
" tuan, saya masih memiliki sedikit mana dan ini cukup untuk mengirim kalian berdua ke desa itu" ujar souris, dia dalam bentuk kelelawarnya dan terbaring tidak jauh dari mereka
" Oh ouri kau masih kuat ternyata" ujar Kaguya lemas
" Iya nona" jawab souris
" Kalau begitu, kirim kami ke sana"perintah rokuda, souris mengangguk lalu bayangan di bawah rokuda dan Kaguya membesar dan menelan mereka, dia dan yang lainnya pergi ke dalam dimensi mereka untuk memulihkan diri mereka
Rokuda dan Kaguya tertelan oleh bayangan, sebuah bayangan muncul di bawah pohon di taman bunga, Kaguya dan rokuda berusaha berdiri dan bersandar di pohon
" Khak, sepertinya kesadaranku perlahan memudar" ujar rokuda setelah menyemburkan darah dari mulutnya
" Wajar saja, ini adalah pertarungan tersulit kita yang pertama setelah datang ke dunia ini, kita bahkan tidak bisa menggunakan Domains kita, karena ragu apakah dia bisa terbunuh sebelum mana kita habis khuk" ujar Kaguya lalu terbatuk " haahhh aku mau tidur" gumam Kaguya perlahan lahan menutup matanya
" Yahh aku juga mengantuk" ujar rokuda dan menutup matanya
" Eehhmm" Kaguya mengerang, dia merasakan bahwa tempat mereka tidur terasa nyaman, dia terkejut dan mengeluarkan mananya, setelah dia tau mereka dimana, dia menjadi tenang dan perlahan lahan membuka matanya
" Urrgg masih sedikit lemas" ujarnya berusaha bangun, dia menoleh ke samping dan melihat rokuda yang terbaring di sampingnya, dia tersenyum dan membelai kepala rokuda, dia mendekati wajahnya tetapi pintu terbuka membuatnya terkejut dan menegakkan tubuhnya
" Kaguya kau sudah bangun" ujar orang itu terkejut
__ADS_1
" Iya, siapa yang membawa kami ke sini, Mel?" Tanya Kaguya menoleh ke arah orang yang tadi membuka pintu
" Oh itu bibi mer, paman Ben, Rolan dan aku" ucap meli, dia berjalan ke arahnya sambil membawa air untuk membasuh wajah mereka
" Lalu yang mengganti pakaian kami?" Tanya Kaguya, meli bingung mau menjawab apa dan Kaguya melihat kebingungannya
" Kau pasti ingin membuka pakaian rokuda tetapi dia hampir saja menusukmu menggunakan tangannya dan Rolan juga begitu ingin mengganti pakaianku juga" ujar Kaguya lalu berbaring kembali
" Bagaimana kau bisa tau?" Ujar meli terkejut, Kaguya menunjuk lehernya yang terdapat sebuah luka
" Kami tidak suka kalau lawan jenis kami menyentuh tubuh kami, dan apa yang dilakukan rokuda dan aku adalah reaksi tubuh kami yang menolak untuk di sentuh, meskipun kami tidak sadarkan diri" ucap Kaguya acuh tak acuh
" Ya kau benar, bibi mer dan paman Ben yang mengganti pakaian kalian" ujar meli malu " kau istirahatlah, aku akan memberi tau bibi mer bahwa kau sudah bangun" ujar meli, Kaguya mengangguk dan meli pergi meninggalkannya
" Kau sudah bangun" Sebuah suara terdengar di sampingnya, dia menoleh dan melihat Kaguya yang melihat ke arahnya
" Iya di mana kita?" Tanya rokuda, dia tidak menggunakan kemampuannya untuk memindai area sekitar karena dia malas ingin menggunakannya
" Kita di penginapan bibi Mery" jawab Kaguya " apa kau tidak apa apa?" Tanya Kaguya khawatir
" Ya aku tidak apa-apa, bahkan bisa memakanmu saat ini" ujar rokuda menggodanya, Kaguya memukul perutnya
__ADS_1
" Kalau kau masih bisa menggodaku artinya kau masih sehat" ucap Kaguya kesal
" Auww kau mengenai tulangku yang patah" seru rokuda kesakitan
" Apa! di mana yang sakit" ucap Kaguya panik dan membuka selimut yang menutupi mereka
" di sini" ucap rokuda sambil menunjuk mulutnya dan tertawa kecil, Kaguya tidak menanggapi gurauannya, dia memeluk rokuda dengan erat membuatnya berhenti tertawa
" Maafkan aku karena menjadi beban untukmu" ucap Kaguya terisak-isak
" Hei kenapa kau menangis?" Ucap rokuda bingung sambil menepuk kepala Kaguya
" Karena aku, kau menahan Serangannya, ji-jika saja kau tidak memiliki kemampuan itu, maka kau.." ucapnya terhenti karena tidak bisa mengucapkan kata yang akan keluar selanjutnya, Kaguya bertambah erat memeluknya, rokuda berhenti bergerak
" Kenapa kau malah bicara seperti itu, aku tidak akan mempertaruhkan nyawaku, jika aku tidak yakin dengan keselamatan nyawaku" ucap rokuda menenangkan Kaguya yang semakin ingin menangis
" Jika saja aku tidak lengah, kau tidak akan....." Ucapan Kaguya terpotong
" Baiklah kau bisa berhenti bicara dan tidurlah" perintah rokuda, dia memeluk Kaguya dengan tangan kanannya dan mengelus kepalanya
" Tidur! Tidak usah membantah perkataanku" ujar rokuda yang merasakan Kaguya ingin berbicara lagi
__ADS_1
Kaguya tidak melawan dan perlahan lahan menjadi tenang, rokuda merasakan nafas Kaguya yang sudah tenang lalu menunduk untuk melihat wajahnya, dia perlahan lahan memindahkan tangan Kaguya, tetapi Kaguya semakin mempererat pelukannya dan tidak membiarkan rokuda pergi
" Haaahhh" rokuda menghela nafas dan tidak berusaha menyingkirkan tangan Kaguya lagi, dia memiringkan tubuhnya dan memeluk Kaguya dengan lembut, dia tidur kembali dengan Kaguya dalam pelukannya