Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 77


__ADS_3

Rokuda bertukar posisi dengan bayangan yang menyerang Shinji, dia menebasnya membuatnya terlempar, dia tidak membiarkan mereka membantu Shinji dan menyerang mereka satu persatu dengan bertukar posisi dengan bayangan dibantu oleh Kaguya yang memindahkannya


" Dia ini membuatku pusing, aku tidak tau dimana dia akan muncul lagi" ujar lili yang berada di dekat Elsa, tetapi sebuah bayangan runcing muncul dari bawah lili membuatnya menjauh dari Elsa


" fire spear" sebuah panah api terbang ke arah rokuda, dia menghindari serangan yang datang dari sampingnya, tetapi serang itu malah terbang ke arah Kaguya yang berada dikiri rokuda


Saat Serangan itu mendekati Kaguya, seorang wanita dewasa muncul entah dari mana menahan Serangan yang datang, wanita itu memiliki rambut dan mata hijau dengan memakai Empire waist dress berwarna putih, di punggungnya ada sepasang sayap, yang satu menahan Serangan yang datang dan yang satu lagi membentang di punggungnya


Wanita itu mengabaikan mereka dan pergi ke samping Kaguya, saat dia berada di samping Kaguya, dia ditanyai oleh Kaguya


" Sepertinya kau keluar dari tempatmu karena kau bosan tidak melakukan apapun dari kemarin" ujar Kaguya tidak melihatnya, aigle memalingkan wajahnya


" Karena kau bosan, bisa kau pergi ke guild dan memberi tau bahwa misi yang kami ambil sudah selesai, dan ini kau bisa memperlihatkan kartu guildku jika mereka bertanya siapa yang memintamu" ujar Kaguya sambil mengeluarkan kartu guildnya lalu menyerahkannya ke aigle


" Dan ini misi yang kami ambil" ujar Kaguya menyerahkan sebuah kertas " lalu ini bukti bahwa kami sudah menyelesaikan misi" Kaguya menyerahkan sebuah taring blood spider


" Baik nona" ucap aigle, setelah mendengarkan perintah Kaguya, dia terbang ke atas langit dan pergi menuju guild, sementara Kaguya fokus kembali ke pekerjaannya


Shinji dan temannya terlempar ke belakang saat menahan Serangan rokuda, mereka berempat terlempar karena tidak kuat menahan beban serangan rokuda, meskipun mereka menahan Serangan rokuda bersama sama


Mereke menabrak dinding lalu mengeluarkan seteguk darah dari mulut mereka " apakah dia monster, padahal level kita lebih tinggi seribu level darinya, kenapa hanya menahan satu serangannya membuat kita kewalahan" ujar lili berusaha bangun


" Mungkin ini adalah kekuatan dari seorang pahlawan" ujar Shinji

__ADS_1


" Hei itu curang, hanya karena dia pahlawan perbedaan level malah di abadikan oleh mereka" ujar Elsa


" Kalian menyerah atau tidak" ujar rokuda singkat dengan wajah dinginnya


" Kami masih belum menyerah" ujar Shinji, mereka bangun secara perlahan


" Kalau begitu, akan aku bunuh kalian nightmare" ujar rokuda pelan, dia dalam posisi menarik pedang dari sarungnya


Shinji dan temannya bersiap dengan serangan yang datang, rokuda menarik pedangnya dengan cepat dan membelah tubuh mereka menjadi dua, Shinji dan temannya tidak dapat bergerak saat serangan datang


" Khak" Shinji dan temannya jatuh berlutut dan mengeluarkan darah, mereka mengecek tubuh mereka yang masih utuh, padahal tadi mereka merasa bahwa tubuh mereka sudah terbelah menjadi dua


" Menyerah atau tidak" ujar rokuda dingin, yang sudah menyarungkan pedangnya


" Apakah kau monster, kenapa kau bisa memiliki kemampuan yang mengerikan seperti itu?" Tanya lili yang masih merinding saat dia merasakan bagaimana rasanya tubuhnya terbelah menjadi dua


" Aku ini masih manusia" ujar rokuda singkat, dia berbalik dan pergi ke kaguya


" Dia tidak mungkin masih manusia" ujar Liz pada mereka, mereka mengangguk setuju


Mereka berempat lalu berdiri dan menuju ke arah Kaguya, rokuda menghampiri Kaguya " baiklah kita kembali saja" ujar Kaguya mengalihkan perhatiannya ke rokuda yang berada di depannya, dia berdiri dari kursinya dan menghilangkannya


" Sekarang bagaimana? Karena kita keluar dari turnamen, kita tidak akan mendapatkan hadiahnya" ujar Kaguya kecewa

__ADS_1


" Apakah kalian sangat membutuhkan uang dari turnamen ini?" Tanya Shinji yang telah sampai di tempat mereka berdua


" Tidak, yang kami butuhkan hanya kartu identitas yang bisa digunakan untuk memasuki wilayah ras lain" ujar Kaguya dingin


" Kalau begitu, kau bisa mengambil milik kami" ujar Elsa


" ya Elsa benar, jika saja kalian tidak pergi untuk mengurus pasukan ras iblis, pemenang turnamen ini sudah dipastikan adalah kalian berdua" ujar Liz mengiyakan perkataan Elsa


" Tapi bukankah kita juga membutuhkannya untuk mengantar Elsa kembali ke wilayah ras Elf" ujar Shinji bimbang


" Tidak apa-apa, keluargaku tau bahwa aku baik baik saja karena ras kami memiliki sebuah batu yang bisa memantau kondisi elf yang terikat dengan batu itu, dan kebetulan sebelum aku diculik aku sudah mengikat diriku dengan batu itu" ujar Elsa


" Baiklah jika kau bilang begitu" ujar Shinji


" Baiklah kalau begitu kita sepakat untuk memberikannya kepada mereka berdua" ujar Liz, mereka bertiga mengangguk


" Kalian ingin memberikan kartu identitas itu kepada kami?" Tanya Kaguya


" Iya, karena kalian lebih membutuhkannya dari pada kami" ujar Elsa


" Oh kalau begitu terima kasih" ujar Kaguya sedikit lembut


" Kalau begitu, kalian bisa mengambilnya di guild, kami akan memberi tahu guild untuk mengganti identitas di kartu itu, mungkin kartu itu akan selesai dalam tiga hari" ujar Liz

__ADS_1


" Jadi begitu, tiga hari yaa" ujar Kaguya bergumam " sepertinya tidak akan cukup" gumam Kaguya, Shinji dan teman temannya melihat Kaguya yang bergumam, sebuah bayangan melesat dari atas dan berhenti di samping Kaguya


__ADS_2