Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 56


__ADS_3

Di hutan diluar kota rokuda dan Kaguya bersiap untuk kembali " hei ada asap yang keluar dari kepalamu" ucap rokuda menahan tawanya, Kaguya melototinya dan rokuda memalingkan wajahnya


" Cih" decak Kaguya kesal lalu berteleportasi ke kota astrowad di tempat biasanya mereka berteleportasi, saat sampai mereka berjalan ke arah kota


" Oh ya kau sudah bisa melepaskan topengmu" ucap rokuda sambil melepaskan topengnya


" Apakah tidak apa-apa?" Tanya Kaguya melihat rokuda


" Ya aku mendapatkan skill yang bisa menyembunyikan aura dan penampilan bahkan jika ada yang memiliki skill yang dapat melihat wujud asli sesuatu, skill itu masih tidak akan bisa melihatnya " ucap rokuda biasa saja


" Oh baik" Kaguya tidak melepas topengnya dia hanya memindahkannya ke samping kanan kepalanya, rokuda hanya memperhatikannya " ini untuk menghiasi rambutku meskipun topeng tidak cocok untuk menjadi aksesoris" ucap Kaguya menjawab kebingungan rokuda yang terlihat di wajahnya, rokuda menganggukinya


" Hei rokuda mana topengmu" ucap Kaguya mengulurkan tangannya, rokuda memberikan topeng yang sedang di pegangnya


" Untuk apa topeng itu?" Tanya rokuda, Kaguya lalu berjalan mundur di depan rokuda lalu memakaikan topengnya di tempat yang sama sepertinya


" Hhmm" Kaguya melihat penampilan rokuda lalu mengacungkan jempolnya " kau keren" ucap Kaguya lalu berbalik dan berjalan ke kota


" Hahh kau ada ada saja" ucap rokuda, Kaguya cekikikan mendengar perkataannya


Mereka mengantri untuk masuk ke kota, setelah masuk mereka menuju ke guild petualang, saat mereka sampai di guild Kaguya bertanya ke silfi


" Hei silfi apakah kau tau cara mendapatkan izin untuk masuk ke wilayah ras lain? Selain harus menjadi petualang rank SS" Tanya Kaguya kepada silfi " kami ingin ke wilayah ras lain untuk mencari dungeon tujuh dosa besar dan dungeon the Ruler of elements kalau tidak salah" ucap Kaguya saat melihat silfi yang ingin bertanya


" Jadi begitu" ucap silfi lalu memikirkan pertanyaan Kaguya

__ADS_1


" Ah kebetulan sepuluh hari lagi ada turnamen yang digelar di kerajaan exterland dan hadiah untuk pemenang adalah sebuah kartu identitas yang bisa di gunakan untuk masuk ke wilayah ras lain dan puluhan ribu koin emas" ucap silfi setelah mengingat informasi tentang turnamen yang akan terjadi


" Lalu syarat untuk ikut turnamen, rank petualang harus berada di rank apa dan berapa orang dalam satu party?" Tanya Kaguya


" Untuk rank kalian harus berada di rank S ke bawah dan setiap party maksimal terdapat lima orang, apakan hanya itu saja yang ingin kalian tahu?" Ucap silfi menjelaskan syaratnya


" Itu saja untuk syarat lainnya, kami akan cari tau setelah sampai di sana" ucap Kaguya lalu mengeluarkan beberapa kristal rank A sampai C dari dimensionnya " apakah kami bisa menukarnya dengan koin?" Tanya Kaguya meletakkan kristal di depan silfi


" Iya bisa, kebetulan ada misi untuk mendapatkan kristal elemen es dan untuk yang lainnya kami akan membayar setengahnya, apakah boleh?" Tanya silfi, Kaguya mengangguk menyetujui


Silfi lalu pergi untuk mengambil misi dan mencatatnya untuk menandai bahwa misi telah di selesaikan, lalu silfi memberikan bayarannya kepada Kaguya, setelah menerima bayaran dan berpamitan rokuda dan Kaguya pergi dari guild, di perjalanan Kaguya bertanya


" Apakah kita akan pergi ke penginapan?" Tanya Kaguya sambil melihat ke depan


" Kau saja, aku akan berada di luar" ucap rokuda, Kaguya melihat ke arahnya


" Tidak ada, aku hanya ingin di luar saja" ucap rokuda mengangkat bahunya


" Baiklah, berarti kita tidak perlu memesan penginapan" ucap Kaguya " aku akan ikut bersamamu" ucapnya tersenyum, rokuda melihatnya dan mengelus kepalanya


" Ayo kita pergi makan siang dulu, sudah lama kita tidak makan" ucap rokuda mengajak Kaguya


" Ok ayo kita pergi makan" ucap Kaguya, mereka lalu pergi mencari tempat makan


Setelah selesai makan mereka jalan jalan di kota sambil menunggu malam datang, saat malam datang mereka berdua naik ke atas atap rumah penduduk, rokuda mengeluarkan kulit serigala untuk di jadikan alas untuk tidur, rokuda berbaring di sana sementara Kaguya menarik tangan kiri rokuda dan menjadikannya sebagai bantalan dan berbaring di sampingnya

__ADS_1


" Saya minta izin untuk menggunakan tangan anda sebagai bantalan, apakah boleh tuan?" Tanya Kaguya menoleh ke samping dengan wajah polos


" Seharusnya kau izin dulu baru lakukan" ucap rokuda mencubit hidung Kaguya sebentar lalu melepaskannya, Kaguya hanya cekikikan


" Apa kau tertekan?" Tanya Kaguya melihat ke atas


" Apa?" Tanya rokuda berpura pura bingung


" Kau merasa bersalah karena sudah meniduriku, kan?" Tanya Kaguya, rokuda hanya diam


" Kalau kau masih merasa bersalah.." ucap Kaguya berhenti sebentar dan menempelkan kepalanya sambil menunduk " aku ingin kau memenuhi satu permintaanku" ucap Kaguya


" Baiklah, selama aku bisa akan aku lakukan" ucap rokuda serius, Kaguya menarik nafas


" Aku hanya ingin kau selalu menemaniku, meskipun kau tidak akan bisa menjadi orang yang mendampingiku seumur hidup, aku hanya ingin kau tetap menjadi teman yang selalu ada saat aku butuhkan" ucap Kaguya memeluk rokuda


Rokuda merasakan nafas Kaguya yang tidak teratur " bukankah ada eleina yang akan selalu di sampingmu" ucap rokuda mengelus kepala Kaguya


" Eleina berbeda dia sudah dari kecil bersamaku dan kau adalah orang pertama yang menerimaku apa adanya sebagai temanmu" ucap Kaguya " dan kau adalah cinta pertama dan terakhirku" batin Kaguya menahan kata yang ingin di keluarkannya


" Baiklah aku berjanji akan terus berada di sampingmu saat kau membutuhkan aku" ucap rokuda dengan suara lembut


" Terimakasih" ucap Kaguya


" Sama sama, kau tidurlah akan aku bangunkan saat sudah pagi" ucap rokuda, kaguya mengangguk dan tidak melepaskan pelukannya, rokuda melihat ke langit malam setelah memastikan Kaguya sudah tertidur

__ADS_1


" Sepertinya saat aku kembali, aku harus menjadikannya milikku, entah dengan cara paksa ataupun baik baik" batin rokuda dengan tatapan serius


__ADS_2