
" oke kita akan sedikit serius" ucap rokuda, dia menjatuhkan pedangnya begitupun Kaguya, sementara tim Hans sudah berkumpul
" Oh apakah kalian sudah menyerah" ucapnya mengejek, sementara para penonton kecewa
" Aku tidak menyerah, aku hanya Mengganti tujuanku, karena sekarang aku sangat ingin membunuhmu" ucap Kaguya dingin dengan hawa membunuh, membuat para penonton bergetar ketakutan
Sebuah pusaran hitam muncul di samping rokuda dan Kaguya, lalu keluar sebuah gagang pedang dan kepala tongkat sihir muncul, mereka berdua mengambilnya dan menariknya keluar, bersamaan dengan munculnya sebuah sarung tangan besi dan sepatu besi di tubuh rokuda dan Kaguya
Rokuda menghilang dan muncul di belakang tim Hans beberapa meter dari mereka " lebih baik kau tidak mati terlalu cepat, karena aku tidak akan puas jika kau langsung mati" ucap Kaguya dingin
Mereka berempat tersadar dari keterkejutan mereka " memangnya kau bisa membunuhku hanya dengan tongkat kayu itu" cibir Hans mengejek Kaguya sementara rekannya sudah meningkatkan kewaspadaan mereka
Rokuda dan Kaguya masuk dalam kuda kuda menarik pedang membuat rekan Hans menjadi bertambah gugup, Kaguya menghentikan waktu semuanya kecuali dia dan rokuda, mereka berdua lalu menerjang dan menebas hans dan rekannya ratusan kali lalu berganti posisi, saat mereka berhenti bergerak, waktu juga kembali normal dengan rokuda dan Kaguya yang membelakangi tim Hans
" incision storm" gumam mereka berdua sambil menyarungkan pedang mereka yang setengah terbuka
Ratusan sayatan muncul di sekitar mereka, dan menyayat tubuh mereka, mereka berempat jatuh terduduk sementara Ella langsung menyembuhkan mereka
" Kalian sialan" geram Hans kesal dengan tubuhnya yang terdapat lebih banyak luka dari pada rekannya
__ADS_1
" Heee ternyata kemampuan hanya seperti ini, dasar sam-pah" ujar Kaguya menekan kata terakhirnya sambil melihatnya dengan tatapan dingin
" Willy, Diane kalian hadapi laki laki itu, aku dan Ella akan mengurus perempuan itu" perintah Hans mengabaikan lukanya, dia berdiri dan maju menyerang Kaguya sementara Willy dan Diane menyerang rokuda, sebelum Hans bisa menyerangnya dia berkata
" Sayang sekali, tapi aku bukan lawan kalian" ucap Kaguya menggelengkan kepalanya, sebelum kapak Hanz mengenai kepala Kaguya, dia berpindah tempat dengan rokuda yang sudah bersiap membelokkan serangan Hans, mereka semua terkejut tetapi rokuda mengabaikannya dan menebas hans, dia terkena serangan telak dan melompat mundur, lukanya di sembuhkan dan dia melihat ke arah rekannya dan melihat Kaguya melambaikan tangannya yang berada di depan mereka, dia menggertakkan giginya lalu fokus mengalahkan rokuda
Di tempat Kaguya dia melawan Willy dan Diane atau lebih tepatnya dia melawan Willy dan Diane yang menonton pertarungan mereka
" Kenapa kau tidak?" Tanya Willy sambil menyerang Kaguya
" Aku tidak bisa mengeluarkan sihirku, seperti ada yang membatalkan rapalan atau mengacaukan sihirku" jawab Diane bingung, dia lalu menyadarinya dan melihat ke Kaguya yang menyeringai, dia terkejut dan memanggil Willy
" Aku tidak bisa melawannya, dia adalah orang yang mustahil di kalahkan oleh seorang penyihir" ucap Diane
" Kenapa?" Tanya Willy bingung
" Dia bisa membatalkan sihir, karena itu aku harus bertukar posisi dengan Ella" ucap Diane
" Kalian seharusnya tidak mengendurkan kewaspadaan kalian" ucap Kaguya matanya berubah menjadi warna emas dengan lingkaran sihir di tengah matanya begitupun dengan rokuda, dia lalu berganti posisi dengan Willy dan menendang Diane ke arah Willy, Diane terlempar ke arah Willy, Kaguya berganti posisi lagi dengan Willy dan menendang Diane lagi
__ADS_1
Ketiga kalinya di bertukar dengan Diane dan menendang Willy, Kaguya masih belum menarik pedangnya dan hanya menggunakan kakinya
Kaguya terus menerus menyerang mereka berdua, saat salah satu dari mereka ingin menyerangnya dia berpindah tempat membuat serangan mereka mengenai diri mereka atau rekannya sendiri
Di sebuah Padang rumput sebuah cahaya hitam berukuran besar bersinar, saat cahaya hitam itu memudar terlihat sebuah pasukan dengan jumlah lebih dari seratus ribu berdiri di sana
" Sekarang waktunya ras kita menguasai dunia ini" teriak seseorang yang berada di depan mereka
Mereka semua bersorak menanggapi teriakan orang di depan mereka, orang itu memerintahkan mereka untuk maju dan membantai semua orang di sekitar sini, mereka semua maju menuju ke desa bunga, sebuah ledakan terjadi di tengah tengah mereka dan membuat mereka waspada
Kaguya merasakan jebakannya terpicu membuatnya kehilangan fokus, Willy melihat itu menebas Kaguya, dia terkena serangan Willy dan membuatnya terlempar dan menabrak dinding sementara Willy dan Diane berkumpul kembali
" Kau kenapa?" Tanya rokuda melalui pikirannya
" Mereka sudah menyerang" ujar Kaguya sambil keluar dari dinding " sekarang bagaimana? Kita masih membutuhkan kartu identitas itu untuk bisa masuk ke wilayah ras lainnya" tanya Kaguya
" Aku akan mengirim mereka untuk melawan pasukan iblis" ucap rokuda memberikan perintah kepada aigle dan yang lainnya
" Oke kirim mereka padaku, aku akan mengirim mereka ke tempat pasukan iblis berada" ujar Kaguya sambil mengeluarkan sebuah kristal mana, menggunakan tangan kirinya
__ADS_1
Aigle dan yang lainnya keluar dari dalam sebuah lubang hitam di belakang rokuda membuat Hans terkejut dan menghindar, aigle dan yang lainnya keluar dengan bentuk kecil mereka dan berlari ke arah Kaguya mengabaikan Hans dan Ella