Dzarl : After 800 Year'S

Dzarl : After 800 Year'S
Chapter 9 : 800 tahun yang lalu


__ADS_3

800 tahun yang lalu. Seorang raja yang kejam nan serakah sudah menguasai lebih dari setengah dari bumi.


Bukan tanpa alasan dia melakukan hal itu, tetapi sudah sejak dulu manusia dan Dzarl tak pernah akur.


Oleh karena itu, dia ingin menghancurkan dunia. Lalu dia akan membuat dunia baru dimana Manusia dan Dzarl hidup berdampingan.


Awalnya dia tidak berniat untuk melakukan penghancuran dunia.


Sebenarnya, awalnya yang dia melakukan dengan mencoba untuk membuat semua orang dan Dzarl untuk saling menghargai.


Dia mencoba orang-orang tidak membuat pikiran negatif pada Dzarl, bahwa mereka adalah monster yang selalu siap untuk memakan manusia.


Begitu juga, dia mencoba Dzarl untuk tidak berpikiran bahwa manusia adalah makhluk yang jahat, dia mencoba menghentikan pandangan bahwa merekalah manusia yang membuat bumi ini tercemar, tetapi mereka malah menganggap kita adalah monster.


Namun, pendapat dia ditolak oleh kebanyakan orang-orang dan begitu juga dengan para Dzarl. Dan dia juga malah di cap menjadi pembawa kesesatan kepada mereka.


Karena pendapat dia tentang ingin mempersatukan manusia dengan Dzarl itu, dia sering dijauhi oleh siapapun, dihajar, dipermalukan, dan juga berbagai macam hukuman massa yang kejam.


Oleh karena itu, atas semua penolakan dan juga sebuah hukuman massa yang kejam, diapun mulai memiliki keinginan untuk menghancurkan dunia.

__ADS_1


Dia dan beberapa Dzarl atau manusia yang berada di pihaknya mulai berlatih untuk menjadi orang yang lebih kuat, baik melalui fisik maupun pengetahuan.


Dan setelah itu dia menantang siapapun untuk melawannya dengan syarat, jika dia menang orang yang kalah harus berpihak padanya.


Sudah beberapa lama dan juga sudah melalui berbagai rintangan, akhirnya kelompok yang berpihak padanya mulai semakin banyak.


Sejak saat itulah, terdapat tiga kubu. Yang pertama kubu yang bertujuan untuk menghancurkan dunia lalu membuatnya kembali yang dipimpin oleh Raja iblis menurut orang-orang.


Yang kedua, kubu manusia yang bertujuan untuk mempertahankan umat manusia dan juga mereka menolak untuk di hancurkannya bumi ini.


Yang ketiga, kubu Dzarl yang menolak untuk bersatu dengan manusia dan juga mereka menolak untuk dihancurkannya dunia.


Di balik itu, ada kebebasan dari perang ini, mereka para Dzarl bebas untuk menunjukan jati diri mereka sebenarnya, maksudnya mereka bisa menunjukkan Pusaka mereka.


Namun, terkadang usaha membohongi hasil. Mengapa saya berkata seperti itu, tentu saja itu memang sering terjadi.


Disaat kesuksesannya mereka yang sudah menguasai lebih dari setengahnya bumi.


Sebuah tragedi terjadi, di istana tempat dia tinggal, seorang yang sering disebut oleh orang-orang Raja iblis karena kekejamannya, kini dia ditemukan tergeletak tak bernyawa di kamarnya.

__ADS_1


Tak ada yang tahu kenapa itu bisa terjadi, apakah dia dibunuh atau dia membunuh dirinya sendiri.


Banyak yang menyimpulkan bahwa dia dibunuh oleh kesembilan pahlawan yang ada di pihak manusia.


Oleh karena tak adanya pemimpin, para pihak Si raja iblis ini mulai kehilangan arahan.


Selain karena banyak diantara mereka yang memang terpaksa berada di pihak Si Raja iblis, mereka Dzarl yang memang sejak awal sudah di pihak Si Raja iblis itu, memang hanyalah budak sebelum mereka berada di pihak Dia.


Pihak Raja iblis mulai tersudutkan, mereka mau tak mau harus mengalah. Dan kekuasaan Raja iblis pun hancur.


Namun, bukan berarti itu sudah selesai. Setelah delapan ratus tahun Kematiannya, akan ada seorang reinkarnasi yang akan meneruskan dia untuk menghancurkan dunia.


Dan begitulah ceritanya.


-


-


-

__ADS_1


-


-


__ADS_2