
Kaguya berkeliling dan menemukan sebuah pintu dia membukanya dan terdapat lingkaran sihir teleportasi di dalam " ini mungkin adalah jalan untuk keluar dari sini" ucap Kaguya lalu menutup kembali pintu itu dia berkeliling lagi dan menemukan sebuah pintu yang lainnya dia membukanya dan terkejut
Kaguya masuk ke dalam untuk memeriksa tempat itu dan menemukan sebuah altar dengan lingkaran sihir bertuliskan bahasanya, ya sekarang Kaguya sedang berada di lantai lima puluh dia pergi untuk memastikan apakah ini benar lantai lima puluh, Kaguya marah besar tetapi dia memenangkan pikirannya dan meredakan amarahnya
" Tenang kita lihat sekeliling dulu" ucap Kaguya menenangkan dirinya, dia melihat sekeliling dan tidak menemukan sebuah gerbang menuju ke atas atau ke bawah " kemana perginya gerbang itu " ucap Kaguya bingung, dia lalu kembali ke dalam dan tidur kembali setelah memberi tahu kepada rokuda yang dia temukan
Mereka hanya tidur atau membaca buku sesekali mereka makan agar mereka tidak menghilangkan kebiasaan mereka untuk makan, mereka juga menemukan sebuah perlengkapan
" Ini baju yang bagus dan levelnya berada di peringkat SS" ucap Kaguya, lalu sebuah panel muncul di hadapan mereka berdua
(APAKAH ANDA INGIN MENGGABUNGKANNYA DENGAN SENJATA ANDA : YES/NO)
Mereka menekankan kata yes, pakaian itu terhisap oleh senjata mereka lalu muncul panel lagi dengan tulisan penggabungan sudah selesai
" Baiklah kita coba" ucap Kaguya, rokuda mengangguk
Sebuah cahaya menutupi tubuh mereka lalu menghilang secara perlahan dan memperlihatkan penampilan mereka
Rokuda dengan baju dan celana panjang berwarna putih dengan garis garis berwarna hitam menghiasinya dia memakai sarung tangan besi menutupi tangannya sampai siku dan sepatu besi yang menutupi kakinya sampai lutut dan sebuah jubah yang bisa menutupi seluruh tubuhnya
Sementara Kaguya dengan baju dan celana pendek sepaha dengan rok di atas lutut berwarna putih dengan garis besar berwarna merah, biru, kuning dan hijau menghiasi baju dan roknya dia memakai sarung tangan dan sepatu yang sama dengan milik rokuda dan jubah berwarna putih di kepalanya terdapat ikat rambut berbentuk seperti gelang kecil yang mengikat rambutnya menjadi kuncir kuda dengan simbol elemen di sekitarnya
__ADS_1
" Bagus sekali" ucap Kaguya melihat bajunya lalu melihat milik rokuda
" Ya tidak buruk" ucap rokuda acuh tak acuh " ini juga bisa dihilangkan sama seperti senjata asli kita" ucap rokuda, pakaiannya kembali seperti semula, Kaguya juga mencobanya
" Jadi kita bisa menggunakannya saat kita membutuhkannya entah itu sarung tangan atau yang lainnya, kita bisa mengeluarkan salah satunya" ucap Kaguya melihat status senjatanya
Rokuda mengangguk " aku kembali dulu, aku masih mau melanjutkan membacaku" ucap rokuda lalu pergi, Kaguya juga mengikutinya
setelah beberapa hari mereka berada di dalam rokuda dan Kaguya bersiap untuk kembali ke atas
" Sudah siap?" Tanya rokuda
" Tentu" jawab Kaguya, rokuda mengalihkan mananya dan cahaya menutupi mereka
" Aaahh senang sekali rasanya setelah kembali dari sana" ucap Kaguya merentangkan tangannya, dia berbalik dan mencari pilar yang mereka temukan dulu lalu Kaguya menebasnya sampai menjadi abu
Rokuda menggelengkan kepalanya " ayo kita kembali saja ke kota" ucap rokuda Kaguya mengangguk dan menyentuh pundak rokuda, mereka lalu berteleportasi di hutan dekat kota karena sekarang sedang siang hari, rokuda lalu memberikan topeng kepada Kaguya
" Untuk apa topeng ini?" Tanya Kaguya melihat topeng polos dengan gambar garis miring berbentuk seperti tongkat Kaguya
" Untuk menutupi wajahmu" ucap rokuda, dia memakai topengnya yang sama dengan milik Kaguya hanya milik rokuda berbentuk seperti pedang miliknya
__ADS_1
"Hah?" Bingung Kaguya, rokuda memanggil Tigre, seorang pemuda tampan berambut abu-abu dengan pakaian berlutut di hadapan mereka berdua
" Eh siapa dia?" Tanya Kaguya bingung
" Tigre" ucap rokuda singkat
"Eh" ucap Kaguya lalu terbatuk untuk menenangkan dirinya " oh jadi kau Tigre, kenapa kau malah menunduk perlihatkan wajahmu aku ingin melihatnya" ucap Kaguya
" Maaf nona, saya tidak bisa melihat wajah nona" ucap Tigre masih menunduk
" Kenapa memangnya?" Ucap Kaguya bingung " bukankah kau sudah pernah melihat wajahku?" Tambah Kaguya
" Ini apakah saya boleh jujur?" Tanya Tigre, Kaguya mengiyakan Tigre lalu melihat rokuda yang mengangguk " maaf nona, tapi anda terlalu cantik sampai kami tidak bisa memalingkan mata kami kalau bukan tuan yang menutup penglihatan kami pasti kami tidak akan memalingkan mata kami" ucap Tigre masih menunduk dengan telinganya yang berwarna merah
" Ah jadi begitu" ucap Kaguya, rokuda lalu memerintahkan Tigre untuk kembali
" Sekarang kau sudah mengerti?" Tanya rokuda, Kaguya mengangguk dan memakai topengnya
Mereka lalu berjalan ke arah kota dan masuk ke dalam setelah memperlihatkan kartu petualang mereka kepada penjaga gerbang masuk, mereka menuju ke guild petualang saat mereka masuk semua mata memandang ke arah mereka
Mereka di hadang oleh beberapa orang berbadan besar " siapa kalian" ucap pemimpin mereka dengan arogan, rokuda tidak mengabaikan mereka dan menghilang dari pandangan mereka dan muncul kembali di belakang mereka, tetapi rokuda berganti tempat dengan Kaguya
__ADS_1
" Maaf tapi aku tidak mau berurusan dengan mereka, jadi kau saja yang meladeninya" ucap Kaguya melambaikan tangannya di belakang mereka
Rokuda berhenti berjalan dan menghela nafas, mereka yang di dalam guild tercengang karena mereka tidak bisa melihat pergerakan mereka berdua atau mengucapkan skill mereka