
Setelah satu jam pintu itu terbuka dan keluarlah rokuda, dia melihat ke samping dan melihat Kaguya yang bersandar di souris Dan yang lainnya
Mereka duduk di depan Kaguya, rokuda menghampiri mereka " kenapa dengan mereka?" Ucap rokuda melihat mereka berempat yang saling memalingkan wajah mereka
" Mereka tadi bertengkar" ucap Kaguya lalu berdiri " abaikan mereka, apakah kau sudah selesai dengan ujiannya?" Tanya Kaguya
" Sudah selesai" jawab rokuda mengeluarkan sebuah buku hitam dengan corak berwarna emas
" Hhmm tapi kenapa kau lama sekali untuk menyelesaikan ujian ini, padahal kau seharusnya bisa mengontrol nafsumu" ucap Kaguya melihat rokuda dengan tatapan curiga meskipun dia tau alasannya, rokuda tetap tenang memperlihatkan wajah datarnya
" Lupakan saja bahwa kau telah bermain dengan ilusiku selama tiga puluh tahun, bulananku juga akan datang besok, ayo kita kembali saja" ucap Kaguya berbalik pergi meninggalkan rokuda
" Eh!!" Rokuda terkejut sampai dia telat merespon perkataan Kaguya, dia tersadar setelah melihat Kaguya pergi, rokuda memerintahkan yang lainnya untuk kembali lalu dia mengejar Kaguya
Di lantai empat mereka merasakan sesuatu " kita di ikuti" ucap Kaguya waspada
Rokuda hanya acuh tak acuh " kalian bunuh orang itu" ucap rokuda memerintahkan aigle dan yang lainnya, mereka tidak menunjukkan wujudnya tetapi masuk ke dalam bayangan yang dibuat oleh souris Dan pergi ke arah orang yang mengikuti rokuda dan Kaguya
" Jika pembunuh ini masih hidup artinya mereka sudah mati,kan?" Ucap Kaguya berpikir " bukankah level mereka lebih tinggi beberapa level dari pembunuh itu?" Ucap Kaguya bingung
" Mereka sepertinya tidak mempercayai perkataanmu" jawab rokuda
__ADS_1
" Ya bisa jadi, padahal level mereka sebentar lagi akan sampai di level rank S" ucap Kaguya lalu menghela nafas " sayang sekali, mereka bisa menjadi bantuan saat ras iblis menyerang" ucap Kaguya kecewa, rokuda diam saja mendengarkannya
Saat mereka sampai di depan gerbang keluar aigle dan yang lainnya kembali, mereka sudah memberi tahu bahwa mereka sudah menyelesaikan tugas yang diberikan lalu kembali ke dalam dimensi mereka
Rokuda dan Kaguya lalu keluar dan mencari penginapan untuk beristirahat, setelah mereka menemukan penginapan mereka memesan kamar tidur
Rokuda dan Kaguya memasuki kamar tidur dan Kaguya langsung berbaring di kasur " melelahkan sekali" ucap Kaguya lesu
" Kenapa kau bisa lelah? Dengan levelmu sekarang kau tidak akan mudah lelah" ucap rokuda menutup pintu lalu pergi ke kasur dan berbaring, Kaguya menoleh ke samping
" Hee sepertinya kau tidak merasa bersalah karena sudah menyiksaku" ucap Kaguya sinis
" Bukankah kau menikmatinya, apa lagi saat kau yang berada di atas dan mengambil kendali permainan, kau malah sangat menikmatinya" ucap rokuda mengejek Kaguya
" Kita hanya bisa bertanya kepada guild master, atau kita harus mencapai petualang rank SS agar kita bisa mengambil misi di luar wilayah manusia, tapi itu akan memakan banyak waktu" ucap rokuda acuh tak acuh
" Baiklah, kalau begitu kita kembali ke kota astrowad besok pagi, untuk sekarang aku mau tidur selamat malam" ucap Kaguya membelakangi rokuda dan tidur,
" Selamat malam juga" ucap rokuda lalu menutup matanya untuk tidur
Saat tengah malam Kaguya terbangun karena merasakan seseorang yang mendekatinya, dia tetap menutup matanya berpura pura tidur, sosok itu mendekati Kaguya lalu mengulurkan tangannya untuk memegang wajah Kaguya
__ADS_1
Saat tangan orang itu menyentuh wajahnya, Kaguya langsung memegang tangannya dan membantingnya ke tempat tidur, dan mendudukkannya dengan sosok itu terlentang dan Kaguya berada di atasnya
" Siapa kau?" Ucap Kaguya dengan wajah dingin ke sosok itu
" Apa maksudmu? ini aku" ucap sosok itu bingung, Kaguya diam saja memperhatikannya dengan curiga " apakah kepalamu terbentur, ini aku rokuda, kurokawa rokuda apa kau sudah lupa?" Ucap sosok itu yang tidak lain adalah rokuda
" Entahlah, apakah aku harus percaya perkataanmu atau tidak, karena auramu sedikit berbeda dan kau seperti orang lain" ucap Kaguya menatap wajah rokuda " aura ini sama dengan dirimu yang sedang menyiksaku saat itu" ucap Kaguya dengan wajah serius
" Hoo jadi kau menyadarinya" ucap rokuda acuh tak acuh
" Kau kira aku tidak bisa merasakan perbedaanmu" ucap Kaguya sinis
" Kau benar aku bukan diriku yang bisanya, ini mungkin di dunia kita di sebuah kepribadian ganda, tapi milikku tidak, aku hanya tidak bisa merasakan belas kasih atau apapun itu yang berhubungan dengan kebaikan, aku yang sekarang hanya akan memenuhi keinginanku tanpa memikirkan orang lain, jadi apakah kau masih ingin berada di atasku?" Jelas rokuda lalu melihat Kaguya yang diatasnya dengan tatapan ingin memangsanya
" Hhmm jadi begitu, tapi maaf sekarang aku sedang bulanan, tapi kalau kau tetap ingin melakukannya silahkan, mungkin di sini kau baik baik saja tapi saat kita kembali kau tidak akan tau apa yang akan terjadi dengan tubuhmu" ucap Kaguya santai lalu berbaring kembali di samping rokuda
" Sepertinya aku harus menahan diri sampai kau selesai" ucap rokuda menoleh ke samping
" Kalau kau tidak bisa menahannya cari saja perempuan yang mau melayanimu, tapi....setelah itu aku akan membunuhmu jika kau menyentuhku" ucap Kaguya lalu berbalik membelakangi rokuda dan menutup matanya
" Kalau begitu aku harus menyiksamu agar kita sama tersiksa" ucap rokuda dengan senyuman devil, Kaguya ingin berbalik dan menghentikannya
__ADS_1
Tetapi sebuah tangan masuk ke dalam pakaiannya " tunggu sebentar, hei berhenti" Kaguya panik dan mencoba menghentikan tangan rokuda
" Berhentiiiiiiiiii" Kaguya meminta rokuda berhenti tapi tidak di hiraukan olehnya