
"fiuw,kau sepertinya bisa membuat elemen lain" ucap rokuda
"Maksudnya?" Tanya Kaguya
"Hei kau mempunyai empat elemen dasar.jadi kau tinggal menggabungkan dua elemen berbeda yang dapat membuat elemen baru seperti itu" jawab rokuda
"Hhhmm akan aku coba setelah kita keluar dari kerajaan ini" ucap Kaguya setelah memikirkan ucapan rokuda
"Ya sudah, kita tidur ini sudah tengah malam, selamat malam" ucap rokuda lalu tertidur
"Ya kau benar, selamat malam juga" ucap Kaguya lalu membelakangi rokuda
Pagi harinya matahari sudah mulai memancarkan sinarnya.rokuda sudah bangun dari tidurnya dia tidak bisa bangun karena Kaguya sekarang sedang memeluknya seperti sebuah guling
Sekarang dia berada di antara surga dunia dan neraka dunia karena selama Kaguya tidak bangun di bisa merasakan dua gunung kembar yang sedang menempel di tubuhnya, tapi jika Kaguya bangun mungkin dia akan melihat kakeknya yang sedang melambaikan tangan
'jadi bagaimana sekarang membangunkannya atau membiarkannya,aaarrggg bangunkan saja, kakek doakan aku semoga Aku tidak melihatmu" batin rokuda saat ingin membangunkan Kaguya
" Kaguya bangun ini sudah pagi" ucap rokuda menepuk pipi Kaguya agar bangun dari mimpinya
"Selamat pagi sepertinya kau tidur nyenyak sekali ya" ucap rokuda
"Ya aku tidur nyenyak sekali karena aku lelah sekali dan selamat pagi juga" ucap kaguya yang tidak menyadari posisi dirinya yang memeluk rokuda
"Kalau begitu bisa kau lepas pelukanmu atau kau masih ingin lanjut" tanya rokuda sambil tersenyum
Kaguya langsung melepaskan pelukannya "siapa yang ingin melanjutkannya, aku mau mandi dulu mana pakaianku" tanya Kaguya meminta pakaianya
"Pakai saja jubah mandi itu dulu aku akan memanggil pelayan untuk mengambilkan pakaian baru" ucap rokuda lalu Kaguya pergi mandi setelah selesai gantian rokuda yang mandi
__ADS_1
Setelah mandi dan ganti pakaian mereka berdua pergi kelapangan latihan karena tadi seorang pelayan meminta mereka untuk pergi kelapangan melaksanakan latihan mereka
Mereka berdua dilatih setiap hari selama satu bulan dan membuat mereka kelelahan dan meminta istirahat meskipun itu hanya sandiwara untuk mengecoh orang orang bahwa mereka lemah karena mereka ingin melihat rencana apa yang sedang dilakukan oleh orang orang ini
"Tuan dan nona kalian dipanggil untuk keruangan Tanta" ucap seorang pelayan yang datang untuk memberitahukan pesan tersebut
"Baiklah, antar kami ke sana, oh ya Hugo apakah kau juga ingin kesana" tanya Kaguya kepada orang yang melatih mereka berdua yang bernama Hugo
"Iya saya juga akan pergi " ucap Hugo lalu mengikuti mereka pergi keruang tahta
"Baiklah langsung saja ada apa kalian memanggil kami" ucap rokuda dengan datar
Orang orang disekitar menahan amarahnya agar tidak menggangu rencana mereka
"Bisakah Kalian coba senjata yang kami buatkan untuk kalian. Jika tidak cocok kami akan membuatkan yang baru" ucap raja tersebut sambil tersenyum licik
Mereka berdua mengabil senjata tersebut dan mencobanya" ya sepertinya tidak cocok" ucap rokuda yang diangguki Kaguya
Lalu kedua senjata tersebut melilit tangan mereka berdua dan membentuk sebuah pola sihir ditangan mereka
"Hahaha sekarang kalian berdua berada dalam kendaliku. Sekarang aku bisa menikmati tubuh gadis itu " ucap raja itu sambil menatap Kaguya dengan wajah menjijikkan
"Arrhhgg bagaimana ini rokuda sekarang kita sudah berada dalam kendalinya huhuhu aku tidak ingin ditiduri olehnya" ucap kaguya dengan berwajah sedih
"Ya kau layani saja dia" jawab rokuda datar tanpa ekspresi
"Hahaha lihat pemuda itu bahkan tidak peduli padanya" ucap seseorang
"Ya kasihan sekali kau gadis di campakkan oleh temamu" ucap yang lain
__ADS_1
"Cih kau ini apakah kau tidak bisa berpura pura panik saja" ucap Kaguya "main main saja sebentar bisa kan,kau ini dingin sekali atau kau mau langsung pergi dari sini?" Tambah Kaguya pada rokuda
"Hmmm, sepertinya itu ide yang bagus, rusak pola sihir ini lalu kita pergi saja" ucap rokuda"dan jika ada yang menghalangi kita kau bisa membalasnya" tambah rokuda
"Baiklah, meskipun aku sedikit kecewa karena kau tidak mau bermain, tapi tidak apalah karena kau tidak melarangku membalas mereka" ucap Kaguya
Lalu Kaguya merusak pola sihir yang berada di tangan mereka berdua "ctarr" suara sihir yang hancur
"Tidak mungkin dia bisa menghacurkan sihir itu"ucap pria berjubah yang memberikan senjata tersebut
"Tangkap mereka berdua jangan sampai mereka keluar dari ruangan ini" ucap raja
Para prajuritpun mengelilingi mereka berdua dan mengacungkan senjata mereka
"Maaf, tapi sepertinya kalian tidak akan bisa pergi" ucap raja menyeringai
"Kau pasti berpikir bahwa kami ini lemah bukan" ucap Kaguya
"Ya Kalian memang lemah, apakah kalian berpikir bisa melewati para prajurit dan penyihir yang sedang mengepung kalian" ucap raja Alfred
"Kau benar kamu tidak bisa melewati mereka tanpa membunuh mereka tapi...." ucap Kaguya berhenti sebentar"kami bisa melewati mereka jika kami membunuh mereka" tambah Kaguya menerjang mereka dan menggunakan skillnya di ikuti oleh rokuda
"Fire ball, wind Arrow"
Muncul bola api dan panah angin berjumlah sepuluh dan mengarah ke parah prajurit, membuat beberapa prajurit terluka dan terbunuh
Rokuda dan kaguya langsung berlari ke arah pintu keluar sambil mengambil sebilah pedang, rokuda langsung menggendong Kaguya ala tuan putri dan menggunakan skillnya untuk mempercepat langkahnya
"Light step"
__ADS_1
Mereka langsung menghilang karena kecepatan berlari rokuda yang cepat dan keluar dari istana tersebut meninggalkan orang orang yang mengumpat karena tidak bisa menangkap mereka berdua dan malah membuat mereka sendiri mengalami kerugian