Gairah Liar Office Girl Cantik

Gairah Liar Office Girl Cantik
Bertemu Suntoro


__ADS_3

Setelah selesai mengobati, Layla membuatkan teh hangat untuk Natan, mereka duduk berdampingan sambil mengobrol.


‘’Diminum dong teh hangatnya, aku sudah cape-cape buatnya Nat’’ Kata layla menyuruh pemuda itu untuk segera minum.


‘’Iya sayang, makasih ya’’ Jawab Natan sambil tersenyum.


‘’Gak usah pake sayang kenapa, nanti aku malah kepedean’’ Sahut layla cemberut.


‘’Kamu kan sekarang sudah menjadi pacarku, masa aku gak boleh panggil kamu sayang’’ Balas natan dengan senyumannya.


‘’Pacar sih pacar, tapi gak usah pake sayang, lebay tau’’ Kata layla lagi sambil memanyunkan bibirnya.


‘’Terus kamu maunya di panggil gimana?’’ Natan bertanya sambil menatap wajah kekasihnya itu.


‘’Biasa panggil namaku saja Nat, gak usah pake sayang’’ Jawab Layla sedikit tersenyum.


‘’Baiklah kalau itu mau kamu’’ Ucap Natan sambil tersenyum.


‘’Kamu laper gak? Aku buatkan mie rebus ya’’ Layla bertanya sambil senyum-senyum sendiri.


‘’Mau nawarin aku makan apa mau memberi kecu..’’ mulutnya Natan langsung di bungkam oleh tangannya Layla.


‘’Nanti Natali denger, aku malu tau’’ bisik Layla di dekat telinganya Natan.


‘’Auwh, sakit La’’ Ucap Natan kesakitan karena tangannya Layla mengenai luka di wajahnya.

__ADS_1


‘’Maaf, maaf gak sengaja’’Ucap Layla sambil melepaskan tangannya.


‘’ughh..’’ Natan meringis kesakitan.


‘’Mana yang sakit?’’ ucap Layla lalu meniup wajahnya Natan.


‘’Cup’’ Natan langsung mencium bibirnya Layla.


‘’Ih, kamu, nyebelin-nyebelin’’ Kata layla sambil menepuk lengannya Natan.


‘’Tapi kamu suka kan’’ Balas Natan sambil tersenyum.


‘’Udah ah, aku mau buat mie rebus dulu’’ Kata Layla sambil bangkit dan berjalan menuju ke dapur.


( Kenapa ciumannya masih terasa yah? ) Ucap Layla dalam hati sambil senyum-senyum sendiri dan memegang bibirnya.


Esok harinya di lorong kantor Layla sedang mengepel lantai, tiba-tiba ada yang menabraknya dari belakang, ‘’brugh..auwh..’’ Layla jatuh ke lantai bersama orang yang menabraknya.


‘’Maaf, aku sedang buru-buru’’ Kata seorang lelaki yang menabrak Layla.


Layla mendongak dan melihat orang yang telah menabraknya. ‘’Sun..Suntoro’’ ucap Layla yang mengenal dengan orang itu.


‘’Layla’’ Balas Suntoro.


‘’Kamu kerja di sini Sun?’’ Tanya Layla.

__ADS_1


Suntoro adalah teman SMA dan satu kelas dengan Layla, semenjak lulusan mereka tidak pernah bertemu, ‘’iya La, aku baru hari ini masuk’’ Jawab Suntoro.


‘’Kamu sebagai apa di sini?’’ Tanya Layla lagi.


‘’Aku hanya sebagai marketing di sini La’’ Jawab lelaki itu sambil tersenyum.


‘’Syukurlah, kalau aku hanya seperti inilah seperti yang kamu lihat’’ Kata Layla.


‘’Maaf, aku tinggal dulu ya, soalnya aku buru-buru, lain kali kita ngobrol oke’’ Suntoro pamit pergi sambil menepuk pundaknya Layla.


‘’Iya, semangat ya’’ Balas Layla sambil tersenyum melihat temannya itu berjalan.


Layla kembali melanjutkan pekerjaannya lalu datanglah Natali, ‘’siapa lelaki tadi La? Kelihatannya kalian sangat akrab sekali’’ Kata Natali mengagetkan Layla.


‘’Eh, kamu bikin kaget aja sih’’ Sahut Layla sambil menoleh.


‘’Siapa laki-laki tadi La? Ganteng juga?’’ Natali bertanya lagi sambil tersenyum.


‘’Oh, Suntoro, dia teman SMA ku dulu, emangnya ada apa?’’ Jawab Layla dan balik bertanya.


‘’Suntoro namanya, ganteng juga sih’’ Sahut Natali masih dengan senyum-senyum sendiri.


‘’Naksir ya’’ Ledek Layla kepada sahabatnya itu.


‘’Ya gitu deh, jomblangin aku dong biar deket sama dia’’ Kata Natali.

__ADS_1


‘’Usaha sendiri dong, masa pakai mak jomblang segala’’ Balas Layla sambil tersenyum dan menepuk lengannya Natali.


*BERSAMBUNG*


__ADS_2