Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 57


__ADS_3

Menjelang pagi saat matahari akan terbit rokuda bangun dan menggendong Kaguya di tangannya lalu menyimpan kulit serigala di dalam bayangannya dan pergi ke arah gerbang kota


Di gerbang kota mereka berdua di hentikan, sebelum prajurit yang menjaga gerbang berbicara, rokuda menyuruhnya untuk diam dengan isyarat tangan, rokuda memperlihatkan kartu guild miliknya dan Kaguya yang sudah di siapkannya saat bangun tidur, prajurit itu melihat kartu identitasnya dan mempersilahkannya untuk keluar dari kota


Setelah sampai di dalam hutan, rokuda berteleportasi di dalam hutan di dekat kota labirin lust, rokuda menuju ke kota, karena penjaga gerbang tertidur, rokuda menekan auranya dan Kaguya agar mereka tidak merasakan keberadaan mereka berdua lalu masuk ke dalam kota


Rokuda ingin membuat headphone agar Kaguya tidak terganggu dengan suara di sekitar tetapi terlambat, Kaguya terbangun karena mendengar suara ambigu yang terdengar di sekitarnya, dia melihat ke kanan dan ke kiri lalu melihat ke atas dan melihat rokuda


" Kenapa kita ada di sini? Dan bisa kau turunkan aku" ucap Kaguya membenamkan wajahnya ke dada rokuda karena malu


" Kenapa kau masih malu, padahal kita sudah melakukan yang lebih ekstrim dari pada ini" ucap rokuda menggodanya sambil menurunkannya


" Diamlah, kau harusnya sudah tau kalau ada laki laki yang menggendong perempuan yang sedang tertidur akan membuat orang salah paham" ucap Kaguya melototinya


" Oh aku baru tau!" Ucap rokuda pura pura terkejut


" Oke, sekarang aku merasa ingin menghajarmu" ucap Kaguya berwajah datar sementara rokuda menunjukkan wajah polos" terserahlah, ayo percepat jalannya" Kaguya lalu berlari sambil menahan aura keberadaannya begitupun dengan rokuda yang mengikutinya di belakangnya


Mereka melewati penjaga gerbang tanpa di ketahui dan masuk ke dalam hutan, mereka lalu berhenti saat di dalam hutan, rokuda lalu memanggil Tigre dan mereka berdua naik ke punggungnya, Tigre lalu lari dengan cepat

__ADS_1


" Tigre, kau tidak perlu berlari terlalu cepat, santai saja kita masih memiliki waktu sembilan hari sebelum pendaftaran untuk turnamen habis" ucap Kaguya menepuk kepala Tigre


Tigre memperlambat larinya dan Kaguya mendongak ke atas " rokuda apa kau punya kertas dan pensil?" Tanya Kaguya


Rokuda menunduk " iya aku punya, kau mau apa dengan itu semua?" Tanya rokuda sambil mengambil kertas dan pensil dari bayangannya lalu menyerahkannya kepada Kaguya


Kaguya menerimanya " aku mau memesan pakaian di sana, jadi aku mau membuat gambar pakaian yang akan aku pesan, apa kau mau ku buatkan juga?" Tanya Kaguya, sambil mencoret coret kertas itu sampai membentuk sebuah gambar


" Iya, buatkan enam pasang pakaian" ucap rokuda sambil melihat model pakaian yang digambar Kaguya


" Lalu model pakaiannya seperti apa?" Tanya Kaguya


" Ini hanya pakaian, selama ini bukan teknologi yang bisa membuat dunia ini berubah drastis, tidak apa-apa kan" ucap Kaguya dengan santai dan terus menggambar


" Hah terserah kau saja" ucap rokuda pasrah sambil mengelus kepalanya, Kaguya menghentikan kegiatannya dan mendongak ke atas


Rokuda berhenti dan menunduk memperlihatkan wajah yang mengatakan pertanyaan


" Kenapa kau suka sekali mengelus atau menepuk kepalaku?" Tanya Kaguya dengan wajah penasaran

__ADS_1


" Karena kau seperti kucing yang selalu ingin di manjakan" ucap rokuda tersenyum, Kaguya terdiam lalu memalingkan wajahnya ke kertas berpura pura menggambar


" Hei kalian bagaimana, apa kalian mau aku buatkan juga?" Tanya Kaguya kepada Tigre dan yang lainnya untuk mengalihkan pembicaraan tadi dan untuk menekan perasaan malunya


" Jika nona tidak kesulitan, maka tolong buatkan untuk kami masing masing satu pasang" ucap Tigre


" Baiklah, saat kita berhenti untuk beristirahat, kalian keluarlah dalam wujud manusia kalian, tapi untuk kalian berdua souris Dan Nike kalian akan aku buatkan saat kalian sudah memiliki wujud manusia kalian" ucap Kaguya, dia merasakan bahwa mereka berdua mengucapkan terima kasih, Kaguya tidak menjawabnya dia melanjutkan menggambarnya


Setelah seminggu mereka melakukan perjalanan, mereka sampai di ibu kota kerajaan exterland dan turun dari Tigre lalu dia kembali ke tempatnya, mereka berjalan ke arah kota dan mengantri, mereka menggunakan kartu guild petualang mereka agar di bisa masuk tanpa membayar biaya untuk masuk kota


" Memang pantas di beri gelar kerajaan manusia terkuat, prajurit yang menjaga gerbang saja sudah setara dengan petualang rank C" ucap Kaguya kagum setelah melihat status para prajurit tadi


" Ya memang pantas kerajaan ini di sebut yang terkuat, dan juga di sini terlalu banyak orang" ucap rokuda


" Kau benar benar benci sekali berada di kerumunan orang ya, dasar anti sosial" ucap Kaguya mengejeknya


" Oh ada cermin, apakah kau mau berkaca Kaguya?" Tanya rokuda dengan wajah polos


" Kenapa aku malah kesal sendiri" ucap Kaguya kesal sementara rokuda memalingkan wajahnya untuk menahan tawanya " kita mendaftar untuk turnamen dulu, terus mencari toko penjahit, lalu mencari penginapan, ayo" ajak Kaguya mengambil tangan rokuda dan menarik rokuda untuk mengikutinya

__ADS_1


__ADS_2