
Sage tercengang ketika melihat salah satu Malaikat yang dapat mengontrol wujud Fallen Angel-nya itu tanpa kehilangan kendali terhadap dirinya sendiri. Yumari tidak bisa mendeteksi bahkan menggunakan kedua mata-nya yang dapat menganalisis musuh saja tidak bisa melainkan sistem hanya menganggap Akina sebagai Malaikat biasa yang mengalami peningkatan drastis dengan kekuatannya itu.
Chiara bisa melihat kristal waktu yang berubah menjadi hitam itu mulai melesat menuju arah Akina dan hancur di sebelah-nya, "Fallen Time: Restore." Kata Akina pelan sehingga Asuka yang berada di belakangnya mulai mengalami pemulihan kembali sehingga Azusa bisa merasakan kehidupan Asuka yang kembali karena sihir waktu yang hanya bisa digunakan oleh Fallen Angel saja.
Chiara tidak menyangka bahwa Akina akan memiliki kemampuan hebat seperti itu, sekarang ia hanya perlu melanjutkan pertarungan-nya untuk membasmi beberapa robot dan Android yang menyebalkan itu. Akina dan Yumari mulai saling menatap satu sama lain, Sage memerintah dirinya untuk membunuh Akina secepat mungkin karena ia baru saja mendapatkan beberapa informasi tentang Fallen Angel yang dapat mengendalikan waktu bahkan memperbaiki sesuatu dengan mudah.
"Kau mati. Dengar? Kau mati..." Kata Akina dengan suaranya yang terdengar mengerikan, ia mulai memegang erat tombak-nya yang berwarna hitam itu. Yumari tidak bisa merasakan batasan dari kekuatan seorang Fallen Angel, ia benar-benar telah meremehkan dirinya itu dan itu bukan pertanda yang baik bahkan ia sampai mengeluarkan beberapa senapan dengan panik.
"Beritahu aku, apakah Android seperti-mu di program untuk merasakan arti dari ketakutan!?" Yumari melepaskan beberapa gelombang merah melalui senapan itu tetapi Akina berhasil menghapusnya menggunakan tombak-nya sendiri lalu ia melesat ke depan dan melancarkan beberapa serangan yang mampu Yumari hindari karena kedua mata-nya masih bisa mendeteksi pergerakan yang akan dilakukan oleh Akina.
Pertarungan mereka mulai berlanjut di atas udara dengan kecepatan yang setara tetapi kekuatan yang berbeda karena setiap serangan yang ditahan oleh Yumari hanya menyebabkan kehancuran bagi tubuhnya itu, seluruh senjata ia keluarkan untuk bisa menahan serangan Akina yang sangat berbahaya. Apa yang baru saja Yumari lakukan itu tidak berguna bagi Akina karena kekuatan-nya yang terus meningkat itu mampu menghancurkan kedua lengannya.
Akina melompat ke belakang ketika melihat Yumari yang melepaskan beberapa gelombang melalui seluruh senapan-nya itu, beberapa gelombang melesat keluar dan Akina memegang erat tombak-nya lalu menghapus semua gelombang itu dengan mudah. Akina melesat ke depan lalu melancarkan beberapa serangan yang terarah menuju semua senapan itu sampai hancur.
Perut Yumari mengeluarkan senapan besar yang meluncurkan ledakan besar, ledakan dahsyat itu terjadi dan menimbulkan asap yang cukup lebat. Ledakan itu tidak terlalu melukai Akina yang sudah diselimuti dengan aura hitam yang ia jadikan sebagai pelindung, Akina mulai menghentikan waktu menggunakan sihir [Fallen Time] lalu ia melancarkan beberapa serangan yang menghancurkan tubuh Yumari menjadi beberapa bagian tetapi ketika waktu kembali berjalan, tubuhnya kembali seperti semula.
__ADS_1
Serangan Yumari sekarang semakin ganas karena ia menumbuhkan beberapa tangan melalui punggung-nya yang melancarkan serangan bertubi-tubi kepada Akina, ia tidak bisa menggunakan [Fallen Time] terlalu berlebihan jadi ia menahan semua serangan itu menggunakan kedua tombak-nya sehingga tombak yang ia pegang itu terlempar ke belakang tetapi Akina dapat menghancurkan semua tangan itu dengan menggunakan sayapnya untuk menyerang.
"Tidak ada artinya untuk dirimu menyerang, Akina! Pada akhirnya, semua hasil akan ditentukan dan malaikat lemah seperti-mu tidak akan mengalahkan Android sempurna seperti diriku!!!" Akina menghantam wajah Yumari sampai ia terlempar ke belakang, ia mengibarkan sayapnya yang meluncurkan beberapa kelopak bunga wisteria berwarna hitam. Seluruh efek suci itu berubah menjadi efek negatif yang dapat menyebabkan kerusakan lebih besar dan cukup beresiko untuk tubuh Akina sendiri.
Azusa meraba kedua pipi Asuka lalu ia bisa melihat Asuka yang perlahan-lahan bangun dengan ekspresi polos-nya itu, ia menatap Azusa dan Azusa langsung menangis penuh dengan kesenangan bahwa Asuka kembali hidup karena bantuan dari Akina yang membuka kutukan dari Fallen Angel, Asuka terlihat bingung karena awalnya dia berada di sebuah dunia yang dipenuhi dengan cahaya tetapi dunia itu kembali gelap sampai ia bisa melihat Azusa kembali.
"Kakak... kakak...!!! Kakakkkkk...!!!" Azusa memeluk Asuka erat lalu Asuka mulai memeluk-nya kembali sambil menunjukkan senyuman lebar bahwa ia merasa bersyukur untuk bisa hidup kembali, ia juga bisa melihat Akina dan Yumari yang sedang bertarung di atas udara. Pertarungan itu berjalan berat sebelah karena Akina yang memiliki kekuatan mengerikan dari Fallen Angel.
"K-Kenapa!? Kenapa kau memiliki banyak kekuatan hebat ini!? Sistem-ku sendiri bahkan tidak bisa merasakan batasan dari kekuatan-mu!? Kenapa!?!?!" Yumari melancarkan serangan bertubi-tubi tetapi Akina menghancurkan kedua lengannya karena ia bisa menebak bahwa Yumari tidak akan bertahan melawan seorang Fallen Angel seperti dirinya, "Teknologi dan sistem... memiliki batasan terutama ilmu pengetahuan kalian siapa, Sage sendiri bahkan tidak mengetahui kekuatan dan potensi dari seorang Fallen Angel ya?"
"Kalian semua baru saja membuat kesalahan terbesar kalian...!!! Kalian tidak mengetahui diriku yang asli, Shimatsu Akina memiliki kutukan Fallen Angel yang dapat bangkit dengan memicu amarah itu...!!! Semua kesucian yang terdapat di Heavenly benar-benar menghilang, seluruh Malaikat mulai kehilangan kekuatan mereka karena kesucian yang sudah hilang itu, tetapi...!!!" Kecepatan Akina mulai meningkat drastis ketika ia memegang erat kedua tombak-nya, ia melancarkan serangan bertubi-tubi kepada Yumari yang tidak bisa melakukan apapun, kedua matanya sudah hancur karena terkena serangan sayapnya itu.
Walaupun dia sudah mengerahkan seluruh teknologi dan sistem yang berada di dalam dirinya, batasan akan menghentikan dirinya terutama sistem yang ia gunakan sampai kebingungan ketika Yumari memaksa untuk melakukan analisis secara terus menerus kepada Akina hingga pada akhirnya Akina terus mengajar dirinya habis-habisan sampai tubuhnya terus hancur dan kembali membentuk yang baru.
"...kekuatan Fallen Angel datang karena seluruh kesucian yang kau hancurkan itu! Heavenly sekarang dipenuhi dengan kesucian yang terbalik!!! Itu adalah sumber kekuatan dari Fallen Angel!!!" Akina memegang erat tombak-nya lalu ia memenggal kepala Yumari dan melancarkan serangan bertubi-tubi yang mampu menghancurkan tubuhnya sehingga seluruh Chip dan Core yang terpasang di dalam tubuhnya hancur, Akina sontak kaget ketika melihat banyak sekali Chip di dalam tubuh Yumari.
__ADS_1
Baaaaammmmmm...!!!
Akina baru saja menghancurkan Yumari karena kekuatan mengerikan dari seorang Fallen Angel yang akan terus bertambah setiap dunia yang ia tempati itu memiliki sesuatu yang negatif... jika saja teknologi dan sistem tidak mempengaruhi Heavenly maka kekuatan dari Fallen Angel akan sangat kecil berbeda dengan sekarang dimana Heavenly dalam tahap menuju kesucian yang terbalik, keburukan.
Itulah kenapa kutukan Fallen Angel akan bangkit sebentar lagi tetapi mereka yang terkutuk menjadi Fallen Angel tidak akan bisa mengendalikan diri mereka sendiri, mereka tidak akan mengingat siapa diri mereka melainkan mereka hanya akan melakukan apa yang yang mereka mau. Untungnya Akina sudah terlatih sejak ia mendapatkan kutukan tersebut, ia menoleh ke belakang dan melihat Asuka yang kembali hidup.
"Asuka... syukurlah, aku sempat... Asuka..." Akina mulai terharu ketika melihat Asuka yang kembali hidup karena bantuan dari sihir Fallen Time dan kristal waktu itu, ia mampu menyelamatkan dirinya dalam waktu yang sangat tepat.
"Akina... Asuka belum cukup kuat---" Akina memeluk Asuka dengan sangat erat sampai ia terkejut, Azusa merasa senang melihat mereka yang kembali bertemu, semua ini berkat Akina... Asuka bisa kembali hidup sampai Azusa tidak bisa melakukan apapun untuk menunjukkan rasa terima kasih-nya, ia menggenggam erat tangan Akina sampai Akina menoleh kepada dirinya.
"Ada apa, Azusa...?" Akina melihat Azusa yang mencoba untuk berbisik kepada-nya, karena ia terlalu kecil jadi Akina harus berlutut sampai bibirnya mulai bersentuh dengan Azusa. Akina terkejut ketika Azusa baru saja mencium dirinya di bagian bibir bahkan hal tersebut membuat Asuka sangat cemburu, ia sampai mengembungkan pipinya.
"Azusa... hentikan, Akina punya Asuka!" Asuka mencoba untuk menarik Azusa.
"Akina juga milik Azusa sekarang...! Terima kasih, kak Akina...!"
__ADS_1