
Pertarungan rokuda dan Kaguya melawan chimera berlangsung dengan cepat karena Kaguya dan rokuda menyerangnya dengan membabi buta meskipun mereka hanya sesekali menggunakan skill mereka, Kaguya menebas leher chimera lalu tumbang dan tewas
" Sepertinya kekuatan kita sudah lumayan untuk melawan pasukan iblis jika mereka datang ke sini" ucap Kaguya menyarungkan pedangnya
" Entahlah mungkin untuk melawan pasukan iblis itu masih mudah tapi bagaimana jika kita melawan seorang jenderal iblis?" Ucap rokuda acuh tak acuh dan menyarungkan pedangnya
" Ya kita harus meningkatkan kekuatan kita dengan cepat, kita cari saja caranya lain waktu sekarang..." Ucap Kaguya lalu menoleh ke mayat chimera, dimendekatinya dan membuat sebuah pisau lalu membuka dada chimera dengan menggunakan pisau itu, Kaguya lalu mengambil kristal miliknya dan berjalan ke rokuda
" Sekarang sarung tangan ini malah banyak darahnya" ucap Kaguya melihat tangan kanannya
" Kemari" ucap rokuda singkat meminta mengulurkan tangannya, rokuda lalu mengambil kantong air dari bayangannya dan membersihkan darah di sarung tangan Kaguya " ini sudah selesai" ucapnya singkat dan memasukkan kembali kantong airnya ke dalam bayangan
" Terimakasih" ucap Kaguya tersenyum, mereka berdua lalu pergi untuk keluar dari dungeon
" Kenapa kalian tidak kembali?" Tanya Kaguya melihat Ling dan temannya yang mematung, mereka lalu tersadar karena pertanyaan Kaguya
" Kaguya apakah kau seorang penyihir atau swordman?" Tanya Rita masih terkejut dengan kejadian tadi
" Aku seorang penyihir jika di lihat dari jobku tetapi keahlianku adalah penyerang fisik dekat ataupun jauh jadi bisa di bilang aku bisa yang mana saja" ucap Kaguya santai " ayo kalian bisa bertanya sambil berjalan kembali ke guild" ucap Kaguya lalu pergi bersama rokuda, mereka berempat lalu mengikuti mereka berdua
" Lalu dari mana perlengkapan ini muncul?" Tanya Rita penasaran
__ADS_1
" Kami selalu mengenakan perlengkapan ini hanya saja ini menghilang jika kami tidak ingin menggunakannya" ucap Kaguya melihat ke depan " kenapa memangnya?" Tanya Kaguya
" Tidak ada tapi perlengkapan ini sangat cantik apakah ini lengkap dengan senjatanya?" Tanya Rita melihat perlengkapan Kaguya
" Ya ini adalah senjatanya, jika ini menghilang maka perlengkapan ini juga menghilang dan berganti pakaian yang tadi ku kenakan" ucap Kaguya menunjukkan senjatanya
" Sangat cantik" ucap Mei menatap senjata Kaguya
Kaguya lalu menghilangkan senjatanya dan perlengkapannya " baiklah sudah cukup, sepertinya Mei terpengaruh oleh kekuatan tongkatku" ucap Kaguya, rokuda juga kembali ke pakaian awalnya
Mereka semua bingung dengan perkataan Kaguya " Mei bukankah tadi di pikirmu ada suara yang memintamu untuk membunuhku bukan?" Tanya Kaguya melihat ke arah mei, mereka semua lalu melihat Mei kecuali rokuda
" Iya memang benar kalau saja aku tidak memberi tahuku mungkin aku sudah lupa" ucap Mei mengiyakan perkataan Kaguya
" Apa!! Jadi kau bisa meniru sebuah skill?" Tanya Rita terkejut
" Ya aku memang bisa meniru sebuah skill" ucap Kaguya santai
" Tapi kenapa kami berdua tidak terpengaruh?" Tanya Ling penasaran
" Karena aku menahan skill miliknya meskipun itu hanya berpengaruh beberapa detik, jika tidak dia pasti akan membunuh kalian jika dia merasakan bahwa kalian akan mengambil miliknya" ucap Kaguya acuh tak acuh sambil mengarahkan pandangannya ke rokuda di sampingnya
__ADS_1
Mereka berempat bergetar ngeri mendengar perkataan Kaguya " kita sampai sini saja tanya jawabnya kita kembali saja" ucap Kaguya, mereka semua mengangguk menyetujui perkataan Kaguya
Setelah mereka sampai di guild mereka menyerahkan hasil perburuan untuk memberi tahu bahwa mereka sudah menyelesaikan misi mereka
" Oh dan juga untuk misi membunuh bos dungeon tersembunyi sudah selesai" ucap Kaguya santai, silfi terkejut dan Kaguya meletakkan kristalnya, silfi tersadar dan melihat ke kristal itu dan ingin mengambilnya
" Eits aku hanya memberi tahumu bahwa bos dungeon itu sudah mati, aku tidak pernah bilang bahwa aku akan menyerahkan kristal ini pada guild" ucap Kaguya mengambil kembali kristal itu saat ingin di ambil oleh silfi
" Ayolah Kaguya aku hanya ingin memastikannya apakah itu benar kristal milik bos monster atau bukan" ucap silfi
" Tidak perlu aku hanya ingin memberi tahumu dan mana bayarannya untuk misi kami" ucap Kaguya mengulurkan tangannya, silfi lalu memberikan bayaran untuk misi rokuda dan Kaguya, mereka berdua lalu pergi meninggalkan guild
" Eh tunggu sebentar" ucap silfi tapi tidak di dengarkan oleh mereka berdua
" Begini itu memang benar kristal monster yang bernama chimera kami melihat mereka bertarung dengan chimera dan mengalahkannya" ucap Ling lalu dia menceritakan kejadian di dalam dungeon saat rokuda dan Kaguya bertarung dengan chimera
" Haahhh ini sama saja dengan kerugian untuk guild karena tidak bisa menerima kristal mana milik chimera" ucap silfi dengan lesu
" Memang apa kegunaan dari kristal milik chimera" tanya Gilbert
" Kristal itu bisa di gunakan untuk memperkuat sihir orang yang mempunyai salah satu dari elemen kristal itu sebesar lima kali lipat jadi itu akan terjual dengan harga tinggi atau akan ada seseorang yang menggunakannya untuk membuat senjata atau obat" jelas silfi
__ADS_1
" Apakah sehebat itu!" Ucap Rita terkejut, silfi hanya mengangguk