Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 58


__ADS_3

Mereka mendaftar di tempat turnamen di adakan yaitu disebuah bangunan besar berbentuk lingkaran dengan atau terbuka, setelah mereka selesai mendaftar mereka pergi ke sebuah toko penjahit yang mereka temukan saat sedang ingin menuju tempat pendaftaran


Sebuah lonceng kecil berbunyi saat Kaguya membuka pintu, mereka berdua masuk dan di sambut oleh seseorang


" Apakah anda ingin memesan sebuah pakaian?" Tanya orang itu dengan sopan


" Iya, aku ingin kalian membuatkan kami pakaian yang kami inginkan, apa kau orang yang membuat pakaian ini?" Tanya Kaguya setelah melihat status lalu melihat sekeliling


" benar nona, jika anda ingin membuat pakaian tolong ikut saya untuk mengukur tubuh kalian" ucap orang itu meminta rokuda dan Kaguya untuk mengikutinya


" Itu tidak perlu, ukuran tubuh kami sudah ada di kertas ini" ucap Kaguya menyerahkan kertas yang dia ambil dari dimensionnya, orang itu mengambilnya dan melihat kertas itu


" INI!" Orang itu terkejut saat melihat gambar model pakaian yang ingin Kaguya untuk buatkan


" Nona apakah saya boleh menggunakan disain pakaian ini di toko saya?" Tanya orang itu sambil memegang tangan Kaguya dan berwajah memohon


" Terserah, yang penting pesanan kami selesai dulu" ucap Kaguya acuh tak acuh


" Tenang saja nona, kami akan menyelesaikannya secepat mungkin" ucap orang itu senang


" Apakah kalian bisa menyelesaikannya sampai turnamen tahunan selesai? Aku juga memesan enam belas pakaian yang berbeda beda" Tanya Kaguya


" Tenang saja nona, saya akan lembur untuk menyelesaikan pesanan anda" ucap orang itu bersemangat sementara Kaguya dan rokuda tidak bisa berkata apa-apa

__ADS_1


" Baiklah, apakah aku boleh memilih kain yang akan digunakan?" Tanya Kaguya


" Tentu, tolong ikuti saya" ucap orang itu membimbing Kaguya sementara rokuda duduk di kursi tunggu


Kaguya memiliki kain yang akan digunakan dari warna, ketebalan dan kelembutannya, setelah dia selesai memilih mereka berdua keluar dari ruangan itu, orang itu mengantar Kaguya dan rokuda keluar toko


" Terimakasih untuk pesanan, jika Anda ingin membuat pakaian lagi, anda bisa memesan di sini saya Edna akan menyambut Anda di toko ini" ucap orang itu sedikit menundukkan kepalanya sambil mengangkat sedikit roknya dengan kedua tangan dan kakinya di silangkan


" Terimakasih kembali, jika saya ingin membuat pakaian lagi saya pasti akan kesini" ucap Kaguya sopan sambil melakukan penghormatan seperti Edna dengan anggun dan elegan


Mereka berdua lalu pergi meninggalkan Edna yang terkejut dan pergi mencari penginapan


" Lebih baik kau tidak melakukan hal seperti itu, atau kau akan di kira seorang tuan putri dari sebuah kerajaan" ucap rokuda acuh tak acuh


" Jadi kau terlalu sering melakukan itu sampai menjadi kebiasaan jika ada seseorang yang menyapamu seperti itu maka tubuhmu akan merespon perlakuannya" ucap rokuda


" Secara garis besar, seperti itu" ucap Kaguya membenarkannya " oh itu dia ada penginapan" ucap Kaguya menunjuk ke arahnya


Mereka berdua lalu pergi ke sana dan memesan kamar tidur, setelah menerima kunci mereka pergi ke kamar yang di pesan, Kaguya membuka pintu lalu masuk dan melompat ke tempat tidur untuk berbaring lalu melepaskan sepatunya, rokuda juga masuk ke dalam dan menutup pintu lalu menguncinya agar tidak ada yang masuk


" Rokuda aku akan tidur dulu, tolong bangunkan aku saat sudah ma lam" ucap Kaguya yang suaranya semakin mengecil karena melihat rokuda yang mendekatinya


" Kau mau apa?" Ucap Kaguya waspada karena dia merasakan bahwa aura rokuda berbeda, rokuda merangkak dari bawah kaki Kaguya

__ADS_1


" Kau harus hentikan tindakanmu sekarang" ucap Kaguya menghentikan rokuda dengan kakinya


" Hei kakimu ada di wajahku, bisa singkirkan kakimu atau aku akan menjilatnya" ucap rokuda, mendorong kaki telanjang Kaguya


" Maka tolong berhentilah, tunggulah sampai bulan purnama datang dan kau bisa lakukan apapun padaku sampai kau puas" ucap Kaguya sambil menahan rokuda


" Memangnya apa yang terjadi saat bulan purnama?" Tanya rokuda setelah menghentikan tindakannya


" Kau tunggu saja, aku mau tidur dulu" ucap Kaguya lalu tidur, rokuda bingung tetapi tidak bertanya lagi, dia berbaring di samping Kaguya


Malam harinya rokuda membangunkan Kaguya seperti yang di pintanya " kenapa kau ingin bangun di malam hari?" Tanya rokuda menoleh ke samping


" Tidak ada, aku hanya ingin menikmati pemandangan malam kota ini" ucap Kaguya turun dari tempat tidur dan berjalan menuju jendela


Dia membuka jendela dan melihat ke arah kota yang di hiasi oleh lilin atau sebuah kristal yang bisa memancarkan cahaya " hee ternyata tidak buruk juga pemandangan di sini" ucapnya, Kaguya lalu menyebarkan mananya ke seluruh kota


Sementara di sebuah tempat di dalam kota ada seseorang yang sedikit merasakan mana yang di sebarkan oleh Kaguya


" Tadi itu apa?" Ucap seorang laki laki yang merasakan mana Kaguya


" Oii kenapa kau malah melamun di sana kita harus kembali ke penginapan" ujar seorang perempuan yang tidak jauh dari tempatnya, laki laki itu menoleh melihat ke tempat suara itu dan melihat tiga orang perempuan yang berbeda ras di sana


" Aku datang" ucap laki laki itu menghampiri mereka dan pergi

__ADS_1


__ADS_2