Gadis Muda Yang Tangguh Milik Tuan Arogan

Gadis Muda Yang Tangguh Milik Tuan Arogan
Gadis mengerikan


__ADS_3

Happy reading 😊


.


.


.


.


.


.


.


Ailin masih dengan menyerang ketiga pria itu dengan membabi buta, bahkan tak memberikan celah bagi ketiga pria itu untuk melawannya, bahkan mereka tak di berikan kesempatan oleh Ailin untuk sekedar beridri.


"aku paling membenci kalian yang selalu merendahkan wanita dengan melecehkannya sesuka hati kalian, baj*****" seru Ailin dengan kemarahan yang sudah berada di titik merah.


"ampun nona, kami menyerah, kami tak akan melakukan itu lagi" pria bertato itu memohon ampun dengan sisa tenaganya yang ingin terbangun dan memohon pada Ailin.


Ailin sudah tak mendengarkan ucapan pria itu, matanya sangat tajam bak belati yang siap menusuk tubuh pria itu.


"apa kamu bisa mengembalikan hal berharga dalam semua wanita yang telah kalian lecehkan ini, apa kalian bisa mengembalikan mereka seperti sebelumnya" seru Ailin masih dengan deru nafas yang memburu.


"tidak nona, tapi kami tidak akan melakukan hal itu lagi" seru pria itu dengan darah mengalir di kepalanya akibat tendangan Ailin yang begitu kuat.


"maka dari itu aku tidak bisa mengampuni kalian dengan semua yang telah kalian lakukan, kalian bahkan tak pernah berfikir bagaimana akibat dari semua ini. Dan jangan pernah berharap setelah ini kalian akan hidup, Kalian salah besar menganggap kalian akan di berikan hidup, maka bersiaplah kematian sudah dekat dengan kalian" Ailin mengambil belati miliknya di tas ranselnya dan memutar belati itu dan sedikit memainkannya membuat ketiga pria itu ketakutan dan berusaha untuk menghindar.


Bahkan kaki mereka tak kuat untuk menopang tubuh mereka. Kabur, tentu tak akan bisa karena Ailin tak memberikan jalan bagi mereka untuk kabur. Mempunyai keinginan untuk melarikan diri, mereka kehilangan angan-angan untuk melarikan diri.


Ailin semakin mendekati ketiga pria itu dan menatap sengit mereka. Ailin tanpa menunggu langsung saja menusuk ketiga pria itu dengan gerakan yang tak terbaca.


Menusuk ketiga pria itu di bagian alat vital dan juga jantung nya. Bahkan Ailin menggoreskan luka mereka semakin dalam.


Ailin tak sabar dan begitu bosan memakai belati dan menggantinya dengan sebuah katana runcing buatannya.


Bentuknya yang kecil bukan sepeti katana pada umumnya yang besar dan panjang, tapi ini adalah buatan Ailin sendiri.

__ADS_1


Katan itu seperti di lipat dan memiliki unting di bagian pegangan katana nya. Ailin menarik sebuah mangan katana itu menjadi lebih panjang dan lebih besar.


Ternyata katana buatan gadis itu sungguh sangat tajam dan runcing, siapapun pasti akan tertarik untuk memiliki katana itu.


Tanpa pikir panjang, Ailin segera menggoreskan katana milknya pada tubuh ketiga pria itu yang sudah tak bernyawa. Seolah dia belum puas untuk menghancurkan tubuh para pria itu.


Jiwa iblisnya belum juga mereda, iya bahkan sangat merasa sakit hati ketika sepintas ingatan sahabatnya meninggal karena di gilir banyak pria dan di bunuh di dalam sebuah bangunan tua.


Ailin kembali menusuk dan mencincang tubuh ketiga pria itu dengan katana nya. Ailin tak bosan-bosannya menumpahkan segala emosinya berkali-kali tusukan demi tusukan yang di lakukan oleh Ailin di tubuh mereka, bahkan wajah Ailin dan semua bajunya sudah banyak terciprat darah ketiga pria itu.


"aaaaaaaa"


"aaaaaaa"


Semua para wanita yang masih terikat itu menyaksikan kekejaman dan kebrutalan Ailin membunuh para pria itu sungguh sangat ketakutan dan gemetaran.


Baru kali ini mereka melihat wanita yang begitu kejam dan brutal membunuh tiga pria sekaligus. Para wanita melihat Ailin yang begitu sangat mengerikan. Ailin menusuk dan merobek perut mereka satu persatu, hingga organ tubuh mereka berjejeran akibat ulah Ailin.


Ailin bahkan tak merasa jijik saat darah ketiganya berlumuran di lantai gudang itu dan terciprat di wajah dan juga bajunya yang sudah di penuhi darah ketiga pria itu.


Ailin membuat tubuh ketiga pria itu sudah tak berbentuk lagi, dan juga sudah sangat terlihat tak beraturan, karena seluruh organ mereka di keluarkan begitu saja oleh Ailin dengan brutal.


Ailin berdiri dan meraih ponsel di saku celananya, untuk memanggil seseorang. "kemari lah, dan bereskan kekacauan ini, buang ke laut semua mayat ini jadikan makanan binatang di laut" seru ya dingin dan membuat seseorang di sebrang sana menelan saliva nya yang kering.


Glek


Sedangkan para wanita yang masih di ikat di lantai itu menatap Ailin dan meneguk saliva nya dengan susah payah.


Inilah alasan Ailin menggunakan tangan kanan dan kirinya seorang perempuan, Ailin tak ingin melihat banyak perempuan menjadi korban pemerkosaan, dan pembunuhan, oleh sebab itu Ailin banyak merekrut para wanita sebagai bawahannya.


Ailin tak memberikan para pria sebagai bawahannya, dia akan menjadikan para wanita menjadi terlatih dan memiliki bela diri yang cukup tinggi dan karena menurutnya bawahan wanita adalah yang terbaik menurutnya.


Ailin berdiri dan melihat mayat ketiga pria itu. Seakan dirinya belum puas dengan aksinya, namun melihat para wanita yang teriak menjerit, bahkan ada yang tak berani membuka matanya. Sungguh Ailin tak tega dengan mereka, jadinya iya menyudahi permainannya.


Tak berapa lama, beberapa orang berpakaian hitam datang ke tempat itu berjumlah sekitar 5 orang dan menuju ke tempat Ailin berada.


"kami datang Q" seru salah satunya, seorang perempuan dengan menggunakan pakaian serba hitam dengan tinggi yang sama dan berperawakan sangat seksi.


"bawa ketiga sampah ini ke laut lepas" serunya.

__ADS_1


"dan kau, apa kau sudah membawakan aku baju ganti, dan beberapa pasang baju?" sambung Ailin lagi pada salah bawahannya


"siap Q, sudah ada seperti yang Q minta" sedu salah satu wanita itu.


"baiklah, lepaskan ikatan mereka dan berikan satu pasang baju untuk mereka masing-masing"


"dan kalian, bereskan tiga sampah ini" serunya lagi membuat semuanya mengangguk patuh.


"siap Q" seru mereka serempak.


Akhirnya semua wanita yang menjadi tawanan para pria itu, kini di bebaskan dan di berikan sepasang baju untuk mereka, tidak mungkin kan mereka keluar dengan keadaan bertelanjang tanpa ada benang sedikitpun.


Ailin menyuruh para wanita segera keluar dari gudang itu menuju sebuah mobil pick up. Setelah mereka menaiki mobil itu, dengan riang gembira mereka di bebaskan oleh seorang gadis.


Ada rasa bangga pada diri Ailin ketika melihat para tawanan itu telah iya bebaskan, perasaan membahagiakan ketika mendengar semua tawa para tawanan itu setelah bebas. Namun ada rasa sedih tatkala mengingat seorang sahabatnya yang meninggal karena di bunuh.


Sungguh Ailin belum bisa menerima kematian sahabatnya itu, sahabat yang sudah bersamanya membangun sebuah impian mereka bersama saat merek lulus kuliah nanti.


Namun nasib malang menimpa sahabatnya itu membuat Ailin terpukul akan kematian sahabatnya. Ailin mengingat semua kenangan bersama sahabatnya, mulai dari bangku Sekolah menengah pertama hingga kuliah, dia selalu bersama. Namun sekarang dirinya hanya sendiri, bahkan iya tak memiliki teman di kampusnya.


Oleh sebab itulah Ailin menutup diri dan tak mau mengenal orang lain selain sahabatnya yang sudah tiada itu. Hingga dia menemukan Kansa dan Talia dulu saat bekerja di restoran milik barra.


.


.


.


.


.


.


.


.


TBC😘

__ADS_1


__ADS_2