
Langit menjadi mendung dan sebuah petir sepanjang satu meter jatuh satu persatu semakin lama semakin banyak seperti hujan yang deras
Petir menghujani air tempat para monster berada, saat petir mencapai air aliran listrik menyebar ke segala arah menyebabkan para monster tersengat oleh aliran listrik, para monster menjadi kaku dan lama kelamaan mengambang lalu mati
Kaguya dan rokuda yang melihat itu tidak tinggal lama, rokuda memerintahkan aigle untuk bergerak maju, mereka tidak turun karena tidak tau seberapa besar jangkauan aliran listrik itu, mereka berdua beserta aigle berkeliling lantai setelah lama mencari mereka melihat sebuah gerbang yang mengambang dengan tegak di atas air
" Sepertinya itu adalah gerbangnya" ucap Kaguya melihat ke arah kiri, rokuda juga melihatnya
" Sepertinya itu memang gerbangnya, aigle bergerak ke arah kiri" perintah rokuda kepada aigle
Aigle belok ke kiri dan menambah kecepatan terbangnya, setelah mereka sampai di gerbang itu Kaguya menggunakan skillnya untuk membuka gerbang mereka lalu masuk sementara aigle kembali
" Ini benar benar merepotkan, tidak ada daratan di sana dan kita harus terus menerus menggunakan kemampuan kita" ucap Kaguya dia bersandar di dinding
" Memang semakin kita ke atas semakin sulit medannya, aku hanya berharap kita bisa bertahan saat berada di Medan beracun atau terkutuk" ucap rokuda bersandar di dinding, Kaguya meliriknya tidak mengatakan apa-apa
Setelah mereka beristirahat mereka melanjutkan perjalanan kembali, mereka menelusuri jalan untuk mencari gerbang ke lantai atas dengan menunggangi serpent atau aigle saat salah satu dari mereka kelelahan, mereka juga sesekali membasmi monster yang mendekat
Sudah berapa lama perjalanan mereka akhirnya mereka sampai di ruang bos, mereka berdua masuk dan terjatuh lagi seperti di lantai lantai sebelumnya
" Aaahh aku mulai kesal sekarang" ucap Kaguya, rokuda menahan tawanya, mereka bermanuver di udara untuk membuat tubuh mereka berdiri
__ADS_1
Mereka berdiri di udara dengan Kaguya yang sedang melayang dan rokuda yang sedang berpijak pada udara
" Sekarang dimana bosnya" ucap Kaguya melihat sekeliling
Sebuah tentakel besar keluar dari dalam air dan ingin menangkap rokuda dan Kaguya, mereka berdua menghindar ke belakang
" Oh ayolah jangan tentakel lagi" ucap Kaguya kesal, lalu sebuah monster berukuran besar keluar dari air
" Kraken kah, ini akan merepotkan" ucap rokuda setelah melihat monster yang keluar dari dalam air, rokuda mengeluarkan mahkluk panggilannya dia menggunakan skillnya agar Tigre dan cerberus dapat berjalan di udara
Kaguya melihat ke rokuda dan mahkluk panggilannya " apakah kita bisa membunuhnya sebelum dia bisa menyerang?" Tanya Kaguya pada rokuda
" Itu akan sulit karena dia besar, mungkin dia sebesar stadion sepakbola jika menghitung dengan panjang tentakelnya, tapi jika kita tidak membiarkannya menyerang kita mungkin dapat dengan cepat membunuhnya" ucap rokuda melihat ke arah Kraken
Rokuda dan mahkluk panggilannya maju menyerang Kraken, Kaguya lalu mengikat Kraken membuatnya tidak bisa bergerak, rokuda dan lainnya menyerang secara membabi buta sementara Kaguya juga menembakkan ratusan bola api dan tombak es
Kraken yang tidak bisa bergerak mengeluarkan racun dari mulutnya dan menembakkannya ke arah rokuda, Kaguya melihat itu membuat pelindung disekitar rokuda lalu menyerap racun itu
" Meskipun racun tidak berpengaruh tapi kulit masih bisa terpengaruh oleh cairan yang bersifat korosif" gumam Kaguya dia mengembalikan serangan Kraken ke arahnya
Serangan itu terkena mata Kraken, Kraken menjerit dan mengeluarkan asap dari tubuhnya, Kaguya melihat itu mengeluarkan skillnya
__ADS_1
"tornado " gumam Kaguya, rokuda merasakan angin berkumpul di sekitar Kraken dia menyuruh lainnya untuk menjauh
Sebuah pusaran angin mengelilingi Kraken dan membuat asap yang dikeluarkan Kraken tertarik ke pusaran angin Kraken juga tertarik ke udara, Kaguya tidak berhenti menyerang dia mengeluarkan skillnya lagi
" Circle of fire" sebuah cincin api muncul di sekitar pusaran angin dan terbang menuju ke pusaran angin
Pusaran angin berubah menjadi terbakar " Inferno" gumam Kaguya, rokuda tidak diam dia menggunakan skillnya
" judgment sword" gumam rokuda dia melemparkannya ke pusaran, pedang itu masuk ke dalam pusaran angin dan mengikuti arah berputar
Kraken mengibaskan tentakelnya untuk keluar, dia terluka terkena serangan Kaguya dan rokuda, setelah beberapa saat Kaguya menghentikan skillnya, Kraken terjatuh dari udara
" Waktunya penghabisan" ucap Kaguya " water sword stab" gumam Kaguya sebuah pedang raksasa keluar dari dalam air
" Sword of the death, Slash of light" gumam rokuda menebas udara sebanyak dua kali, sebuah
tebasan berbentuk bulan sabit menuju ke arah Kraken
Lalu aigle mengeluarkan pusaran angin dan melemparkannya, Tigre menembakkan petir, serpent menembakkan tombak beracun dan cerberus menembakkan bola api
Semua serangan menenai Kraken membuatnya terbunuh dan beberapa bagian tubuhnya terpotong, Kaguya mengangkat serpent karena sekarang air sedang mengeluarkan listrik, serpent melihat ke arah Tigre, Tigre menundukkan kepalanya untuk berpamitan ke rokuda dan Kaguya dia lalu kembali di ikuti oleh cerberus, aigle dan terakhir serpent
__ADS_1
" Ayo kita lanjutkan saja ke lantai atas" ucap Kaguya lalu terbang ke gerbang yang berada di belakang Kraken bersama rokuda
JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK