Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 88


__ADS_3

Ifrit tersadar setelah dia tidak sadarkan diri tadi, dia melihat sekeliling yang hanya ada ruang kosong, tidak ada ujungnya hanya berwarna hitam dan putih yang bercampur " kenapa aku tidak bisa bernafas" ujarnya, dia ingin menghirup udara, tetapi udara seperti tidak ada di ruang ini, dia berusaha bernafas tetapi tidak berhasil


Sebuah bayangan melesat ke arahnya dan menyerangnya, dia tidak berhasil menghindar dari serangan itu, dia menyerang bayangan itu tetapi tidak ada apa apa ditempat bayangan itu melesat, sebuah bayangan muncul lagi dan menyerangnya, dia masih bisa menghindarinya, lalu bayangan lainnya muncul satu persatu dan menyerangnya


Ifrit hanya bisa menghindari beberapa serangan yang datang, sebuah Serangan dengan berbagai elemen menghujaninya, dia ingin menyemburkan apinya tetapi tidak bisa, dia hanya bisa menahannya dengan sayapnya


Saat dia dihujani oleh serangan berelemen, dua belas bayangan muncul dari berbagai arah dan menyerangnya, ifrit tidak tinggal diam dia beberapa kali berhasil menyerang bayangan itu


Bayangan bayangan itu semakin cepat menyerang ifrit membuatnya kewalahan, dia juga beberapa kali terkena serangan berdampak besar kepadanya, apalagi dia kesulitan bernapas sampai sampai pergerakannya menjadi melambat


Ifrit merasakan bahaya mendekatinya, dia menghindar ke samping tetapi sayap kirinya terkena serangan itu dan terpotong, ifrit kehilangan keseimbangan dan jatuh ke bawah, dia terus menerus jatuh ke bawah yang tidak ada ujungnya

__ADS_1


Bayangan bayangan itu menyerangnya pagi, tetapi ifrit merasakan bahwa mereka menyerangnya dari jauh, dia ingin bergerak untuk menghindari serangan yang datang, tetapi tidak bisa karena sayap kirinya sudah terpotong


Dia merasakan serangan yang datang ke arahnya, dia berusaha menghindar dengan menggunakan sayap kanannya untuk bergerak, tetapi terlambat dia terkena serangan itu dengan telak sampai membuatnya terjatuh lebih cepat karena terkena hempasan ledakan serangan itu


Sekelilingnya tiba tiba retak dan pecah, dia kembali ke tempat awal mereka bertempur, dia jatuh ke tanah dengan keras sampai sebuah kawah besar muncul di tempat dia jatuh, rokuda, Kaguya dan yang lainnya jatuh juga disekitar ifrit, rokuda dan Kaguya berusaha berdiri


" Khak" mereka berdua mengeluarkan darah dari mulut mereka, mereka jatuh berlutut sambil menahan tubuh mereka menggunakan senjata mereka agar tidak terjatuh, mereka berdua berubah berdiri lalu berjalan ke arah ifrit yang sedang terbaring lemah


" Kenapa kau bisa disebut sebagai empat bencana, padahal sifatmu berbeda dengan Skylar" ujar Kaguya, dia bersandar di tubuh ifrit dan rokuda juga bersandar di sampingnya


" Jangan samakan aku dengan burung itu, aku adalah naga, ras yang tidak pernah peduli dengan duniawi" ujar ifrit angkuh tetapi suaranya terdengar lemah

__ADS_1


" Ooh jadi kau memiliki alasan sampai kau menjadi seperti ini" ujar Kaguya


" Apa kau mau mendengarkan ceritaku" ujar ifrit


" Tentu, aku akan mendengarkan ceritamu sambil memulihkan tenaga kami" seru Kaguya


" Dulu aku hidup di pedalaman hutan, aku hanya hidup sendirian di hutan dan kegiatanku hanya tidur atau makan, sampai aku bertemu dengan sekelompok orang yang tersesat, mereka terdiri dari dua perempuan dan satu laki laki, awalnya mereka takut kepadaku tetapi seorang perempuan di antara mereka hanya menatapku dengan kagum, aku tidak tau apakah otaknya sudah rusak atau aku tidak terlalu menakutkan untuknya" ujar ifrit lalu menghela nafas, Kaguya melihat mata ifrit yang menunjukkan ketertarikan


" Dia bertanya kepadaku tanpa ada rasa takutpun, dan aku langsung menjawabnya lalu menunjuk jalan untuk keluar hutan agar mereka bisa cepat cepat meninggalkanku sendirian, tetapi... besoknya gadis yang bertanya kepadaku kembali, dia berbicara tentang kehidupannya di tempatnya, tunggu bukan berbicara tetapi memaksaku mendengarkannya, dia benar benar gadis yang menyebalkan bahkan besoknya dia kembali lagi dan berbicara denganku lagi meskipun aku tidak menanggapinya" ifrit mengingat ingat kenangannya


" Dan lama kelamaan aku menanggapi ucapannya, aku bahkan menemaninya untuk mencari buah buahan dan tumbuhan obat obatan untuk dijual olehnya, dia bahkan beberapa kali membuatkanku makanan meskipun itu tidak terlalu mengenyangkanku tetapi aku suka saat gadis itu berbicara denganku, makanan untukku, atau tidur siang bersamaku itu adalah saat yang menyenangkan untukku, sampai saat itu tiba, perang antara ras terjadi sampai membuat tempat tinggalnya terseret oleh perang yang terjadi, karena khawatir aku pergi ke tempat tinggalnya tetapi sudah terlambat, tempat tinggalnya sudah hancur bahkan orang yang ada di sana terbunuh tidak ada yang hidup" wajah ifrit sedikit berubah menjadi dingin, tetapi Kaguya tau apa yang dirasakannya karena dimatanya dia memancarkan kebencian yang mendalam

__ADS_1


" Aku mencari gadis itu berharap dia masih selamat dari kejadian ini, tetapi harapan tetap harapan, aku melihat tubuhnya yang tertusuk sebuah pedang di perutnya, aku menghampirinya dan melihatnya yang masih bernafas, aku buru buru mencari sesuatu untuk menyelamatkannya, tetapi dia menghentikanku dengan suara kecilnya, dia berbicara kepadaku dengan suara yang lemah ' terimakasih untuk waktu yang aku habiskan denganmu, itu sangat menyenangkan sampai sampai aku ingin waktu itu berhenti bergerak, terimakasih telah menemaniku meskipun aku banyak bicara, dan terimakasih karena telah memberi tahuku bagaimana rasanya mencintai"


__ADS_2