Flower of Virtues

Flower of Virtues
1 - Hanami Asuka


__ADS_3

***Sebelum membaca Novel ini, jangan lupa untuk kasih hati, jempol, dan juga vote agar author semangat ya~ Saya sebagai LegendaNgawur ingin meminta anda yang membaca ini untuk baca beberapa chapter dan memberitahu apakah itu seru atau tidak.


Intinya jangan lupa untuk Vote ya~


Novel Touriverse satu ini mengandung adegan Yuri/Girl x Girl, baca dengan resiko anda sendiri. Tapi adegannya tidak sering kok***.


"Anak seperti ini akan membuat kita kehilangan pekerjaan kita sebagai pengusaha teknologi canggih malaikat ini, Rosalia. Lebih baik kita membuang anak ini sebelum mereka mengetahui tentang lambang bunga mawar yang ia miliki." Seorang malaikat yang berjenis kelamin pria bersama istri-nya pergi menuju tempat yang sangat jauh dari pusat kota, mereka pergi menggunakan seekor Unicorn yang memiliki kecepatan tinggi.


Rosalia, nama dari istri itu memeluk erat seorang bayi yang sedang menangis. Walaupun kelahiran bayi itu kemarin, mereka berencana untuk membuang-nya demi kepentingan mereka sendiri. Mereka masuk ke dalam hutan yang cukup dalam dimana terdapat sebuah labirin di sana sampai tidak ada satupun malaikat yang dapat keluar dari labirin itu kecuali mereka memiliki sebuah sayap.


"Kenapa kita harus membuang anak pertama kita, Sage...?"


"Apakah kau mau kekaisaran mengusir kita...? Apakah kau mau kita dibunuh oleh ciptaan kita sendiri yaitu [Android] dan [Cyborg]...? Dengarkan aku, nyawa kita lebih penting dari nyawa bayi yang lahir dengan bakat sebagai penjaga bunga kebajikan. Semesta kita atau dunia malaikat sudah tidak membutuhkan tanaman kebajikan itu karena teknologi yang kita ciptakan sudah mampu membuat dunia kita aman."


"Tanaman kebajikan itu mutlak, Sage."


"Aku tahu itu... Tanaman kebajikan itu adalah sumber kehidupan seluruh bangsa Malaikat, tetapi kita bisa menciptakan sumber kehidupan yang baru melalui teknologi. Kita sebagai malaikat dapat menggunakan teknologi untuk bisa berubah!" 


Rosalia tidak bisa mengatakan apa-apa lagi kecuali melihat bayi-nya yang terus menangis, tanpa tanaman kebajikan di dunia malaikat maka dunia malaikat akan hancur, berkesempatan tinggi untuk terbelah menjadi dua dan menyebabkan hampir seluruh malaikat lalu lahir sebagai [Fallen Anggel] atau malaikat munafik.


Rosalia meneteskan air mata-nya dan ia memberi bayi itu sebuah kecupan di bagian pipi-nya sebagai perpisahan terakhirnya. Ketika mereka tiba di sebuah hutan yang cukup luas dan dipenuhi bunga, Sage bersama Rosalia menepatkan bayi itu di atas rumput-rumput yang terasa dingin untuk dirinya sendiri. Bayi itu hanya bisa menangis dan menahan suhu dingin yang dimiliki hutan itu.

__ADS_1


Rosalia menepatkan sebuah kertas yang tertulis nama [Hanami Asuka], Hanami Asuka adalah nama dari bayi yang akan mereka buang. Rosalia memejamkan kedua matanya untuk berdoa kepada dewa dan dewi bahwa nyawa Asuka bisa selamat di hutan yang cukup dalam ini, ketika Rosalia mencoba untuk memohon kepada dewa, Sage diam-diam memasang sebuah alat untuk menandakan keberadaan Asuka.


"Dengan ini semuanya beres... Guardian of Flower Virtues yang satu ini akan segera terbunuh ketika waktunya tiba..." Ungkap Sage sambil menunjukkan senyuman jahat-nya.


Rosalia dan Sage berdiri lalu menatap anak mereka untuk terakhir kalinya, mereka tidak lupa untuk memberi beberapa kecupan dan salam perpisahan. Ketika mereka pergi Asuka segera menangis kencang, menyebabkan rumput di sekitarnya mulai menumbuhkan bunga mawar yang indah dan langsung mekar. Bunga mawar itu memancarkan cahaya merah muda yang membuat Asuka tenang.


Pancaran cahaya itu dapat terlihat oleh seekor peri yang sedang mengumpulkan buah-buahan, peri itu sempat menghampiri cahaya merah muda itu dan terkejut melihat bayi malaikat yang tertidur di atas rumput. Peri itu berubah menjadi wujud manusia dan melihat sekeliling untuk mencari keluarga dari bayi tersebut, beberapa menit kemudian peri itu yakin bahwa orang tua-nya tidak akan kembali.


"Tidak mungkin... Masih ada malaikat kejam yang tega-nya meninggalkan anak mereka di hutan berbahaya seperti..." Peri itu mengambil sebuah kertas yang ditinggal oleh Rosalia dan sempat membaca-nya.


"Jadi nama-mu adalah Hanami Asuka ya... Tolong rawat anak ini juga kau sempat menemukan-nya, aku mohon jagalah anak ini agar dia bisa tumbuh menjadi seorang malaikat suci yang dapat menggunakan kekuatan dari bunga kebajikan mawar."


Ketika peri itu mengulurkan kedua tangan-nya dan menunjuk Asuka menggunakan kedua telapak tangan-nya, dua simbol mawar memancarkan cahaya merah muda di bagian bahu kiri dan kanan Asuka. Peri itu tersenyum bahwa penjaga atau [Guardian of Flower Virtues] ini aman dan selamat, tanpa seorang Guardian maka bunga kebajikan mawar bisa saja layu.


"Waktu-ku sudah tiba sepertinya... Asuka, aku mengharapkan dirimu lebih untuk bisa menjaga mawar kebajikan serta mengembalikan seluruh tumbuhan kebajikan yang sudah layu demi mengalahkan teknologi berlebihan yang dapat memicu kehancuran." Peri itu tersenyum dan membawa Asuka pergi ke suatu tempat.


Peri itu memutuskan untuk mengadopsi Asuka dan melatih dirinya sebagai penjaga mawar kebajikan yang paling kuat. Peri itu juga tidak akan lupa untuk mengajarkan Asuka tentang kehidupan serta informasi yang ada di dunia malaikat ini yang bernama [Xuusuatouri]. 8 tahun berlalu dan Asuka sudah dapat melindungi dirinya sendiri, bahkan bertarung-pun dia sudah seperti seorang prajurit.


Malaikat belajar dengan cepat ditambah lagi pengetahuan alami yang dimiliki oleh penjaga tanaman kebajikan, peri itu melatih Asuka bertarung dan melindungi dirinya sendiri sejak ia berumur dua belas bulan. Logis? Tentu saja tidak, tetapi semua itu bisa disebut logis untuk bangsa Malaikat karena peri itu lah yang berlatih dengan sendiri sedangkan Asuka melihat sampai ia belajar cukup cepat tentang ilmu bela diri dan berpedang.


Di umur 8 tahun ini Asuka bisa saja menjadi mesin pembunuh jika ia bisa mengontrol kekuatan dari mawar kebajikan, kekurangan Asuka yaitu informasi tentang kehidupan dan apa tujuan hidup itu. Peri itu hanya mengajarkan Asuka tentang pertarungan dan juga informasi hidup yang tidak terlalu penting dan detail. Asuka menjadi gadis yang sangat polos tetapi mematikan di umur enam tahun sampai delapan tahun ini.

__ADS_1


2 tahun telah berlalu, Asuka bersama peri itu tinggal di dalam gua dimana mereka berdua tidak memiliki teman atau seseorang. Hanya berdua di dalam gua yang dipenuhi bunga mawar, Asuka cukup pendiam jika ia tidak memiliki pekerjaan, ketika Asuka bosan dia akan mencium bibir peri itu dan memeluk-nya sampai tidak melepasnya karena rasa kasih sayang dapat menghibur dirinya sendiri.


Peri itu senang bisa membuat Asuka tumbuh menjadi gadis kecil yang cukup energik, kehidupan mereka berjalan damai setiap hari. Tetapi ketika Asuka berumur 16 tahun, semua itu berubah ketika peri yang mengasuh Asuka merasakan firasat buruk dimana para Android atau Cyborg sedang bergerak menuju tempat tinggal mereka untuk menghancurkan seluruh mawar kebajikan.


"Asuka, apakah kau nanti bisa menjaga dirimu sendiri...? Hidup sendiri dan mencari kehidupan yang kau inginkan." Peri itu mulai berbicara.


"Aku tidak memiliki apapun kecuali dirimu... Asuka akan mencoba yang terbaik untuk bisa mencari kehidupan yang Asuka inginkan. Di tambah dengan mengabulkan mimpi-mu untuk menjaga kebajikan mawar ini." Ucap Asuka sambil memegang mawar kebajikan yang memancarkan cahaya lebih terang dari mawar lainnya.


"Sebentar lagi kita akan berpisah, Asuka... Apakah kau yakin bisa menjaga dirimu sendiri dan mawar kebajikan yang kau pegang itu...?"


"Asuka bisa---" Peri itu memberi kecupan di bibir Asuka membuat dirinya terkejut, ekspresi Asuka tidak pernah berubah karena ia selalu memiliki ekspresi yang datar.


"Bisakah kamu mengabulkan permintaan-ku yang lain...?"


"Asuka coba...!"


Peri menunjuk sebuah tempat yang cukup aman, ia menyuruh Asuka untuk masuk ke dalam tempat itu dan ia segera menuruti permintaan-nya. Asuka segera masuk ke dalam tempat yang cukup aman untuk berlindung di dalam sana, peri itu sekarang merasa tenang bahwa Asuka berada di tempat dimana Android dan Cyborg itu tidak bisa menemukan-nya.


"[Guardian of Rose Virtues... Hanami Asuka: Transfer Life Energy]" Peri itu memancarkan cahaya kepada Asuka dan memberinya seluruh kekuatan tersembunyi yang ia miliki.


"Sekarang aku siap... untuk pergi..."

__ADS_1


__ADS_2