Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 29


__ADS_3

" aku yang menang, kau tidak akan proteskan?" Ucap Kaguya tersenyum mengejek


" Iya kau menang aku akan menuruti satu permintaanmu, jadi apa permintaanmu?" Tanya rokuda melihat Kaguya yang membedah mayat whyvern untuk di ambil kristalnya


Setelah Kaguya selesai dia berdiri dan melihat rokuda " kalau itu aku akan memintanya saat kita keluar dari sini" ucap Kaguya tersenyum dan pergi ke arah gerbang di ikuti rokuda


" Tapi aku menang karena rokuda menahan diri, kalau tidak seharusnya dia bisa membunuh monster lebih banyak dariku dengan kemampuannya seharusnya itu mudah" pikir Kaguya " tapi ya sekali kali dimanja olehnya tidak buruk juga bukan" pikir Kaguya tersenyum gembira


" Kau kenapa?" Tanya rokuda yang melihat Kaguya tersenyum sendiri


" Tidak ada" jawab Kaguya dengan singkat


Mereka berdua lalu masuk ke dalam gerbang menuju lantai atas, setelah mereka sampai di depan gerbang dan masuk mereka terjatuh, Kaguya merespons dengan cepat dia menggunakan skillnya


" Fly, physical control, absolute barier" gumam Kaguya dengan cepat dia berhenti jatuh dan mengarahkan tangannya ke arah rokuda, rokuda juga berhenti jatuh dia lima meter diatas air, ya sekarang mereka sedang berada di atas air di sini hanya ada air tanpa ada tanah meskipun fi sini terang, tetapi tidak ada ujungnya dalam pandangan mata


Sebuah mahkluk keluar dari dalam air dan ingin memakan rokuda, tetapi karena Kaguya sudah memasang penghalang di sekitar rokuda, mahkluk itu hanya menabrak penghalang dan jatuh ke dalam air


Rokuda lalu berdiri dan menggunakan skillnya untuk berjalan dan berdiri di udara, Kaguya melepaskan skillnya dan rokuda berjalan ke atas ke arah Kaguya dan berhenti di samping Kaguya


" Sepertinya kita berada ditengah tengah samudera" ucap Kaguya melihat rokuda lalu melihat sekeliling


" Kita tidak bisa terus menerus menggunakan skill kita di udara, kita harus turun" ucap rokuda

__ADS_1


" Kita berada di wilayah mereka bagaimana kita bisa bergerak dengan leluasa jika kita berada di tengah tengah para monster?" Tanya Kaguya


" Serpent adalah ular dan ular bisa berenang di air" ucap rokuda acuh tak acuh


" Tapi mereka bisa lelah bukan? Apakah kau akan menggunakan serpent terus menerus?" Tanya Kaguya kasihan pada serpent


" Tidak, jika dia kelelahan kita bisa berpindah ke aigle dan terbang di udara kita hanya perlu membunuh monster yang mendekat" ucap rokuda dia turun ke bawah di ikuti oleh Kaguya


Sebelum rokuda turun sebuah monster muncul dari dalam air, rokuda mengeluarkan pedangnya dan menebasnya menjadi dua, dia membersihkan darah di pedangnya dan menyarungkannya kembali, dia lalu memanggil serpent


Serpent mengambang di air karena ukurannya yang besar, dia memiliki panjang tiga puluh meter dan lebar tiga meter, rokuda lalu turun di kepalanya bersama Kaguya


" Kita maju" ucap rokuda singkat, menyuruh serpent bergerak


Serpent mendesis memberi isyarat bahwa dia mengerti, dia lalu bergerak maju sementara Kaguya menyelupkan tangannya ke dalam air


" Aku yang akan menyerang sementara kau rokuda, kau mencari gerbang itu menggunakan skill God eyes mu" ucap Kaguya dia lalu memfokuskan dirinya untuk merasakan pergerakan di dalam air


" Oke" ucap rokuda singkat lalu menggunakan skillnya melihat ke dalam air dan sekelilingnya


Kaguya membunuh beberapa monster yang mendekat dengan cara membuat tombak dari dalam air dan menusuk monster yang mendekat


Saat mereka melakukan perjalanan rokuda menemukan sekelompok monster " Kaguya kita sedang di kepung" ucap rokuda melihat ke dalam air dan melihat sekeliling

__ADS_1


" Apa!!" Ucap Kaguya kaget karena dia tidak merasakan monster yang mendekat


" Lihatlah sendiri" ucap rokuda singkat, Kaguya lalu melihat dari mata rokuda, rokuda melihat sekeliling untuk memperlihatkan bahwa mereka sedang di kepung


" Pantas saja aku tidak merasakannya mereka masih jauh" ucap Kaguya " serpent berhentilah, dan gunakan racunmu untuk membuat air ini beracun" ucap Kaguya meminta kepada serpent


Serpent berhenti dan mengeluarkan racun dari tubuhnya, air disekitar mereka dalam jarak lima puluh meter berubah berwarna hitam kehijauan, Kaguya ingin memasukkan kembali tangannya ke dalam air, serpent melihatnya dan khawatir


Kaguya melihat itu menenangkannya " kau tidak perlu khawatir, aku dan tuanmu kebal terhadap racun" ucap Kaguya, serpent tenang kembali


Kaguya memasukkan tangannya ke dalam air, dia melihat melalui mata rokuda, Kaguya lalu menggunakan setengah mananya untuk memperluas jangkauan serangannya


Sekarang Kaguya bisa melihat rupa para monster, mereka adalah sebuah hiu dengan tanduk di kepalanya, mereka berjumlah ratusan dan mereka semua sedang menuju ke arah rokuda dan Kaguya


" Apa kau ingin menyerang?" Tanya rokuda kepada Kaguya


" Iya tapi aku harus menunggu sampai mereka berjarak seratus meter dariku agar aku bisa menghabisi mereka semua" jawab Kaguya bersiap siap, rokuda tidak bertanya lagi


Para monster mendekati mereka berdua, saat para monster berjarak sekitar seratus meter Kaguya membuat ratusan tombak dan menusuk mereka, hampir setengah dari mereka mati dan yang lainnya terluka


" Rokuda ganti ke aigle kita terbang" ucap Kaguya lalu berdiri


Rokuda tidak menjawab dia memerintahkan aigle untuk keluar, mereka berdua lalu melompat ke punggung aigle yang sedang terbang, lalu rokuda memerintahkan serpent untuk kembali

__ADS_1


Aigle lalu terbang ke atas " Lightning rain" gumam Kaguya


__ADS_2