
Selesai makan mereka membersihkan bekas makanan mereka, dan tidur di bawah pohon
" Lelah sekali, meskipun aku tidak lelah pada tubuhku tapi pikiranku sangat lelah" ucap Kaguya berbaring di samping rokuda yang sudah tiduran di alas kulit bos serigala
" Nyaman sekali disini" ucap Kaguya berguling guling
Rokuda tidak mempedulikan Kaguya, dia membuka statusnya dan melihat lihat, rokuda terkejut dan langsung duduk
" Ini.." gumam rokuda memeriksa status senjatanya
" Ada apa? Kenapa kau sampai terkejut?" Tanya Kaguya, rokuda tidak menjawab pertanyaannya dia mengecek status senjata milik Kaguya
" Sial sudah berapa lama kita terjebak di sini?" Ucap rokuda kesal
" Kau kenapa?" Tanya Kaguya kembali
" Lihat saja status senjatamu kau akan tau" ucap rokuda lalu berbaring kembali
Kaguya lalu membuka statusnya dan melihat senjatanya, dia terkejut dan langsung duduk "ini- ini tidak mungkinkan?" Ucap Kaguya dia kembali tenang dan berbaring kembali
" Skill eternal body sebuah skill yang membuat pengguna tidak merasakan lapar, mengantuk dan terkena sebuah penyakit ataupun racun, jadi karena ini kau terkejut" ucap Kaguya menoleh ke samping
" Setelah kita selesai tidur kita tidak perlu setengah setengah lagi, entah sudah berapa lama kita di sini" ucap rokuda melihat ke atas
" Kau benar, tapi sungguh sayang sekali skill ini tidak bisa menetralkan kutukan, dengan begitu aku tidak perlu khawatir jika ada lantai yang memiliki kutukan" ucap Kaguya kecewa
__ADS_1
" Recovery sepertinya bisa menghilangkan kutukan tapi, skill ini harus berada di level lima keatas jika ingin menghilangkan kutukan" ucap rokuda acuh tak acuh
" Kalau begitu mohon bantuannya jika aku terkena kutukan" ucap Kaguya menoleh ke rokuda dengan senyumannya
" Oke, sekarang kau tidur saja" ucap rokuda dijawab anggukan oleh Kaguya, mereka berdua menutup mata mereka dan tidur
Setelah mereka beristirahat mereka ingin melanjutkan perjalanan " tunggu sebentar" ucap Kaguya menghentikan rokuda
" Aku ingin membuat lingkaran sihir teleportasiku sendiri agar kita bisa kembali lagi ke sini" ucap Kaguya lalu berjalan ke dekat danau dan menggunakan kemampuannya untuk membuat altar seluas sepuluh meter dia menggambar lingkaran sihir menggunakan tulisan dunianya agar tidak ada yang bisa menirunya
" Baiklah selesai aku akan mencoba dilantai atas kalau tidak bisa aku akan mencobanya di lantai bos" ucap Kaguya setelah selesai menggambar lingkaran sihir
Mereka berdua naik ke atas semua sampai rokuda mengeluarkan mahkluk panggilannya
" Kau benar benar ingin serius?" Tanya Kaguya, rokuda hanya menganggukkan kepalanya
" Mereka sudah bertemu musuh" ucap rokuda melihat melalui mata aigle
" Apa saja monster yang mereka lawan?" Tanya Kaguya kepada rokuda
" Goblin, wolf, trees, dan Golem empat jenis sekaligus, sepertinya kita memang harus mulai serius" ucap rokuda
" Oke, apa kita akan berpencar?" Tanya Kaguya
" Tidak usah, aku juga akan menggunakan kemampuanku untuk memulihkan mana agar skill recoveryku naik level" ucap rokuda menggelengkan kepalanya
__ADS_1
" Baiklah ayo kita pergi" ucap Kaguya
Mereka berjalan ke kanan, di perjalanan mereka menemukan beberapa monster tapi Kaguya Langsung menghujani mereka dengan sihir esnya, setelah beberapa waktu mereka menemukan segerombolan monster
Rokuda maju dan menebas semua monster yang berada di jangkauannya, dan Kaguya membantu dari belakang menggunakan sihirnya, sesekali dia berteleportasi di belakang rokuda atau di sampingnya, setelah selesai mereka melanjutkan perjalanan tidak lupa mengambil kristal elemen yang dimiliki beberapa monster yang mereka bunuh
Mereka naik ke atas sedikit demi sedikit rokuda juga memulihkan mana Kaguya, mereka melanjutkan perjalanan dan tidak terasa mereka sudah mencapai lantai enam puluh
" Aaahh kita beristirahat dulu" ucap Kaguya, mereka sekarang berada di depan gerbang lantai enam puluh
" Apa kau merasa lelah?" Tanya rokuda dia lalu duduk di samping Kaguya
" Tidak ada, aku hanya ingin beristirahat sebentar" ucap Kaguya bersandar pada rokuda
" Oh benar juga, kita tidak pernah menggunakan senjata asli kita" ucap Kaguya tersadar, sebuah lingkaran berwarna hitam seukuran bola basket muncul di samping kiri Kaguya, sebuah tongkat muncul dari lingkaran hitam itu Kaguya menariknya
" Kau benar juga kita belum mencoba senjata asli kita, karena kita tidak bisa mengeluarkannya secara sembarangan" ucap rokuda melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan kaguya, tapi milik rokuda adalah sebuah pedang bermata dua berwarna hitam dan putih sedangkan milik Kaguya tongkat berwarna perak
" Ya kau benar, karena senjata milik pahlawan yang memiliki kristal elemen di senjatanya, senjata lainnya biasanya terbuat dari kristal mana bukan memangnya di senjatanya" ucap Kaguya melihat senjatanya yang sudah lama tidak dia lihat
" Baiklah kita gunakan senjata asli kita sampai kita keluar dari sini" ucap rokuda lalu berdiri dia mengulurkan tangannya
" Oke, kita juga tidak pernah menggunakan senjata ini, sesekali kita harus menggunakannya agar tidak berkarat" ucap Kaguya mengambil tangan rokuda dan berdiri
" Kau kira senjata seorang pahlawan bisa berkarat" tanya rokuda mengejeknya
__ADS_1
" Tentu saja" jawab Kaguya " tidak" lanjutnya dia terkekeh kecil
" Kita mulai saja, ayo" ucap rokuda mendorong gerbang