Gairah Liar Office Girl Cantik

Gairah Liar Office Girl Cantik
Gosip


__ADS_3

Ketika Layla sampai di loby, ia tak sengaja mendengar gosip yang sedang di bicarakan oleh dua resepsionis yang cantik-cantik di perusahaan itu.


‘’Eh kalaian lihat gak, tadi senyuman CEO kita manis banget kan’’ Ucap salah satu wanita itu.


‘’Jadi CEO nya sudah datang toh’’ Gumam Layla dalam hatinya mendengar percakapan kedua wanita cantik itu.


‘’Iya, mana masih muda lagi, aku mau dong jadi simpanannya’’ Jawab rekan yang satunya.


‘’Ada-ada saja sih orang kota, masak ia ingin jadi wanita simpanannya, bodoh kalian’’ Gerutu Layla dalam hati sambil menengok sebentar ke arah dua resepsionis itu, lalu ia berjalan menuju ke pantry.


‘’La, lo tadi lihat CEO perusahaan ini gak?’’ Tanya Natali ketika Layla baru saja masuk ke ruangan pantry.


‘’Enggak, emang kenapa?’’ Jawab Layla dan balik bertanya.


‘’Loh, emang lo tadi dari mana saja kok gak tahu CEO kita datang’’ Kata Natali lagi.


‘’Aku tadi di suruh beliin sarapan untuk Bu manager’’ Jawab Layla jujur.


‘’Yah rugi dong, gak lihat CEO yang tampan itu’’ Kata Natali.

__ADS_1


‘’Mau dia tampan kek, tajir kek, belum tentu dia peduli sama kita-kita yang hanya OB’’ Sahut Layla cuek.


‘’Kok gitu sih La’’ Ucap Natali sambil memanyunkan bibirnya.


‘’Dari gue mulai kerja tadi, orang yang berpapasan samaku itu sombong-sombong semua apalagi Bu manager itu, sombong, angkuh, apalagi CEOnya udah pasti lebih parah dari karyawannya’’ Kata Layla dengan raut wajah cemberut.


‘’Belum tentu kali La. Memang sih rumor yang beredar katanya putra pak Badang itu tampan dan terkenal dingin, tapi waktu aku lihat tadi dia ramah banget sama karyawan, tadi berpapasan sama gue juga dia menyapa’’ Kata Natali.


‘’Ya semoga aja dia gak angkuh seperti karyawan yang lain Nat’’ Ucap Layla sambil nyengir cengengesan.


‘’Sudahlah ayo kita lanjut kerja lagi daripada nanti kena omelan kak Rani’’ Sahut Natali.


‘’Nanti jam istirahat tungguin aku ya’’ Sambung Layla lagi.


Siang harinya waktu istirahat pun tiba, Natali menghampiri Layla yang sedang beres-beres.


‘’La, istirahat dulu yuk’’ Ajak Natali kepada temannya itu.


‘’Ayo Nat’’ Jawab Layla sambil tersenyum.

__ADS_1


‘’Gimana hari pertama lo kerja? Kira-kira kamu betah gak kerja disini?’’ Tanya Natali mengenai sahabatnya itu.


‘’Ya, kalau pertama sih masih gitu deh, tapi lihat aja nanti kedepannya gimana, untuk masalah betah apa gak aku akan coba bertahan di sini, supaya aku bisa ngumpulin uang’’ Jawab Layla sambil manggut-manggut.


‘’La, bukannya pamanmu cukup kaya, apa mereka tidak kasihan sama kamu’’ Tanya Natali mengenai keluarga pamannya.


‘’Lo tahu sendiri kan Nat, bibi dan sepupuku jahat baget sama aku, bahkan sepupuku merebut pacarku’’ Jawab Lalya mengingat kejadian waktu itu.


‘’Kamu yang sabar yah, kebahagiaan pasti akan menjemput lo’’ Sahut Natali sambil memberikan semangat kepada temannya itu.


‘’Iya Nat, aku harus terus berjuang dan gak boleh menyerah’’ Ucap Layla sambil menghembuskan nafas panjang.


‘’Gue akan selalu mendukung lo, gue percaya lo pasti bisa melewati semua itu, semangat yah jangan pantang menyerah, semuanya pasti ada jalan’’ Natali terus memberikan semangat kepada Layla supaya bisa melewati semua yang di deritanya..


‘’Makasih ya Nat, kamu selalu mendukungku’’ Jawab Layla sambil menepuk pelan lengan sahabatnya itu.


‘’Udah gak usah berterima kasih, kamu sahabatku yang kuat’’ Kata Natali sambil tersenyum.


*BERSAMBUNG*

__ADS_1


__ADS_2