
Chiara melancarkan beberapa serangan tetapi semua serangan itu dapat dengan mudah di tahan oleh Sage tanpa harus mencoba, "Tidak ada harapan bagi-mu, Chiara. Guardian seperti dirimu seharusnya bersembunyi dan menunggu waktu dimana robot dan Android ciptaan-ku mencari dirimu!" Zirah yang ia gunakan mulai melakukan pergerakan aneh sehingga punggung zirah itu mengeluarkan Sage yang sedang tertawa jahat karena zirah di hadapan-nya mulai menyelimuti tubuh Chiara.
"T-Tidak... A-Accckkk...!!! Aagggghhhhhhhhhh!!!" Zirah itu mulai menyambar tubuh-nya dengan listrik bahkan Sage tidak lupa untuk menggunakan Chiara sebagai alat untuk menyerang berbagai desa dengan pertahanan yang cukup ketat, kekuatan dari bunga kebajikan matahari-nya itu bisa digunakan juga. Sage tidak berniat untuk membunuhnya melainkan ia memasang sebuah Chip tepat di bagian kepala-nya lalu zirah itu melepasnya dan berubah menjadi kacamata yang terbang menuju Sage.
Chiara berlutut di hadapan Sage, ia menatap-nya sambil memasang kacamata-nya itu yang melambangkan [The Virus]. Chip itu mulai mempengaruhi pikiran dan tubuh-nya, itu artinya kota Technoven sekarang tidak terancam kembali, semua kehancuran yang diperbuat oleh mereka semua bisa diperbaiki dengan mudah menggunakan sistem dan teknologi.
Sage menghampiri Chiara lalu ia menatap wajah-nya yang terlihat datar, akhirnya ia bisa mendapatkan sesuatu yang dapat meningkatkan teknologi dan sistem-nya itu, "Beritahu aku, malaikat. Bagaimana rasa-nya kau terpengaruh dengan teknologi itu sendiri? Tentu menyenangkan bukan...? Oh tenang saja, aku pasti akan memperlakukan diri-mu lembut."
Chiara hanya diam dan tidak berbicara atau bertingkah sebelum ia mendapatkan tugas baru oleh Sage, ia hanya perlu menggunakan Chiara untuk meningkatkan sistem dan teknologi-nya lebih kuat lagi karena Virus itu memberitahu dirinya bahwa kekuatan dan tenaga yang berasal dari cahaya matahari itu cukup mengesankan juga, "Kalau begitu kita kembangkan teknologi dan sistem lebih tinggi lagi untuk Technoven dan malaikat-nya menggunakan Chiara... kita membutuhkan cahaya-nya untuk bisa mengembangkan pembangkit listrik Tata Surya!"
Sage pergi meninggalkan tempat itu dan memerintah Chiara untuk mengikuti diri-nya dari belakang, seluruh malaikat yang memberontak berakhir terpengaruh dengan Chip dan ia menyuruh mereka semua untuk mencari para Guardian tersisa lalu menjalankan rencana terakhir yaitu menghancurkan seluruh desa yang masih bertahan. Semua desa intinya harus memiliki teknologi dan sistem untuk masa depan.
Sage masuk ke dalam gedung-nya kembali lalu ia bisa melihat beberapa teknologi dan sistem yang mulai mati, The Virus sendiri bahkan tidak mau mengetahui sebab-nya jadi mereka tidak terlalu menghiraukan-nya karena Sage terkejut ketika melihat Rosalia yang mencoba untuk menyentuh kaca yang menghalangi Core tersebut, ia bergegas menuju arah diri-nya lalu menahan tangan kanan-nya, "Apa yang kau coba lakukan...? Kau ingin terkena sambar listrik kuat atau sesuatu...?"
__ADS_1
"S-Sage..." Rosalia mulai mundur beberapa langkah ketika Sage baru saja datang dengan beberapa luka di wajah-nya, ia menoleh kepada Chiara dan sadar bahwa ia telah terpengaruh dengan sebuah Chip. Bukan pertanda yang baik karena Guardian kuat seperti diri-nya bisa terpengaruh dengan Chip, teknologi dan sistem benar-benar mengerikan walaupun memiliki batasan tertentu.
"Kamu berhasil ya..." Kata Rosalia sambil tersenyum tipis, "Begitulah, pertarungan yang terlalu mudah untuk-ku. Jika saja aku mengetahui kelemahan-nya sejak awal maka pertarungan tadi hanya akan selesai dalam waktu satu menit saja, bunga matahari kebajikan benar-benar tidak berguna dan tidak terlalu efektif ketika hari sudah malam." Sage duduk di atas kursi-nya lalu ia mulai mengetik sesuatu di Keyboard-nya itu untuk memunculkan beberapa layar dan hologram untuk melakukan peningkatan terhadap sistem dan teknologi-nya itu.
Rosalia tercengang ketika mendengar Sage baru saja mengetahui kelemahan besar dari Sunflower of Virtues itu tetapi ia juga sadar bahwa hari ini masih siang, ketika ia melihat keluar jendela... ia bisa melihat bulan ciptaan-nya yang berputar dan membuat wilayah Technoven berubah menjadi malam hari, sungguh mengerikan... ia sendiri dapat menciptakan sesuatu yang palsu tetapi bisa juga menghentikan seorang Guardian hebat seperti Chiara.
Tidak ada pilihan lain, sekarang ia benar-benar tidak bisa menghabiskan banyak waktu lagi, ia harus bisa membebaskan Chip Chiara menggunakan tongkat-nya itu karena ia bisa menjadi sebuah pesanan untuk Asuka yang sekarang entah berada dimana, seorang gadis tiba-tiba turun melalui atap yang berlubang dan ia datang membawa beberapa kepala yang ia penggal.
"Bagaimana, Rosalia?! Apakah kamu baru saja melihat Azusa yang baru saja pulang membawa kepala para Guardian itu? Dia benar-benar anak kita yang terbaik 'kan?! Dia benar-benar membuat orang tua-nya bangga juga meringankan semua beban yang ia hadapi." Sage mulai mengusap kepala Azusa, ia bisa menurut seperti itu karena sebagian pikiran-nya sudah di program oleh Sage untuk melakukan apapun yang ditugaskan oleh orang tua-nya, Rosalia termasuk salah satu-nya.
"Azusa, kamu bisa istirahat dulu ya." Sage memberi kecupan di pipi untuk Azusa lalu ia kembali bekerja untuk mengembangkan teknologi yang bisa membangkitkan banyak kekuatan dan tenaga melalui tata surya, ia menekan tombol merah yang besar sehingga Core itu mengeluarkan kabel panjang yang langsung ia ambil, ia mulai mendekati Chiara dan menyuruh diri-nya untuk menggunakan kemampuan bunga matahari kebajikan itu.
Core yang berwarna merah itu mulai berubah menjadi emas sehingga hal tersebut membuat Rosalia semakin khawatir, Sage tertawa keras karena peningkatan itu berhasil... sekarang zirah The Virus pasti akan bertambah kuat ketika melawan apapun, "Peningkatan yang cukup hebat!!! Aku hanya perlu mengumpulkan beberapa cahaya di dalam diri-ku lalu aku bisa melawan siapapun bahkan aku cukup yakin untuk bisa mengalahkan Dewa dan Dewi!!! Hahahahahaha!!!"
__ADS_1
"Sekarang, kita hanya perlu menunggu sampai seluruh Guardian di luar wilayah terbunuh, aku bisa melihat banyak sekali Guardian yang sedang melarikan diri dari tempat persembunyian mereka---" Lima Android masuk ke dalam lubang melalui atap lalu mereka berlutut kepada Sage, mereka semua sama-sama membawa kepala Guardian dan itu cukup mengerikan karena populasi dari Guardian juga setiap bunga kebajikan terus menghilang seiring waktu berjalan.
"Apa yang telah kau perbuat, Sage... Heavenly... sebentar lagi akan hancur karena-mu..." Ungkap Rosalia sambil menundukkan kepala-nya karena ia tidak bisa melakukan apapun kecuali melihat, rencana yang akan ia lakukan juga masih belum yakin bisa berakhir dengan baik.
"Rosalia, aku lupa untuk memperkenalkan diri-mu kepada ciptaan-ku ini." Sage mulai memerintah seluruh Android untuk berbaris dengan rapi, Rosalia hanya diam karena ia tidak memiliki pilihan lain selain mendengar apa yang akan dibicarakan oleh Sage, ia juga tidak mau Sage menampar dan memukul-nya lagi jika dia menolak.
"Android ras Legenda bernama Osamu, ras Iblis bernama Diablo, ras malaikat bernama Menma, ras Elf bernama Fleo, dan yang terakhir adalah ras Vampire yang bernama Wamzu." Sage tentu-nya membuat nama itu, terdengar cukup aneh bahkan salah satu dari nama Android itu mengambil dari yang asli seperti raja iblis yang bernama Diablo itu.
"Nama yang bagus, Sage. Apa yang kau coba rencanakan sekarang?" Tanya Rosalia sehingga kelima Android itu mulai pergi meninggalkan ruangan itu untuk mencari lebih banyak kepala Guardian lagi, "Aku akan mengembangkan teknologi dan sistem-ku seperti biasanya, aku juga akan memerintah Guardian satu ini untuk pergi menuju berbagai desa dan melihat situasi dengan para Robot dan Android yang aku lepaskan.
Chiara pergi meninggalkan ruangan itu lalu ia mulai mengikuti diri-nya dan memberitahu Sage bahwa ia ingin pergi ke kamar-nya untuk beristirahat, setelah itu ia berhasil bebas dari ruangan itu dan menutup mulut-nya dari belakang lalu ia membawa Chiara masuk ke dalam kamar-nya dengan bantuan Azusa yang tiba-tiba membantu dirinya, ia awalnya terkejut ketika melihat Azusa selama ini mengikuti diri-nya dari belakang.
"A-Azusa... apa yang kau lakukan...?"
__ADS_1