
Kaguya dan Skylar terjatuh dari langit, mereka berada di hamparan rumput yang luas dengan sinar matahari yang terang, Kaguya berada sepuluh langkah di hadapan Skylar yang terbaring
Kaguya melihat sekeliling mengabaikan Skylar " jadi seperti ini duniaku" ucap Kaguya, Skylar berdiri lalu menyerang Kaguya
tetapi dia tetap diam dan mengabaikan Skylar, saat cakar Skylar sampai di tubuh Kaguya, cakarnya menembus tubuhnya dia terkejut dan terbang ke atas, sementara Kaguya memperhatikan tubuhnya " jadi tubuhku tidak akan terluka jika aku berada di duniaku, sungguh menarik" ucap Kaguya meneliti tubuhnya, Kaguya mengarahkan tangannya ke atas lalu ke bawah
Ratusan tombak dari air muncul dari atas dan menyerang Skylar, dia membuat ****** beliung dan mengarahkannya ke tombak yang jatuh, tombak itu terbawa oleh arus angin dan berbelok arah " oh jadi bisa dilawan jika kekuatan yang digunakan lawan sama denganku atau melebihiku" ucap Kaguya mengamati dari bawah " tapi aku akan meneliti skill ini lain waktu, untuk sekarang ini tidak memungkinkan, tinggal lima menit ya" ucap Kaguya berpikir
Kaguya mengarahkan tangannya ke Skylar dan menjentikkan jarinya, ribuan tombak empat elemen muncul dari segala arah menyerang Skylar
Skylar membuat pelindung dari angin dan menyelimuti seluruh tubuhnya " maaf tapi kau seharusnya tidak membuat penghalang dari sihir" ucap Kaguya menjentikkan jarinya lagi
Angin kencang yang menyelimuti tubuh Skylar menghilang dia terkejut lalu tersadar kembali dengan cepat tetapi sudah terlambat ribuan serangan menerjangnya dia tidak bisa bergerak untuk menahan serangan Kaguya, sementara Kaguya di bawah mengangkat pedangnya dan melompat ke atas
__ADS_1
Kaguya menebas satu kaki Skylar lalu melompat untuk menjauhinya, mereka berdua kembali ke tempat semula dan jatuh dari atas, Kaguya jatuh di dekat rokuda sementara Skylar terjatuh di tempat mereka bertarung
Kaguya masih mempertahankan kesadarannya dan melihat Skylar, dia bangun perlahan lahan dengan satu kaki " kalian benar benar membuatku kesal dasar serangga, aku akan mencabik cabik kalian sampai kalian memohon untuk mati" ucap Skylar, dia melahkah ke arah rokuda dan Kaguya, saat dia mendapatkan satu langkah sebuah lingkaran sihir muncul di bawahnya dan mengurungnya
" Hehe kau tidak akan bisa melakukannya karena...." Ucap Kaguya dia lalu tersenyum sambil terbaring ke arah Skylar " kau akan MATI" ucap Kaguya dengan lemas tapi menekankan kata terakhirnya
Api yang membara muncul dari bawah Skylar dan melahap tubuhnya, dia mengepakkan sayapnya untuk terbang tapi menabrak sebuah dinding tak terlihat, Skylar meronta ronta dengan menabrakkan tubuhnya ke segala arah
" Dasar kalian mahkluk sialan" ucap Skylar dengan nada yang semakin kecil, Kaguya yang melihat itu tersenyum mengejek dia lalu menutup matanya dan pingsan bersama rokuda
Rokuda mencari pintu keluar dia menuju ke belakang batu yang di pijak oleh Skylar karena mungkin saja pintunya berada di tempat itu, dan memang benar terdapat sebuah pintu lalu rokuda membuka pintu itu dengan kakinya didalam terdapat sebuah lingkaran sihir teleportasi
Rokuda lalu berjalan ke tengah dan mengalirkan mananya ke bawah, cahaya menyelimuti mereka rokuda menutup matanya setelah beberapa saat dia membuka matanya dan melihat sebuah ruangan dengan bentuk lingkaran, terdapat banyak buku di samping dinding ruangan itu setinggi sepuluh meter, ada sepuluh rak buku dengan lebar lima meter dan tinggi sembilan meter disana juga terdapat satu ranjang tidur berukuran besar cukup untuk di tiduri enam orang, meja makan berukuran panjang dengan enam kursi dan dua sofa yang satu bisa untuk berbaring dan satu lagi hanya untuk satu orang
__ADS_1
Rokuda berjalan ke arah ranjang tidur dan meletakkan Kaguya, setelah meletakkan Kaguya dia mengambil buku di rak buku dan berbaring di sofa menunggu Kaguya bangun
Beberapa waktu kemudian Kaguya bangun dia memegang kepalanya karena sedikit pusing, dia terkejut karena merasakan tempat dia tidur terasa nyaman lalu melihat ke bawah
" Kau sudah bangun, apakah ada yang salah dengan tubuhmu?" Sebuah pertanyaan terdengar di telinganya, Kaguya tau milik siapa suara itu dia menoleh ke sumber suara dan melihat rokuda yang berbaring di sofa sambil membaca buku
Kaguya bangun dan berjalan ke arahnya " tidak ada, aku hanya sedikit pusing" ucap Kaguya dan duduk di sofa satunya yang berseberangan dengan sofa rokuda " apa yang kau baca?" Tanya Kaguya melihat buku yang di pegang rokuda
" Lebih baik kau tidak melihat tulisan di sampulnya" ucap rokuda memperingati Kaguya, tapi sudah terlambat Kaguya sudah melihat sebuah tulisan di sampul buku itu yang bertuliskan ' cara memuaskan seorang wanita' dengan tulisan besar, telinga Kaguya memerah dia terbatuk untuk mencairkan suasana yang panas
" Aku tidak tau kalau kau suka membaca buku seperti itu" ucap Kaguya dengan nada mengejek tetapi matanya memperlihatkan rasa malu
" Aku juga seorang lelaki, aku masih membutuhkan informasi seperti ini" ucap rokuda dengan tenang tanpa melihat ke Kaguya
__ADS_1
" Aku akan pergi melihat sekeliling dulu" ucap Kaguya mengalihkan pembicaraan, dia berdiri dan pergi, rokuda hanya berdehem untuk menjawab