Flower of Virtues

Flower of Virtues
16: Tujuan itu Besar


__ADS_3

Helaria adalah sebuah desa besar yang dilindungi oleh tembok besar dan panjang di sekitar wilayah tersebut, setiap robot atau teknologi mencoba untuk mendekati desa itu maka para malaikat akan langsung menghancurkan semua-nya karena Helaria melarang ada-nya teknologi dan sistem yang merugikan, mereka hanya menggunakan kedua hal itu untuk sesuatu yang menguntungkan bukan merugikan seperti membelah Heavenly menjadi dua.


Yumari sadar bahwa ia baru saja tertipu oleh aroma melati dari Melantha, ia merasa sangat kesal sehingga ia melapor kepada Sage dan meminta maaf kepada diri-nya karena lengah. Sage tidak memaafkan-nya melainkan ia melakukan sebuah program terhadap Chip-nya sehingga ia mulai tidak terkendali, ia sekarang berubah menjadi robot yang lepas kendali dan akan menghancurkan apapun di hadapan-nya.


Tujuan Sage terus dihalangi, menaklukkan Heavenly dengan teknologi masih jauh dari kata selesai karena ia bisa melihat beberapa desa yang memiliki pertahanan cukup ketat dan kuat untuk bisa mengalahkan semua robot dan Android yang ia tugaskan. Sepertinya tidak ada pilihan lain selain menghancurkan kelima desa itu dengan ciptaan baru-nya yaitu Android yang berdasarkan setiap ras yang terdapat di Touri.


"Masih banyak Malaikat di luar sana yang tidak mengerti dengan ideal kita, Sage. Seharusnya mereka sadar bahwa teknologi dan sistem adalah satu langkah menuju masa depan yang cerah... jika Xuusuatouri berhasil menjadi semesta maju dengan teknologi dan sistem-nya maka kita bisa menarik perhatian semesta lain-nya, mereka mungkin akan merasa iri dan itu adalah kesempatan besar kita untuk mengubah semesta lain-nya dipenuhi dengan teknologi dan sistem yang kita ciptakan." Kata Virus, Sage mulai tersenyum sinis karena ia terus membayangkan hal seperti itu.


"Itu terdengar sangat bagus, rencana yang sangat-sangat bagus. Aku tidak sabar untuk merasakan-nya dengan diri-ku sendiri... semua orang pasti akan mengabdikan diri-ku sebagai seorang malaikat genius yang mengembangkan teknologi dan sistem! Mereka semua akan terus memuji-ku bahkan akan memanggil diri-ku sebagai seorang Dewa... Ya... dewa..." Sage mulai menangis karena tujuan besar-nya itu sudah ia rencanakan-nya sejak remaja ketika ia bertemu dengan Virus di tempat pembuangan, "Aku suka semangat-mu... tujuan-mu sangat besar sehingga aku tidak percaya bahwa terdapat malaikat yang memiliki tujuan besar dan berbeda seperti-mu ini."


Rosalia mendengar percakapan mereka, ia tidak bisa melakukan apapun... sebagai malaikat Agung yang seharusnya melindungi planet-nya sendiri, ia tidak bisa melakukan apapun karena Sage yang sudah menyerap seluruh kekuatan-nya dengan memasukkan beberapa kabel ke dalam kepala juga tubuh-nya sehingga Rosalia sekarang terus melemah karena energi suci dan Tuchi di dalam diri-nya terus hilang.

__ADS_1


"Kenapa... kenapa dia berubah menjadi seperti ini... aku kira tujuan Sage... lebih baik dari ini..." Kata Rosalia, ia terus menangis dan berharap bahwa Asuka dapat menyelamatkan ayah-nya sendiri yang sudah gila terhadap teknologi yang berlebihan seperti ini, semoga saja Asuka bisa tiba di tempat ini dengan selamat, "Asuka... satu-satunya harapan terdapat di dalam diri-mu bersama Guardian yang lain-nya..."


Sage menghantam meja di depan-nya karena ia melihat banyak sekali Guardian yang berlindung di setiap desa tersebut, "Kalian pikir kalian itu lebih cerdas dari-ku ya...?! Maka aku akan melepaskan semua-nya untuk memenggal kepala kalian dan menghabiskan bunga kebajikan bodoh itu!!!" Seru Sage sehingga ia memberi tugas kepada tujuh Android ciptaan baru-nya untuk mencari seluruh Guardian sampai ketemu dan penggal kepala mereka juga menghancurkan bunga kebajikan yang mereka sembunyikan.


***


Melantha dan Chloe telah kehilangan Asuka dan Akina yang pergi entah kemana karena desa Helaria ini cukup luas sehingga mereka bisa melihat banyak sekali malaikat yang berkeliaran dimana-mana, Melantha sendiri sampai melihat beberapa Guardian juga yang terlihat baik-baik saja, entah kenapa mereka masih bisa tersenyum karena Melantha sendiri tidak bisa karena perkembangan teknologi yang berjalan cukup pesat.


"Lihat... beberapa Guardian juga bahkan berlindung di desa aman seperti ini." Kata Chloe karena ia melihat banyak sekali Guardian yang berkeliaran, "Kita tidak akan bisa bersembunyi selama-nya loh... semua robot dan Android itu pasti kembali dengan tujuan memunahkan kita semua, seharusnya kita semua bekerja sama untuk bisa pergi menuju Technoven."


Chloe mulai mendekati Melantha karena ia takut tersesat di desa yang cukup besar ini, sekarang Akina dan Asuka entah pergi kemana tetapi ia bisa merasakan keberadaan mereka berdua dengan mudah yang tidak terlalu jauh letak-nya dengan mereka berdua. Legenda memiliki kemampuan yang dapat merasakan bahaya dan juga keberadaan seorang makhluk hidup yang pernah ia lihat dan rasakan.

__ADS_1


Melantha mulai menanyakan beberapa Guardian yang ia temui tentang Malaikat Technoven yang memiliki tujuan untuk membunuh para Guardian, mereka sudah jelas mengetahui-nya karena tempat ini adalah tempat berlindung dan bersembunyi dari semua robot yang mencoba untuk memburu diri mereka, Melantha bisa melihat semua malaikat itu terlihat tidak ingin berurusan dengan semua robot dan Android itu.


Mereka bahkan membicarakan tentang kehidupan berharga mereka, selama ini mereka tidak ingin menjadi seorang malaikat wadah untuk bunga kebajikan... kata lain-nya adalah mereka terpaksa dan tidak mau berurusan dengan bunga-bunga itu karena rasa takut yang mereka rasakan terhadap semua Android yang memburu mereka. Melantha kesal ketika mendengar perkataan itu dari mereka, ia mengepalkan kedua tinju-nya.


Chloe bisa melihat Melantha dipenuhi dengan emosi kesal, kecewa, dan sedih karena ia tidak pernah berpikir bahwa mereka akan mengatakan sesuatu yang memalukan seperti itu. Pengecut, sangat pengecut karena bunga kebajikan itu sudah memilih mereka tetapi para Guardian itu tidak terlalu peduli untuk melindungi-nya, mereka takut... takut mati dalam melindungi sebuah bunga yang tidak berguna.


Melantha mengepalkan kedua tinju-nya karena ia ingin memukul wajah mereka semua untuk menyadari-nya satu-satu, tanggung jawab seorang Guardian itu besar karena mereka adalah harapan dan kunci untuk merasakan masa depan yang cerah dan indah. Ia sudah tidak bisa lagi mendengar perkataan yang keluar dari mulut mereka jadi ia mulai mencoba untuk mengajak mereka bertarung dan menghancurkan kota Technoven.


Melantha dan Chloe terkejut ketika mendengar jawaban mereka, mereka semua menolak karena tidak ingin mengorbankan nyawa mereka karena sebuah bunga bodoh itu. Melantha tidak menyangka bahwa ia akan menemukan Guardian yang tidak bertanggung jawab seperti mereka, ia langsung melancarkan satu pukulan tetapi Chloe sempat untuk menahan-nya sambil menatap-nya serius.


"Tidak... kau akan membuat kita semua di usir dari kota ini..." Chloe menarik Melantha pergi, ia sekarang terlihat putus asa. Chloe mencoba untuk menyemangati-nya bahwa ia bersama teman-temannya pasti bisa menghancurkan kota Technoven terutama inti dari semua kerusakan ini yaitu Sage, mereka hanya perlu berlatih dan sebisa mungkin mengumpulkan banyak malaikat yang bisa diajak bekerja sama.

__ADS_1


"Mulai dari sekarang kita istirahat dan bersiap-siap saja, Melantha. Jangan khawatir dan putus asa seperti itu karena semua tujuan memiliki jalan berbeda, jalan yang benar masih tertutup tetapi kita dapat membuka-nya dengan usaha dan bekerja keras." Kata Chloe.


"Ya..."


__ADS_2