikutinya dari belakang,


"Kak.."Suara kaira tertahan ia terlalu gugup jika berada di dalam ruangan bersama seorang pria .


"Husst..jangan bicara lagi Aku tidak punya banyak waktu siang ini aku harus terbang ke kota xx maka dari itu beri aku vitamin penyemangat saat kita berjauhan," kaysan berucap sambil melangkah menghampiri gadis pujaan hatinya yang saat ini sudah gugup setengah mati


" jangan gugup seperti itu Aku tidak akan macam macam, Aku hanya ingin minta vitamin saja, jd gak usah syok kayak gitu," kaysan berusaha mendekati kaira yang masih diam di tempatnya.


masih tak bergeming kaira tetap diam menatap pria itu yang semakin mendekat, kesadarannya pun kembali saat kaysan meraih tangannya dan langsung mendudukkannya diatas pahanya.


"Kak.." Aku Takut kalau mama sampai pulang." Lirih kaira


" Jangan gerak sayang, kau sudah membangunkan nya , kaysan memejamkan matanya merasakan gesekan gesekan dari pergerakan di atas pahanya.


" Satu jam lagi aku harus DiBandara, jadi jangan buang waktuku.

__ADS_1


"Aku tidak akan berbuat macam macam sayang sebelum kita sah sebagai suami istri. Aku hanya ingin mencium mu saja setelah itu aku akan pergi. bujuk kaysan dengan tangan bergerak menelusuri bagian wajah cantik kaira


Kaira merasa merinding saat jemari kaysan terus menyentuh wajahnya , Darahnya Mendesir merangkak Naik kewajah nya hingga semburan merah Nampak jelas di pipinya seperti udang rebus.


Kaira memejamkan matanya menikmati sensasi ciuman singkat dilayangkan oleh kaysan di bibir mungil nya


"Kaysan Menarik nafas frustasi kemudian menghembuskan kembali, Benar benar ini ujian menurutnya, Bagaimana tidak Hasratnya sudah tak bisa ia kendalikan lagi.


Dengan tangan gemetar kaysan mencoba membuka baju kaira perlahan sampai baju kaira terlepas dan berhambur kelantai, hingga Nampak lah kedua tonjolan bukit sintal itu tepat di depannya bahkan ia sulit menelan ludahnya.


"Sayang..Suara serat kaysan menatap kedua bola mata kaira penuh dengan hasrat, dari sorot matanya ia ingin melakukannya sekarang, Namun kaysan tersadar jika ia tidak boleh merusak perempuan yang sangat ia cintai saat ini.


" Kita boleh melakukannya setelah menikah Nanti kak." Sahut kaira yang langsung menundukkan kepalanya karna sangat malu dengan perkataannya sendiri.


Kaysan yang mendengar itu tersenyum menyeringai kearah gadis polos didepannya" Aku tidak akan melapas mu sayang jika kita menikah nanti kau tunggu saja" Bisikan kaysan membuat kaira merinding sendiri merasakan sesuatu didalam tubuhnya.


kaysan mulai melancarkan Aksinya, Menciumnya dengan Rakus jangan lupakan jejak kepemilikannya dimana mana hingga kaira sendiri Berdecak tak percaya dengan apa yang dilihatnya ini. seluruh tubuhnya dipenuhi dengan tanda kepemilikan nya


"Terimakasih sayang," Ucap kaysan, lalu kaysan membuka celananya tanpa rasa malu sedikitpun didepan kaira,yang membuat gadis remaja itu melotot tak percaya akan kelakuan kaysan yang tak tau malunya melepas celananya didepan mata nya, sehingga kaira bisa melihat dengan sempurna tombak saktinya yang sudah berdiri tegak.


"Kak.."Rengek kaira manja


"Apa sayang" kaysan pura pura bodoh


"Kenapa harus dibuka disini sih, " ketus kaira akan tingkah kaysan .


Sedari tadi ia merasakan sesak di bagian Adik kecilnya yang meminta untuk disalurkan ia melangkah ke arah kamar mandi tanpa mau menanggapi perkataan kaira , Namun sebelumnya ia melayangkan kecupan singkat dikening kaira.


**flashback off


Duda itu terus saja tertawa mengingat pertarungan panasnya dengan kaira yang berakhir harus bersolo karir di kamar mandi.

__ADS_1


"Tunggu aku sayang setelah ini kita akan menikah , Aku berjanji akan membahagiakan mu. "Batin kaysan


__ADS_2