Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 52


__ADS_3

" oh apakah dia bosnya?" Ucap Kaguya melihat ke depan dan melihat seekor rubah berwarna merah setinggi enam meter


" Kita serang saja dia" ucap rokuda singkat lalu mengeluarkan senjata aslinya begitu juga Kaguya


" Jadi kau ingin cepat cepat menghabisinya" ucap Kaguya menarik pedangnya


" Pedang seperti ini tidak akan memberikan luka yang dalam kepada monster rank S kau tau" ucap rokuda menepuk pedang di pinggangnya


" Ya benar juga" ucap Kaguya, rokuda tidak menjawab dan berlari ke arah monster itu bersama Kaguya di belakangnya


Rubah itu menghentakkan kaki depannya dan sebuah jarum tanah keluar dari bawah menuju mereka berdua, rokuda dan Kaguya menghindar kesamping ke arah yang berbeda, mereka tetap berlari menuju monster itu


Saat rokuda sampai di dekat monster itu dia ingin menyerangnya tetapi sebuah bola api menuju ke arahnya sementara Kaguya sudah melompat ke arah kepala monster itu, dia lalu berpindah tempat dengan bola api dan serangan itu mengenai kepala monster Kaguya dan rokuda berpengan tangan


Lalu Kaguya melemparkan rokuda ke arah monster itu, rokuda menebas mata monster itu dia melolong kesakitan dan menyerangnya, rokuda bergerak ke atas kepala monster dan berpindah tempat dengan Kaguya


Kaguya melemparkan bola api raksasa dan mengenai kepala monster lalu membuat tombak es dan melemparkannya, monster itu menghentakkan kakinya mengabaikan lukanya


Sebuah serangan dengan elemen tanah datang dari bawah dan menghancurkan serangan Kaguya


Kaguya berpindah tempat dengan serangan itu dan menebas kepala monster lalu melompat ke samping

__ADS_1


Dia berdiri di samping rokuda " aku lupa menanyakan ini, tapi berapa kali change bisa digunakan?" Tanya rokuda melihat ke depan


" Dua puluh kali dan akan bisa digunakan lagi setelah satu hari saat pertama kali memakai skill ini" ucap Kaguya, rokuda mengangguk dan pergi menyerang monster itu


Pertarungan terjadi selama setengah jam dan dimenangkan oleh mereka berdua meskipun beberapa luka karena monster itu mengeluarkan serangan area


Rokuda lalu menyembuhkan dirinya dan Kaguya " sepertinya itu adalah tempat item itu berada" ucap Kaguya melihat ke samping di arah belakang bos monster


" Sepertinya benar" ucap rokuda setelah menyembuhkan Kaguya


Mereka lalu mendekati pintu itu dan membaca tulisan di samping pintu itu yang berkata { lawan ***** kalian dan juga terima ***** kalian, maka kalian akan mendapatkan kekuatan dari salah satu tujuh dosa}


" Hhmm sepertinya ini akan sedikit mudah, karena kau maupun aku masih kuat menahan ***** kita meskipun kita tidur bersama" ucap Kaguya berpikir


" Oh ayolah tidak akan terjadi apa apa" ucap Kaguya menarik rokuda dan membuka pintu lalu masuk ke dalam bersama rokuda


" Kenapa hanya ada tempat tidur di sini" ucap Kaguya melihat sekeliling dan menuju ke tempat tidur yang bisa di tiduri untuk lima orang


" Lebih baik kita kembali saja" ucap rokuda khawatir dan berbalik ke arah pintu tetapi pintu itu sudah tertutup, rokuda mencoba membuka tapi tidak bisa dia lalu ingin mengeluarkan pedang cahaya tapi tidak terjadi apa-apa, dia menebas pintu itu tapi tidak terjadi apa-apa


" Buruk sekali kita tidak bisa keluar dari sini" ucap rokuda menyarungkan pedangnya dan mendekat ke arah Kaguya

__ADS_1


" Apa maksudmu tidak bisa keluar?" Tanya Kaguya duduk di pinggir tempat tidur


" Kita tidak bisa membuka pintunya dan tidak bisa menggunakan skill kita" ucap rokuda berdiri di depan Kaguya


Kaguya melihat ke arah rokuda bingung, dia lalu mencoba menggunakan semua skillnya tapi tidak ada yang bisa digunakan, hanya kemampuan seperti body Immortal atau body eternal yang bisa di gunakan


" Sepertinya ini akan menjadi buruk, jika kita di suruh untuk menghadapi musuh" ucap Kaguya dengan datar seperti tidak ada hal buruk yang akan terjadi


" Itu bukan masalah jika ada musuh, yang jadi masalah adalah kita akan....eegghh" ucap rokuda berhenti karena menahan sesuatu di dalam dirinya, Kaguya juga sama dia memegang wajahnya yang memerah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya memompa tubuhnya agar tidak terjatuh ke depan


" Sesuatu yang lebih buruk dari seekor monster" ucap rokuda sambil menahan dirinya " dasar ***** sialan" ucap rokuda kesal


Kaguya merobohkan tubuhnya kebelakang dan berbaring, dia menggeliat menahan dirinya, rokuda melihatnya dan ingin maju ke depan tapi dia tersadar dan mengambil pisau yang berada di belakang pinggangnya dan menusuk kakinya


" Eerrgg" erangan rokuda menahan kesakitan, Kaguya melihat itu berdiri dan duduk dia lalu menarik pisau di paha rokuda sambil menahan dirinya


Rokuda melihat itu tidak mengatakan apa-apa, sebuah tangan menggenggam tangan kirinya dan menariknya


Rokuda dan Kaguya lalu jatuh di tempat tidur dengan posisi rokuda yang berada di atas Kaguya sambil menahan dirinya agar tidak menindih tubuh Kaguya " apa yang kau lakukan" ucap rokuda sambil menahan dirinya, Kaguya mengulurkan tangannya dan melingkari leher rokuda


" Lakukan saja apa yang di inginkan tubuhmu, aku tidak akan meminta tanggung jawabmu" ucap Kaguya melihat rokuda " dan anggap saja ini mimpi jika kau tidak ingin merasa bersalah" tambah Kaguya dengan wajah yang memerah, rokuda bingung dan memikirkannya

__ADS_1


" Baiklah aku sudah memutuskannya" ucap rokuda dengan tatapan serius meskipun wajahnya memerah, Kaguya hanya melihat ke arah rokuda


{BERIKAN NOVEL INI LIKE, BERIKAN, BERIKAN, BERIKAN, BERIKAN, BERIKAN}


__ADS_2