Gadis Penari & Tuan Amnesia

Gadis Penari & Tuan Amnesia
65. Istri Geonino Luke Abraham


__ADS_3

Tubuh Andah yang tadinya terdorong mundur pun ambruk, tetapi beruntung ada seseorang yang menangkapnya dengan cepat. Andah melirik siapa yang baru saja menangkap tubuhnya dari siksaan wanita yang baru saja putus cinta ini. Saat melihat wajah itu, Andah meronta untuk melepaskan diri.


"Waah, menarik. Ternyata Anda lah bekas tunangan pria yang direbut oleh wanita j*lang ini," ucap pria yang tak lain adalah Tama.


Wajah Lenanda mengernyit. "Apa maksudmu? Apa kamu mengenal dia?"


Andah menggelengkan kepala. Wajahnya penuh harap agar Tama menghentikan bualannya. Namun, sepertinya, harapan itu sia-sia belaka.


"Masa sih, Ibu belum tahu siapa dia?"


Lenanda menatap tajam kepada Andah. "Yang saya tahu dia hamil tanpa suami," ucap Lenanda dengan nada tajam.


"Hahaha, dia ini penjaja komersil, Bu. Jangan mau kalah dong sama lont* kayak dia. Masa wanita berpendidikan seperti Anda, kalah dalam mengambil hati seorang pria." Tama memulai trik nya untuk membuat Andah semakin tersudut.


"Semua pria sudah pernah menidurinya. Saya pun juga pernah merasakan malam panas dengan liukan tariannya di sebuah kafe khusus pria dewasa." Tama menjejar Andah dengan sebuah fakta palsu.

__ADS_1


"Apa? Jadi kau ini ...." Tangan Lenanda menarik rambut Andah dengan sangat keras. Hal ini membuat Andah meringis kesakitan.


"Apa yang kalian lakukan?"


Semua mata yang ada di sana, menoleh pada sumber suara. Tampak pria tampan menggunakan setelan jas dan celana bewarna senada berjalan cepat menuju istrinya yang sedang disakiti oleh wanita yang selalu bermanja dengannya selama ini. Geon menarik tangan Lenanda agar terlepas dari rambut panjang istrinya.


"Kenapa kamu melakukan ini pada istriku?" bentak Geon dengan ketus.


"Ahahaha, istrimu? Kau itu sudah diperalat oleh wanita j*lang itu! Dia mengaku hamil anakmu! Nyatanya dia sudah tidur dengan semua pri—"


Pandangan Geon beralih pada laki-laki itu. Laki-laki yang pernah membuat dia kala menjadi Ojan babak belur dihajar oleh anak buah Mamih Lova. "Kau! Pasti kau lah yang menyebar berita palsu pada istriku!"


Tama mengerutkan keningnya. "Istri? Hahah!" Tama tertawa sinis. "Mana ada pria cerdas sebodoh kamu! Kapan kalian menikah? Kau tak akan bisa membodohiku!"


Geon seolah tak memedulikan ucapan yang dikoarkan oleh Tama. "Apa yang aku katakan tadi, Sayang. Kamu itu tidak aman jika terus kuliah di sini. Lebih baik, kamu jadi istri yang baik saja untukku."

__ADS_1


"Tapi, aku sedikit lagi selesai. Sayang sekali jika harus tiba-tiba berhenti ketika hampir mendekati garis finis." Andah merajuk memainkan genggaman Geon yang erat di tangannya. Hal ini membuat Lenanda semakin terbakar amarah. Akhirnya, Lenanda memutuskan pergi.


"Dasar wanita mur*han, ke mana lelaki memiliki kekuasaan dan kekayaan, kau selalu menempel pada mereka, ya?" Tama turut berdecak melihat kelakuan Andah.


"Sayang, ayo temani aku aja? Sekarang aku sudah tidak mau dihinna seperti ini lagi. Apa boleh aku memamerkan suamiku yang kaya raya kepada semua orang yang ada di sini?" Andah berlaga imut dalam dekapan Geon. Namun, suaminya memilih untuk menahan tawa atas tingkah istrinya ini.


"Bukan kah itu yang sudah aku katakan semenjak tadi? Pernikahan kita bukan lah satu kesalahan. Pernikahan ini adalah penyatuan insan dengan jalan suci yang mempertemukan kita dengan cara unik. Tentu aku bahagia, jika semua orang tahu bahwa kamu adalah istri seorang Geonino Luke Abraham."


Wajah Tama menegang mendengar nama itu. Sebuah nama di mana tempat ayahnya bekerja.


...****************...


Halooo kakak semua. Author mau memperkenalkan karya Author yang baru nih.


Cerita mengenai perjodohan semenjak lahir, berujung pernikahan yang tak bisa dihindari dalam usia sekolah. Ayooo mampir ... Siapa tau kakak tertarik.

__ADS_1



__ADS_2