
Ke esokan paginya mereka mempersiapkan diri untuk pergi ke dungeon dosa *****, mereka lalu pergi untuk mengembalikan kunci kamar dan pergi ke Utara ke arah gerbang kota
Mereka keluar dari kota dan berjalan ke dalam hutan saat di dalam hutan rokuda mengeluarkan tigre,
Tigre masih dalam keadaan menjadi manusia dia tau keinginan rokuda kenapa memanggilnya lalu dia berubah menjadi harimau putih tanpa menggunakan armornya
" Ayo" ucap rokuda lalu naik dan mengulurkan tangannya untuk membantu Kaguya
Kaguya menerimanya dan naik ke punggung Tigre di depan rokuda " kau santai saja Tigre tidak usah terburu-buru" ucap Kaguya menepuk kepala Tigre
" Baik nona" ucap Tigre sambil mengangguk dia lalu berlari dengan kecepatan yang sama seperti seekor kuda, mereka terus berjalan selama tiga hari dengan istirahat sesekali
Saat ini mereka sedang menuju ke sebuah desa yang dekat dengan mereka sementara di kejauhan ada seseorang yang melihat rokuda dan Kaguya dari atas menara " hei ada seorang petualang yang sedang menuju ke mari kau laporkan pada ketua" ucap orang itu memberi tau seseorang di sampingnya
" Baik, kau tanyakan pada mereka untuk apa mereka ke sini saat mereka sudah sampai di sini ucap orang yang di sebelahnya, dia lalu turun dan pergi untuk melapor
Sementara mereka bertiga sudah tau bahwa mereka sedang di awasi " tuan, nona apakah kalian akan membiarkan orang itu?" Tanya Tigre kepada mereka berdua
" Biarkan saja mereka hanya seorang bandit" ucap rokuda acuh tak acuh dan disetujui oleh Kaguya, Tigre tidak bertanya lagi dan berjalan ke arah desa
Saat mereka sampai di depan desa mereka di cegah oleh seseorang " berhenti, ada urusan apa kalian ke sini" ucapnya yang melihat rokuda dan Kaguya dengan curiga karena mereka berdua menggunakan topeng
Rokuda dan Kaguya lalu turun sementara Tigre mengecil menjadi seekor kucing dan Kaguya lalu memeluk Tigre di tangannya
__ADS_1
" Kami hanya ingin beristirahat di sini desa ini, memangnya ada apa?" Tanya Kaguya dengan wajah polos meskipun di tutupi oleh topeng
" Tidak ada aku hanya bertanya silahkan masuk" ucap orang itu mempersilahkan rokuda dan Kaguya masuk
Mereka berdua masuk dan pergi ke dalam desa sementara orang itu menatap mereka berdua dengan curiga, mereka berdua pergi ke penginapan yang mereka temui dan memesan kamar tidur, di kamar tidur rokuda berbaring di kasur sementara Kaguya duduk di sisi kasur
" Bagaimana apa kita akan menyelamatkan desa ini atau tidak?" Tanya rokuda pada Kaguya
" Menurutmu?" Tanya Kaguya tidak menjawab pertanyaan rokuda
" Aku tidak peduli" ucap rokuda acuh tak acuh
" Ya itu memang sifat aslimu jadi aku tidak bisa membantah, tapi sesekali kita bisa menyelamatkan seseorang jadi kita akan selamat desa ini" ucap Kaguya lalu berbaring, rokuda hanya melihatnya dan tidak menjawab, Kaguya mengerti diam rokuda artinya dia akan mengikutinya
Kaguya membuka jendela dan melihat keluar seseorang yang mengawasi mereka berdua melihat Kaguya dan terpesona dia tidak mengedipkan matanya dan terus memandangi wajah Kaguya
Kaguya berpura pura menyadarinya dan terkejut dia lalu menutup jendela dan pergi ke dalam, sementara orang itu pergi untuk memberikan informasi tentang rokuda dan Kaguya
" Apa sudah selesai?" Tanya rokuda melirik Kaguya, tetapi Kaguya merasakan suara rokuda yang berbeda seperti dia sedang kesal
" Hei rokuda apa kau mengendus bau orang yang sedang kesal?" Tanya Kaguya sambil menghalangi mulutnya dengan tangannya
" Aku tidak merasakan apapun" ucap rokuda dengan wajah datar
__ADS_1
" Hooo benarkah?" Tanya Kaguya mendekati rokuda dan menunjuk nunjuk pipinya
" Kalau kau tidak berhenti aku akan memakanmu sekarang juga" ucap rokuda melirik Kaguya
" Oohh benarkah? Kalau begitu lakukan" ucap Kaguya merentangkan tangannya dengan posisi duduk di samping rokuda
Rokuda hanya melihatnya dengan wajah datar, dia lalu menarik tubuh Kaguya dan memeluknya " tidur saja" ucap rokuda singkat lalu menutup matanya
" Kau benar benar tidak bisa melangkah lebih jauh ya" ucap Kaguya dengan suara kecil " padahal sekarang kita jauh dari pengawasan orang tua kita jadi kau tidak perlu menahan diri" tambahnya, dia tidak mendengar rokuda menjawab jadi dia menutup matanya untuk tidur
Rokuda membuka matanya dan melihat Kaguya yang tertidur di pelukannya, dia mengelus kepala Kaguya dan memperbaiki rambut yang menghalangi wajah Kaguya
" Karena jika aku sampai menyentuhmu aku harus bertanggung jawab kepadamu dan kau akan kesulitan karena ayahmu melarangmu bersamaku dan kau tidak bisa melawannya, jika kau melawannya ibumu akan membantumu dan akan menyebabkan keluargamu hancur, aku tidak menginginkan jika orang yang aku cintai kehilangan karena keegoisanku" batin rokuda mengelus kepala Kaguya dia lalu menutup matanya kembali dan tidur
Sementara orang yang mengawasi rokuda dan Kaguya melaporkan kejadian yang terjadi tadi
" Ketua sepertinya mereka memang hanya ingin beristirahat di sini jadi apakah kita akan menangkap mereka atau membiarkan mereka pergi?" Tanya orang yang mengawasi rokuda dan Kaguya
" Jika mereka tidak menggangu kita maka biarkan saja" ucap orang yang dipanggil ketua
" Tapi perempuan yang ke sini sangat cantik ketua, aku bahkan tidak pernah melihat perempuan yang lebih cantik atau bisa setara dengannya" ucap orang itu
" Hee kalau kau bilang begitu maka kita harus menangkapnya dan bersenang senang dengannya" ucap ketua itu dengan tatapan mata penuh *****, orang itu mengangguk dan pergi
__ADS_1