
Semua orang yang melihat Kaguya dan rokuda tercengang termasuk para petualang rank S yang berada di atas
Rokuda lalu berjalan ke depan tanpa menghiraukan orang orang di depannya, pemimpin orang yang menghadang rokuda dan Kaguya tersadar dia marah lalu ingin mengulurkan tangannya untuk menghentikan rokuda, tetapi tangannya menembus tubuh rokuda sementara rokuda tetap berjalan ke depan menembus tubuh pemimpin itu
Mereka yang melihat menahan nafas mereka karena terkejut, rokuda mengabaikan mereka dan menuju ke arah Kaguya
Sementara Kaguya sudah sampai di depan meja silfi " silfi kami kembali" ucap Kaguya
" Eh anda siapa, saya tidak kenal dengan anda?" Ucap silfi melihat orang bertopeng di depannya
Kaguya menyadarinya kalau dia masih menggunakan topeng, Kaguya lalu mengeluarkan kartu guild petualangnya " sekarang kau tau siapa akukan?" Tanya Kaguya kepada silfi, dia melihat ke kartu itu
" Ah ternyata ini kau Kaguya" ucap silfi " APA!, KAGUYA" ucap silfi terkejut, Kaguya menutup telinganya " jangan berteriak telingaku jadi panas ini" ucap Kaguya
" Ya aku hanya terkejut, kau dan rokuda sudah hilang selama empat bulan" ucap silfi setelah menenangkan dirinya
" Tadi kau bilang berapa bulan" tanya Kaguya sedikit mengeluarkan aura membunuhnya
" Itu kalian sudah menghilang selama empat bulan kukira kalian mati dalam penaklukan dungeon" ucap silfi dengan santai tanpa menyadari aura milik Kaguya
" Empat bulan!!" Ucap Kaguya dengan nada dingin dan ***** membunuh dia mencengkeram meja sampai meja itu retak
Rokuda yang tadi sampai melihat Kaguya yang sedang marah dan berjalan ke arahnya " kau tenanglah atau kau akan membuat silfi trauma" ucap rokuda menepuk kepala Kaguya
Kaguya tenang secara perlahan dan membuat suasana yang tadi mencengkam menjadi hening " ah kalian lanjutkan saja kegiatan kalian tidak perlu pedulikan kami" ucap Kaguya dengan nada datar, mereka lalu melanjutkan kembali kegiatan mereka
__ADS_1
" Ehem maaf silfi tadi aku lepas kendali" ucap Kaguya berdehem untuk membangunkan silfi dari ketakutannya
" Eh i-itu tidak masalah" ucap silfi tersadar tetapi masih sedikit ketakutan, Kaguya tidak memikirkannya karena itu wajar untuk orang biasa jika mereka ketakutan jika terintimidasi
" Ah kami ke sini untuk mengambil bayaran kami saat menyelesaikan misi itu" ucap Kaguya
" Ah iya ini aku menyimpannya jika saja kalian kembali ke sini" ucap silfi memberikan kantong berisi koin emas, Kaguya mengambilnya dan memegangnya ditangannya
" Oh ya kalian ada dimana empat bulan ini? Dan kenapa kalian memakai topeng?" Tanya silfi
" Kami terkena jebakan yang membuat kami dikirim ke sebuah dungeon dan kami harus menyelesaikannya jika kami ingin keluar dan untuk topeng itu ra-ha-sia" ucap Kaguya dengan nada menggoda
" Ehem baiklah aku mengerti" ucap silfi berdehem untuk menenangkan dirinya " oh kalian sudah level berapa?, Jika kalian sudah bisa melawan monster rank B tolong kalian ikuti untuk membersihkan sebuah dungeon" ucap silfi
" Begini satu Minggu yang lalu terdapat sepuluh dungeon yang muncul secara bersamaan" ucap silfi, Kaguya terbatuk setelah mendengarnya
" Aku ingin bertanya kepadamu silfi" ucap Kaguya dengan serius
" Tanyakan saja" ucap silfi melihat Kaguya dengan bingung kenapa dia berubah menjadi serius
" Pertama apakah kau harus melewati sebuah gerbang untuk masuk ke dalam dungeon?" Tanya Kaguya
" Bagaimana kau bisa tau?" Tanya silfi terkejut, Kaguya tidak menghiraukannya dan melanjutkan pertanyaannya
" Kedua dungeon ini ada yang memiliki aura menakutkan dan ada juga yang memiliki aura yang lemah bukan?" Tanya Kaguya lagi, silfi mengangguk
__ADS_1
" Dan terakhir gerbang dungeon ini memiliki gambar sekelompok slime, seekor serigala, pepohonan, pegunungan, air, dataran rendah, dan kabut?" Tanya Kaguya
" Wow kau hebat sekali bisa tau, apakah kau pernah melihatnya di jalan?" Tanya silfi
" Tidak, lebih tepatnya kami yang menaklukkan semua dungeon itu dan untuk berpartisipasi dalam penaklukan dungeon aku menolaknya, bukan maksudku kami menolaknya" ucap Kaguya setelah berdiskusi dengan rokuda melalui pikirannya
" Eh kalian yang menaklukkannya?" Tanya silfi terkejut, Kaguya mengangguk dan silfi mematung karena terkejut
" Tapi akan memberikan informasi tentang monster, suasana di dalam dan apa arti dari gambar di gerbang dungeon" ucap Kaguya, silfi tersadar kembali
" Ah kalau begitu mohon bantuannya" ucap silfi lalu mengeluarkan buku tulis untuk mencatat perkataan Kaguya
Kaguya memberi tau semua informasi tentang dungeon, silfi mencatat dengan serius dan berhenti bernafas saat mendengar informasi tentang dungeon dengan gambar kabut
" Apakah ini benar, di dalam dungeon ini udaranya beracun dan memiliki kutukan?" Tanya silfi dengan nada gemetar
" Ya meskipun rank monster di sana adalah monster rank A tapi bukan monster yang harus di hadapi tetapi udara dan kutukan yang terdapat di sana yang berbahaya" ucap Kaguya acuh tak acuh
" Lalu bagaimana kalian bisa menyelesaikan dungeon itu?" Tanya silfi dengan heran
" Dengan skill untuk menangkal racun dan kutukan, kami secara bergantian menggunakannya secara terus menerus sampai kami mendapatkan skill kekebalan terhadap racun dan kutukan" ucap Kaguya dengan datar, silfi mengangguk " ya kalau mereka tidak percaya dengan informasi ini, ya sudah aku juga sudah memberikan informasi yang aku ketahui, oh ya dan untuk jumlah monster di dalam aku tidak yakin karena kami membunuh mereka tanpa menghitung berapa banyak monster yang kami bunuh" ucap Kaguya
" Tidak apa-apa informasi ini saja sudah membantu kami" ucap silfi berterima kasih kepada Kaguya
" Ya kalau tidak ada lagi, aku akan pergi" ucap Kaguya lalu mengajak rokuda, silfi mengangguk dan berterima kasih, mereka meninggalkan guild petualang dan pergi ke penginapan
__ADS_1