Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 19


__ADS_3

Setelah selesai beristirahat mereka melanjutkan perjalanan, sudah berapa lama mereka melakukan perjalanan akhirnya mereka sampai di lantai dua puluh


" Kau siap?" tanya rokuda menoleh ke Kaguya, Kaguya menganggukkan kepalanya " baiklah kita mulai" ucap rokuda mendorong gerbang itu, di dalam terdapat sebuah Monster setinggi lima belas meter dan berwarna merah, di sekitarnya ada puluhan monster slime berwarna warni


" Sepertinya aku harus membuat penghalang setelah membunuhnya " ucap Kaguya melihat ke depan


" Kita mulai saja, aku akan mengurus yang kecil dan kau yang besar, AYO" ucap rokuda lalu menerjang ke depan untuk membuka jalan bagi Kaguya


" Oke " jawab Kaguya dan mengikuti rokuda dari belakang


Rokuda menebas mereka dan sebelum meledak Kaguya menendangnya atau memukulnya agar terlempar ke arah yang lain, setelah mereka berdua sampai di depan bos lantai mereka berpisah dengan rokuda melawan slime yang lainnya


" Sekarang kau adalah lawanku " ucap Kaguya Mengganti sarung tangannya dengan yang tahan terhadap panas agar kulitnya tidak terbakar


Kaguya lalu menyerang bos itu, saat menyerang sebuah tentakel menyerang Kaguya, Kaguya menghindar ke samping dan menyerangnya lagi


Kaguya melakukan serangan dari samping dan atas sesekali dia mundur untuk meredam panas agar kulitnya tidak terbakar, bos itu mengeluarkan puluhan tentakel dan menyerang Kaguya


Kaguya menghindari Serangan itu atau membelokkan arah serangan, Kaguya maju sedikit demi sedikit dia hanya bisa menghindari serangannya dia tidak menggunakan kemampuannya karena dia melatih tubuhnya agar tidak melemah


Kaguya melompat untuk menghindari Serangan dari samping, dia berputar atau menggunakan tentakel lainnya untuk bergerak, Kaguya berhasil mendekati bos dan menyerangnya dari atas menggunakan tangannya sebuah serangan meluncur ke arah wajahnya tapi dia berhasil menghindarinya


" Sepertinya aku mendapatkan sebuah skill tangan kosong, (shock smash) oh jadi aku bisa melukai bagian dalam musuh meskipun bagian luarnya tidak terluka, menarik akan aku coba" ucap Kaguya menerjang ke depan sambil menghindari serangan yang datang

__ADS_1


Setelah Kaguya sampai dia memukulnya dan menggunakan skillnya yang tadi di dapatkan


Kaguya memukul bos itu dan bos itu berhenti bergerak " eh kenapa dia tidak bergerak" bingung Kaguya dia lalu mendengar sebuah suara retakan dari bos itu


Kaguya terkejut dan langsung berteleportasi ke dekat rokuda dan membuat penghalang, bos itu meledak dan menghanguskan seluruh lantai itu


" Uhuk uhuk hilang semuanya" ucap Kaguya melihat sekeliling " huuu hampir saja" tambah Kaguya menghela nafas


" Kenapa bisa meledak aku tidak melihat kau menembus tubuhnya? Jadi kenapa bisa mati?" Tanya rokuda melihat ke samping ke arah Kaguya


" Hehehehe tadi aku mencoba skill baru, skill itu bisa mengabaikan bagian luar tubuh dan menyerang bagian dalamnya, aku juga tidak tau kalau dia akan mati hanya satu kali serangan, aku kira dia bisa menahan dua atau tiga pukulanku" ucap Kaguya cengengesan


" Ya terserah sudah, kita beristirahat sebentar" ucap rokuda lalu duduk


" Oh ya, sudah berapa kali kita makan?" Tanya rokuda pada Kaguya


" Sepertinya hanya empat kali dengan sekarang" jawab Kaguya dan mengeluarkan makanan


" Sekarang sudah berapa lama kita di sini?" Tanya rokuda melihat ke atas


" Tidak tau kita pingsan saat itu jadi kita tidak tau berapa lama kita di sini, aku juga malas menghitung waktu, mungkin sudah tiga hari" ucap Kaguya mengangkat bahunya dan melanjutkan makannya


" Ya biarkan saja kita tidur saja" ucap rokuda mengeluarkan kain untuk alas mereka tidur dan mengeluarkan yang lainnya Untuk selimut

__ADS_1


" Kau benar benar santai sekali ya?" Ucap Kaguya lalu berbaring di samping rokuda


" Karena tidak ada gunanya memikirkannya" ucap rokuda menoleh ke samping


" Oke, selamat tidur" ucap Kaguya


" Selamat tidur juga" ucap rokuda menutup matanya


" Oh sebentar, untuk jaga jaga" ucap Kaguya lalu menjentikkan jarinya dan sebuah penghalang terbentuk mengelilingi mereka, rokuda hanya menggelengkan kepalanya bertanya tanya ' memangnya ada apa sampai memasang penghalang tidak akan ada slime yang hidup setelah terkena ledakan tadi' tapi rokuda hanya memikirkannya tidak menyuarakannya, dia lalu menutup matanya dan kembali tidur


Setelah selesai tidur mereka melanjutkan perjalanan, saat sampai di sana lingkungan di tempat itu berbeda, disini seperti sebuah hutan yang luas


Kaguya mencoba melihat dari atas dia lalu terbang dan melihat sekeliling terdapat pepohonan yang tumbuh menutupi tanah di atas hanya terdapat langit langit malam tanpa ada bintang sekalipun, Kaguya lalu turun setelah melihat sekeliling


" Hanya ada pepohonan disini, aku tidak bisa melihat apa yang berada di bawah pepohonan itu" ucap Kaguya pada rokuda setelah turun


" Jadi begitu meskipun kau menggunakan penglihatan jarak jauh tetap tidak bisa ya" ucap rokuda menanggapi Kaguya " kita hanya bisa berjalan dan mencari jalan ke atas, apa kau ingin berpencar?" Tanya rokuda pada Kaguya


" Tentu saja, bukankah ini menegangkan saat kau sendirian di hutan antah berantah, mungkin saja akan ada sesuatu yang akan keluar dari balik pohon pohon ini huhuhu menakutkan apalagi tidak ada cahaya sama sekali" ucap Kaguya bersemangat


Alis rokuda berkedut ' apa hanya ada keinginan untuk menantang tantangan di kepala mu ' pikir rokuda, dia lalu menghela nafas " baiklah aku akan ke kiri, lebih baik kau berhati hati" ucap rokuda lalu meninggalkan Kaguya


" Tentu" balas Kaguya melihat rokuda menghilang di kegelapan " oke waktunya membantai khe khe khe" gumam Kaguya terkekeh sambil meregangkan jari jari dan tangannya

__ADS_1


__ADS_2