
Beberapa saat kemudian
" Aaaaaaa kenapa sangat sulit untuk mengalahkanmu" ujar Kaguya dengan wajah kesal, dia melemparkan kartunya ke bawah dengan kesal
" Itu karena kau tidak memanfaatkan kecuranganku" ujar rokuda acuh tak acuh, dia hanya mengenakan celananya saja, sementara Kaguya sudah tinggal pakaian dalamnya saja
Kaguya cemberut, dia melepaskan atasannya lalu melemparnya ke samping " cih, lagi" ujar Kaguya, meminta permainan di lanjutkan
" Sepertinya kita tidak bisa lanjut bermain" ucap rokuda, dia menggenggam pergelangan kaki kanan Kaguya yang direntangkan ke depan, Kaguya melihat rokuda menyeringai
" Tunggu tunggu sebentar" ucap Kaguya dengan panik, rokuda mengabaikannya dan menarik kaki Kaguya sampai dia jatuh terbaring " aaaaaa.." Kaguya sampai berteriak saat rokuda menariknya
Tengah malam
Rokuda melepaskan Kaguya yang berada di dekapannya, dia lalu duduk bersila di belakang Kaguya sambil mengatur nafasnya
Kaguya menoleh ke samping dan melirik rokuda " kenapa kau ber-henti" ujar Kaguya terbata karena mengatur nafasnya, dia berbaring tengkurap membelakangi rokuda
__ADS_1
" Tidak ada, hanya pemandangan di langit sangat indah" ujar rokuda melihat ke atas, Kaguya berbalik untuk berbaring terlentang, dia melihat ke langit yang dihiasi dengan bintang bintang dan dua bulan sabit kecil dan besar
" Ya kau benar, ini sangat indah" ucap Kaguya dengan suara lembut, dia lalu bangun dan merangkak ke arah rokuda dan duduk di pangkuannya dengan kakinya di selonjorkan ke depan
Rokuda melirik wajah Kaguya yang sedang bersandar di bahunya " sepertinya ini sudah tengah malam ya" ujar rokuda melihat ke arah bulan yang berada di atas mereka
" Iya, memangnya ada apa" ujar Kaguya bingung, rokuda mengeluarkan sesuatu dari dalam bayangannya, sebuah kotak kayu berukuran kecil, dia mendekatkannya di depan wajah Kaguya
" Selamat ulang tahun, semoga semua keinginanmu terpenuhi di masa depan" ujar rokuda dengan suara lembut, Kaguya diam mematung mendengarnya, dia hanya menatap kosong kotak kayu di depannya, dia lalu tersadar kembali setelah menenangkan dirinya dari keterkejutannya
" Saat itu kita sedang tidak sadarkan diri, jadi itu bukan salahmu karena sampai lupa" ujar rokuda menenangkannya, Kaguya ingin mengatakan sesuatu, tetapi langsung di potong oleh rokuda " lebih baik kau buka saja hadiahnya, aku ingin tau pendapatmu tentang hadiahku" ujar rokuda
Kaguya tidak bertanya lagi dan mengambil kotak kayu yang ada di tangan rokuda, dia lalu membukanya sebuah aksesoris berbentuk jepit rambut deu bentuk empat bunga dan berwarna berbeda, saat Kaguya melihat ke dua bunga yang berada di tengah tengah, dia langsung meninju wajah rokuda dari bawah
" Apa kau tau semua arti dari bunga ini?" Tanya Kaguya kesal sambil melihatnya, rokuda mengusap dagunya dengan bingung
" Ya aku tau" jawab rokuda melihat Kaguya
__ADS_1
" Kalau begitu coba kau sebutkan!" Ujar Kaguya
" Bunga Lily orange aku hanya akan mengambil satu artinya yaitu kesombongan, marigold keindahan, kekayaan dan entahlah aku sudah lupa, lalu anyelir putih sweet dan lover, yang merah 'aku tidak akan pernah melupakanmu', jadi apa ada yang salah?" Ucap rokuda, Kaguya menghela nafas
" Untuk bunga Lily aku tau kau hanya mengambil makna yang berarti kesombongan dan tidak menghinaku menggunakan bunga ini, lalu untuk bunga marigold, aku memang indah dan kaya" ujar Kaguya dengan sombongnya, dia lalu melihat ke jepit rambut itu
" Lalu untuk bunga anyelir putih dan merah artinya memang benar, tapi apa kau tau jika kau menggabungkan dua bunga anyelir yang berbeda warna artinya akan menjadi ' aku tidak akan dapat bersamamu' kau membuatku kesal saja karena mengingatkannya" ujar Kaguya yang masih kesal, dia lalu mengambil aksesoris itu dan mengangkatnya ke atas
" Dari mana kau tau makna bunga bunga itu?" Tanya rokuda
" Ya itu karena saat ada pesta diluar negeri, ada beberapa laki laki yang memberikanku bunga, dan aku menerimanya sebagai sopan santun karena saat itu aku ada di tengah tengah pesta, tetapi aku tidak tau bahwa dia memberikan bunga yang mempunyai arti penghinaan, aku tau saat ada seorang pelayan yang memberi tauku, mulai dari saat itu aku belajar apa arti dari bunga bunga itu, agar suatu saat jika ada yang memberikan bunga seperti itu lagi, aku akan langsung merobeknya dan menampar wajah orang yang memberikannya" ujar Kaguya sambil melihat jepit rambut yang sedang diarahkan ke atas
" Hhmm jadi begitu, ya dimasa depan kau tidak akan mengalami kejadian seperti itu lagi" ucap rokuda sambil memeluk pinggang Kaguya dari bayangan, Kaguya mengalihkan pandangannya ke arah rokuda yang sedang berwajah serius, rokuda menatap wajah Kaguya yang bingung
" Karena aku tidak akan memberikan orang lain mendekatimu lagi" ujar rokuda sambil mengeluarkan kotak kayu yang lainnya, dia membukanya dengan satu tangan dan memperlihatkannya di depan Kaguya
" Karena itu izinkan aku untuk menjadi pasangan hidupmu yang akan menjaga dan menyayangimu" ujar rokuda dengan tatapan lembut, Kaguya diam mematung, matanya hampir mengeluarkan air mata
__ADS_1