
Resepsion itu mengetuk pintu " guild master ada seseorang yang ingin menemui anda" ucapnya sopan, sebuah suara menyuruhnya untuk masuk
" Silahkan" ucap resepsion itu membukakan pintu dan mempersilahkan rokuda dan Kaguya masuk ke dalam
Mereka berdua masuk ke dalam dan melihat lelaki paruh baya yang sedang melihat dokumen di mejanya, lelaki mengangkat kepalanya dan melihat rokuda dan Kaguya, dia terkejut dan berdiri dari kursinya
" Halo guild master kaslor, sudah satu Minggu kita tidak bertemu" " ujar Kaguya dengan wajah datar
" Tuan dan nona pah...." Perkataannya di potong oleh Kaguya
" Tidak usah banyak bicara, kami ke sini hanya ingin menyerahkan ini" ujar Kaguya, dia duduk di sofa diruang itu bersama rokuda lalu mengeluarkan pedang kutukan dan menaruhnya di atas meja, kaslor terkejut saat melihat ke arah pedang yang di keluarkan Kaguya
"Ini.." ujar kaslor bergetar ketakutan, karena bahkan jika ada lima orang yang berlevel sama dengan jendral iblis mereka belum tentu bisa membunuhnya bahkan untuk membuatnya di ambang kematian
" Urusan kami sudah selesai, kami akan pergi dulu" ujar Kaguya berdiri lalu pergi bersama rokuda, kaslor tersadar dan ingin menghentikan mereka, tetapi dia tidak melihat mereka lagi
" Oh ya seharusnya pakaian kita sudah selesai bukan" ujar Kaguya, mereka menuruni tangga
" Ya seharusnya sudah selesai, apakah kau ingin mengambilnya?" Tanya rokuda, Kaguya mengangguk untuk menjawabnya, saat mereka ingin keluar sebuah suara memanggil mereka
" Hei kalian berdua" ujar orang itu di sebelah kiri tidak jauh dari mereka berdua
" Ada apa ketua tim another world?" Tanya Kaguya malas dia melirik orang itu
__ADS_1
" Namaku Shinji bukan ketua tim" ujar Shinji
" Ya terserah kau saja, lalu ada keperluan apa kau menghentikan kami?" Tanya Kaguya malas, dia melihat ke belakang mereka, wajahnya perlahan lahan berubah menjadi senang
" Pertarungan kita belum selesai, aku ingin kita melanjutkan pertandingan kita" ucap Shinji dengan wajah serius
" Apakah anggotamu sudah setuju dengan pendapatmu?" Tanya rokuda dingin, meskipun Shinji bisa mempertahankan ekspresi wajahnya, dia masih bisa melihat bahwa Shinji tertarik dengan Kaguya
" Kami sudah mendiskusikannya dan setuju untuk melanjutkan pertandingan" ujar Shinji
" Oke besok pagi di arena" ujar rokuda acuh tak acuh, Kaguya berjalan ke arah Shinji
Shinji yang melihat Kaguya jantungnya berdetak kencang, saat kaguya mendekat dia ingin menyapanya, tetapi Kaguya melewatinya dan pergi ke papan misi, Shinji melihat Kaguya yang melewatinya dan melihatnya mengambil sebuah misi, lalu memberi tau resepsionis bahwa dia mengambil misi ini, setelah resepsionis menyetujuinya dia kembali ke samping rokuda
" Tidak, yang aku butuhkan adalah jaring mereka dan di sarang mereka pasti banyak jaring laba-laba yang mereka buat" ujar Kaguya senang
" Apa yang ingin kau buat dengan jaring itu?" Tanya rokuda
" Aku ingin membuat kendaraan" ujar Kaguya bersemangat, rokuda tidak bisa berkata apa-apa setelah mendengar perkataannya
" Kau benar benar seenaknya sendiri" ujar rokuda menghela nafas
" Kalau begitu besok pagi kami akan pergi ke arena, sampai jumpa" ujar Kaguya lalu menarik rokuda pergi, meninggalkan Shinji yang mematung
__ADS_1
Mereka berjalan ke arah toko pakaian yang menjahit pakaian mereka " hydra, qilin, Hua, kitsune, ouris, dan Nike kalian pergilah ke arah barat, jika kalian pergi ke arah barat akan ada sebuah gua, kalian habisi semua monster di dalam sana dan ambil jaring laba-laba di sana sebanyak mungkin" ujar Kaguya sambil berjalan kaki
" Baik nona" ucap souris Dan Nike yang hanya bisa di dengar oleh rokuda dan Kaguya
" Oh ya jaring laba-labanya masukkan saja ke dalam sini" ujar Kaguya mengeluarkan sebuah kristal berbentuk kotak tipis dengan ukiran sihir di permukaannya, Kaguya mendekatkannya ke rokuda lalu kristal itu menghilang
" Tuan kalian sebenarnya aku atau bukan, kenapa kalian malah menurutinya dengan senang hati" ujar rokuda dengan suara datar
" Bukankah tuan juga tidak mencoba untuk menghentikan nona, memberikan perintah kepada kami" ujar Nike dengan polos
" Baiklah pergi saja kalian" ujar rokuda dingin, mereka semua bingung, Kaguya memindahkan mereka saat mereka akan keluar dari dimension mereka
" Pfff aku tidak tau bahwa kau bisa merasa cemburu karena bawahanmu menuruti permintaanku" ujar Kaguya menahan tawanya
" Terserah kau saja" ujar rokuda acuh tak acuh
" Hei bagaimana menurut kalian tentang tuan kalian yang sekarang?" Tanya Kaguya kepada aigle dan yang lainnya
Mereka semua menahan perkataan mereka setelah merasakan aura rokuda " apa!" Ucap rokuda dingin
" Tidak ada, tidak ada" ucap mereka terburu buru
" Ckckck kau hanya bisa mengertak orang lain" ucap Kaguya, rokuda hanya acuh tak acuh
__ADS_1
Setelah mereka sampai di depan toko pakaian, rokuda membuka pintu dan suara lonceng terdengar saat pintu terbuka, mereka berdua masuk dan melihat Edna yang menata pakaian rokuda dan Kaguya yang di pajang