Flower of Virtues

Flower of Virtues
15: Helaria


__ADS_3

Asuka dan yang lain-nya terkejut ketika mendengar ras lain mengunjungi semesta Xuusuatouri bahkan ras asing itu adalah seorang Legenda yang berasal dari Yuusuatouri. Mereka bertiga sudah jelas mengetahui tentang ras Legenda bahkan Asuka sendiri mengetahui-nya dari seorang pria bahwa mereka adalah ras yang benar-benar memperdalam harga diri mereka masing-masing juga tujuan mereka itu sangat besar dan kadang berlebihan.


Legenda adalah ras petarung yang memiliki kekuatan di atas seluruh ras yang ada di Touri juga potensi mereka sangat luas sehingga batasan yang selalu menghalang kekuatan mereka bisa saja dihancurkan kapanpun. Melantha mulai menghampiri Chloe lalu ia berjabat tangan dengan diri-nya karena ia merasa bersyukur bias diselamatkan oleh Legenda seperti-nya, "Sangat penuh kehormatan untuk bisa diselamatkan oleh dirimu, Chloe. Terima kasih, kami harap kau ingin membantu kami untuk menghentikan kota Technoven itu."


"Tujuan tambahan-ku begitu sih karena aku tidak sengaja mengetahui konflik planet Heavenly ini, teknologi berkembang cukup drastis ya... tetapi seseorang yang menciptakan teknologi dan sistem itu sendiri malah menyia-nyiakan kesempatan-nya untuk mengubah Xuusuatouri menjadi sesuatu yang berbeda." Kata Chloe sehingga mereka terkesan ketika mendengar Chloe yang mengetahui banyak tentang Xuusuatouri dan Heavenly, ia mengetahui-nya karena awalnya dia berada di planet yang berbeda sehingga planet itu selalu saja membicarakan Heavenly.


"H-Hebat juga ya, Legenda sepertimu bisa mengetahui Heavenly." Kata Akina, ia sendiri terkesan melihat Legenda seperti-nya, "Bukan sesuatu yang spesial kok, tujuan utama aku datang ke semesta ini hanya untuk mencari kekuatan tetapi sepertinya aku harus membantu kalian para Guardian untuk menghancurkan Technoven itu."


Asuka terlihat tertarik dengan Chloe sekarang karena ia ingin membantu mereka untuk menghentikan kegilaan dari Technoven juga menghentikan Sage, "Asuka senang... bisa mendapatkan teman dari ras berbeda sekarang." Chloe melihat Asuka mulai memeluk diri-nya lalu Asuka menempati wajah-nya di dada Chloe dan ia mulai menggerakkan wajah-nya beberapa kali sampai membuat Chloe terkejut.


"A-Apa yang kau lakukan, h-hentikan..." Chloe mendorong Asuka pelan lalu ia menatap wajah Chloe dengan ekspresi polos-nya karena perjalanan-nya sekarang akan lebih mudah jika Chloe ingin membantu, "Kamu harus terbiasa dengan sambutan Asuka, ia terkadang akan memeluk-mu atau melakukan hal-hal geli lain-nya.


"Y-Ya... senang bertemu dengan kalian." Chloe mengangguk lalu mereka semua mulai memperkenalkan diri mereka kepada Chloe, mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju desa selanjut-nya untuk mencari tempat istirahat karena sebentar lagi matahari akan terbenam. Chloe menjelaskan beberapa informasi tentang Malaikat Technoven seperti Yumari tadi bahwa malaikat seperti mereka hanya mengandalkan teknologi dan sistem yang membantu mereka bertarung.

__ADS_1


Mereka hanya terus fokus dengan latihan, terutama meningkatkan kemampuan bunga kebajikan mereka agar bisa kebal dengan gas yang dapat membuat tanaman layu. Chloe juga memberitahu mereka untuk bertarung dengan pergerakan yang belum pernah di lihat sebelum-nya karena setiap Malaikat Technoven memiliki lensa mata yang dapat membantu mereka semua untuk melihat pergerakan musuh.


Cara lain-nya yaitu menghancurkan lensa mata itu jika mereka dapat meningkatkan kekuatan mereka sampai menginjak titik punca karena teknologi atau sistem apapun pasti tidak akan bertahan melihat kekuatan berskala besar. Chloe pernah melakukan-nya sampai ia berhasil membunuh malaikat Technoven itu dengan mudah, semua informasi itu ia dapatkan dari seorang malaikat Agung yang tinggal di planet [Patiently].


"Hebat sekali ya, Chloe... kau bisa mendapatkan informasi sebanyak itu, aku cukup terkesan." Kata Akina.


"Bukan terkesan lagi melainkan menakjubkan karena seorang Legenda dibantu oleh seorang malaikat Agung yang tinggal di planet Patiently itu, jika saja malaikat agung yang berada di Heavenly turun tangan dan mengurusi perbuatan Sage itu maka populasi Guardian yang melindungi bunga kebajikan tidak akan berkurang." Melantha mengepalkan kedua tinju-nya, "Bukan malaikat Agung kita tinggal di Technoven...? Kalau tidak salah nama-nya itu Rosalia."


"Ahh, kau benar juga... selama ini dia sedang apa sih, kenapa tidak mengakhiri semua kegilaan ini? Aku tidak ingin berurusan lagi dengan teknologi dan sistem yang tidak berguna itu... menghabiskan waktu saja." Kata Melantha sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, keluhan-nya itu tidak dapat membantu diri-nya, "Kau tidak perlu mengeluh seperti itu, kau hanya harus berusaha dan bekerja lebih keras agar semuanya bisa berakhir dengan cepat."


"Kemungkinan besar jika kita berlindung di sana selama satu hari maka tidak akan terjadi apapun... jika bahaya menyerang maka kita harus melawan dan melarikan diri seperti biasa-nya atau kalian lebih memilih untuk tinggal di desa itu selama satu minggu untuk melatih kemampuan kalian semua? Aku juga akan mengajar kalian cara untuk meningkatkan kekuatan kalian." Kata Chloe sehingga ia terbang ke atas dan mereka mulai mengikuti-nya karena desa [Helaria] itu jauh tetapi ketika terbang maka perjalanan tidak akan menghabiskan terlalu banyak waktu.


"Bagaimana menurut-mu, Asuka?" Tanya Akina kepada Asuka yang terlihat diam dari tadi, "Asuka setuju saja... latihan itu adalah kata yang tepat untuk bertambah kuat, Asuka masih lemah dan Asuka ingin bertambah kuat agar bisa mengalahkan semua Malaikat Technoven itu."

__ADS_1


Akina tersenyum lalu ia pasti akan mengikuti pilihan-nya, ia menatap Melantha dan seperti biasa-nya ia mengangguk karena tidak memiliki pilihan lain. Seluruh desa yang berada di Heavenly telah sepenuh-nya terpengaruh dan teknologi, itu adalah pertanda yang buruk karena jika semua teknologi itu sudah menyebar sampai menyelimuti Heavenly maka tujuan terakhir mereka adalah membunuh semua Guardian.


"Kalian harus bisa menjaga diri kalian masing-masing, takdir Xuusuatouri itu terdapat di tangan Guardian seperti kalian... jika Sage berhasil membunuh semua Guardian di planet ini maka ia akan menguasai planet lain-nya dengan teknologi dan sistem-nya itu." Kata Chloe, mereka mengangguk dan akan berlatih lebih keras mulai dari sekarang juga.


Beberapa menit kemudian, mereka bisa melihat gerbang besar dan panjang yang menghalangi desa Helaria itu, mereka mendarat di pintu gerbang lalu melihat banyak sekali penjaga berzirah emas yang sedang memegang pedang suci, "Apa butuh kalian ke si---" Semua penjaga itu terkejut ketika melihat tiga Guardian yang berkumpul di satu tempat, mereka semua sudah jelas akan mengijinkan mereka semua untuk masuk.


"Silahkan masuk... kalian aman di tempat ini." Kata penjaga itu sehingga mereka masuk ke dalam desa itu, Asuka hampir saja melakukan sesuatu yang menggelikan lagi tetapi Akina berhasil menarik-nya dan membawa-nya pergi karena ia benar-benar tidak mau diam ketika melihat seseorang yang menarik perhatian-nya.


"Helaria... sepertinya tempat ini aman juga, itu artinya kita akan berlindung di tempat ini dengan aman tanpa harus takut lagi dengan para robot dan malaikat Technoven itu." Kata Melantha sehingga tujuan mereka sekarang mencari penginapan yang terlihat nyaman, "Kita mencari tempat penginapan yang terlihat mewah, tenang saja... aku yang akan membayar-nya."


Mereka semua terkejut ketika mendengar-nya, sepertinya Chloe adalah seorang Legenda yang kaya raya sampai memiliki mata uang Malaikat, "Malaikat Agung memberi uang ini untuk berjaga-jaga, awalnya dia sudah memberitahu-ku untuk melindungi para Guardian yang aku lihat sih." Chloe mengeluarkan semua koin emas dan perak itu lalu ia memberikan-nya kepada mereka semua.


"Terima kasih, Chloe... Asuka akan menggunakan-nya dengan baik bersama Akina!" Asuka mulai meraih tangan Akina lalu ia mengajak-nya pergi, "Tunggu, Asuka... kita harus mencari tempat penginapan dulu."

__ADS_1


"Mari mencari bersamaaaaaa...."


__ADS_2