Four Elements And Two Sides

Four Elements And Two Sides
chapter 46


__ADS_3

" kau Rita jangan gunakan sihir besar jika itu tidak akan mengenai musuh kau hanya akan membuang buang manamu gunakan saja sihir kecil dan cepat agar musuh tidak bisa menghindar dan kau Ling jangan terlalu ke depan kau hanya perlu menyerang musuh yang di tahan Gilbert dan melindungi bagian belakang" ucap Kaguya kepada mereka


" Terimakasih Kaguya kau sudah memberikan kami nasihat" ucap Rita


" Tidak perlu berterima kasih aku hanya memberikan kalian nasihat agar tidak ceroboh" ucap Kaguya " ya kalian tidak usah pedulikan itu, apakah kalian sudah selesai beristirahat?" Tanya Kaguya


" Sudah, kita lanjutkan saja tugas kita" ucap Ling lalu berdiri di ikuti Gilbert


" Baiklah ayo" ucap Kaguya lalu pergi bersama rokuda


Mereka berenam melanjutkan perjalanan dan sesekali mereka bertemu dengan monster, beberapa saat kemudian mereka sampai di depan gerbang yang sudah terbuka, mereka melihat ke dalam dan melihat Monster berbentuk siang tapi memiliki tubuh yang berbeda beda


" Itu chimera monster rank S" ucap Rita terkejut dan gemetar ketakutan, Ling dan dan temannya terkejut


" Kaguya, rokuda kita harus meninggalkan tempat ini sebelum di temukan olehnya" ucap Ling ketakutan, tetapi rokuda dan Kaguya mengabaikannya dan berjalan ke dalam


" Kenapa aku merasa bahwa monster ini lebih lemah dari Skylar padahal mereka hanya berselisih sekitar tiga ratusan saja" ucap Kaguya bingung


" Itu karena dia dan Skylar berbeda Skylar penguasa angin sementara dia hanya bos biasa" ucap rokuda acuh tak acuh

__ADS_1


" Rokuda, Kaguya kalian kembalilah jangan melawannya, meskipun kalian setara dengan petualang rank S tapi untuk membunuh monster rank S kalian membutuhkan lima orang untuk membunuhnya" teriak Ling tapi di hiraukan oleh mereka berdua


Monster itu terbangun karena teriakab Ling dia menatap rokuda dan Kaguya yang berjalan ke arahnya, Rokuda dan Kaguya menjatuhkan senjata di pinggang mereka


" Bagaimana ini rokuda dan Kaguya menjatuhkan senjata mereka apakah mereka menyerah setelah merasakan aura monster itu" ucap Rita panik


" Tenanglah kita hanya bisa melihat mereka dan membawa mayat mereka jika mereka tewas di sini" ucap Ling lalu menenangkan dirinya dan melihat rokuda dan Kaguya


Mereka terkejut dengan kejadian di depan mereka karena entah dari mana sebuah cahaya menyelimuti seluruh tubuh rokuda dan Kaguya saat cahaya itu menghilang mereka melihat rokuda dan Kaguya yang sudah berganti perlengkapan dan mereka memegang sebuah senjata ditangan mereka


Rokuda yang memegang sebuah pedang berwana hitam dan putih sedangkan Kaguya memegang sebuah tongkat berwarna perak


" Aku juga tidak tau mereka berdua begitu misterius sampai tidak ada informasi yang bisa di dapatkan meskipun dalam pembicaraan biasa" ucap Ling melihat Kaguya dan rokuda


Sementara rokuda dan Kaguya mendekati bos monster itu " baiklah kita hanya akan menggunakan kemampuan yang hanya pernah di lihat oleh mereka bukan?" Tanya Kaguya melirik rokuda


" Ya kalau bisa kita lihat berapa skill yang kita gunakan untuk membunuhnya" ucap rokuda acuh tak acuh


" Hoo oke dan HP tidak boleh berkurang sebanyak sepuluh persen dan yang kalah harus menuruti yang menang" ucap Kaguya berlari ke arah chimera dan melompat ke arahnya

__ADS_1


Rokuda menyadarinya setelah Kaguya melompat ke arah chimera, monster itu menyemburkan api dari mulutnya, Kaguya menggunakan skillnya untuk berpindah dengan rokuda


Rokuda terlambat merespon dan menggunakan skillnya untuk berpijak di udara menghindari serangan yang datang tetapi ekor chimera yang berbentuk ular menyerang rokuda dengan cara ingin menggigitnya, rokuda menarik pedangnya dan menebas ular itu dengan skillnya, sebuah tebasan berbentuk bulan sabit mengarah ke ular itu, dia menghindar dan rokuda melompat menjauh, Kaguya maju memanfaatkan debu yang berterbangan karena serangan chimera


Kaguya menusuk leher chimera tetapi dia menghindar, rokuda menghilang dan menebas tubuh chimera, sebuah serangan racun lalu datang dari atas rokuda dia menghilang dan muncul lagi di belakang ular lalu menusuk matanya, ular meronta ronta menyebabkan chimera menoleh ke belakang


" Kau berani sekali mengabaikanku" ucap Kaguya lalu menebas udara dan muncul beberapa tebasan berbentuk bulan sabit dan mengenai leher chimera


Chimera mengaum dan menginjak Kaguya lalu menyemburkan api dari mulutnya ke rokuda, mereka berdua melompat menjauhinya lalu angin bergerak di sekitar chimera lalu sebuah ****** beliung besar muncul dan menarik mereka berdua ke arah ****** beliung itu


Rokuda membuat satu pedang cahaya yang besar dan melemparkannya ke arah ****** beliung untuk menyerang chimera yang berada di dalam, tetapi pedang itu terhisap dan mengikuti arah berputarnya ****** beliung dan terbang ke arah Kaguya


Kaguya bergerak ke samping menghindari pedang cahaya yang datang " baiklah aku akan mencoba skill Ruler of wind ini" ucap Kaguya merentangkan tangannya ke arah ****** beliung dan meremasnya sedikit demi sedikit


****** beliung itu mengecil sedikit demi sedikit dan membentuk sebuah bola raksasa, chimera yang berada di dalam terjebak di dalam


Kaguya meremas tangan kanannyanya sedikit demi sedikit sampai menutup dan ****** beliung itupun sedikit demi sedikit mengecil dan meremas chimera sampai angin ****** beliung memiliki sedikit warna merah dari darah chimera


( TOLONG TINGGALIN JEJAK YA)

__ADS_1


__ADS_2