Gairah Liar Office Girl Cantik

Gairah Liar Office Girl Cantik
Masa lalu


__ADS_3

Keesokan harinya Natan menemui Martis yang masih sibuk dengan laptopnya.


‘’Kamu kenapa? Kok murung gitu’’ Tanya Martis yang melihat Natan sedang murung.


‘’Beberapa minggu ini aku merawat anak kecil yang di temukan oleh Layla, ketika papah melihat anak kecil itu katanya mirip sekali dengan wajah ibuku yang dulu meninggalkan kami.’’ Jawab Natan menjelaskan.


‘’Apa kamu sudah menyelidikinya?’’ Tanya Martis lagi penasaran.


‘’Sudah, tapi aku tidak mendapatkan apa-apa, data Nana sepertinya di lindungi seseorang’’ Balas Natan yang masih murung.


‘’Apa kamu akan menerima anak kecil itu seandainya memang benar itu anak ibumu?’’ Martis masih penasaran.


‘’Entahlah, aku hanya berdoa semoga itu semua hanya kebetulan saja’’ Kata Natan bersedih.


‘’Kamu akan menyesal jika tau yang sebenarnya, karena sudah membenci orang yang sangat berjasa untukmu’’ Gumam Martis dalam hati.


Martis teringat dengan kejadian waktu lalu, saat dirinya di culik dan dibawa ke suatu tempat dimana ia bertemu dengan kakaknya Natan yang bernama Angela.


Angela selama ini tinggal bersama ibunya yang tentunya juga ibunya Natan. Angela menceritak kejadian ibunya yang telah meninggalkan Natan sewaktu masih kecil.


Vexsana terpaksa meninggalkan Natan karena di suruh orang tuanya lantaran musuh dari kelompok Naga sedang mengincarnya, Natan tumbuh dewasa dengan papahnya.

__ADS_1


Angela mempunyai adik kecil yang bernama Nana, dimana Nana saat ini bersama keluarganya Natan. Angela sengaja memasukkan Nana dengan pelantara Layla, supaya bisa masuk kedalam keluarganya Natan.


Nana adalah pewaris kelompok naga yang sekarang di pimpin oleh Angela, karena Nana masih kecil ia harus di sembunyikan .


‘’Hei, kenapa lo malah ngelamun’’ Kata Natan membuyarkan lamunannya Martis.


‘’Eh, iya,’’ Ucap Martis gugup.


‘’Bukan bantuin aku malah bengong’’ Balas Natan.


‘’Iya deh nanti aku akan coba bantu’’ Jawab Martis sambil cengengesan.


‘’Udahah aku mau pulang’’ Kata Natan lalu berjalan keluar.


‘’Semenjak ada anak itu kamu jarang pulang kesini’’ Kata Badang.


‘’Emang kenapa pah, kan aku tinggal di rumah nenek’’ Jawab Natan cuek.


‘’Kasihan nenek pah, kita tinggal di sana aja supaya nenek ada temannya pah’’ Sambung Natan lagi.


‘’Apa kamu sudah siap jika jati dirimu di ketahui publik?’’ Tanya Badang kepada anaknya.

__ADS_1


‘’Jika memang sudah waktunya aku siap pah’’ Jawab Natan.


‘’Lebih baik kamu pikirkan dulu. Ini bukah hal yang mudah’’ Kata Badang menasehati.


‘’Apa bedanya aku menjadi OB di perusahaan, toh semua tanggung jawab perusahaan aku yang pegang pah?’’ Kata Natan dan bertanya kepada ayahnya.


‘’Apa karena kamu sudah menemukan gadis yang kamu sukai?’’ Tanya Badang selidik.


‘’Itu salh satunya’’ Jawab Natan singkat.


( Sudah aku duga. Aku harus selidiki gadis itu dan memastikan latar belakangnya ) Gumam Badang dalam hatinya.


‘’Aku masuk ke kamar dulu pah’’ Ucap Natan sambil belangkahkan kakinya menuju ke kamar.


‘’Nat, nanti malam kamu temani papah untuk makan malam dengan sahabat papah ya’’ Kata Badang yang berhasil menghentikan langkahnya Natan.


‘’Kenapa harus bersamaku pah? Biasanya papah pergi sendiri tanpa harus di temani’’ Jawab Natan sambil menoleh.


‘’Karena sahabat papah membawa anaknya, jadi papah harus ajak kamu’’ Balas Badang.


( Sepertinya ada yang di sembunyikan papah, aku sangat mengenal papahku, sebaiknya aku ikut saja supaya tau apa yang di rencanakannya ) Gumam Natan dalam hati.

__ADS_1


‘’Mmm, baiklah’’ Ucap Natan. ‘’sekarang aku mau istirahat dulu’’ sambungnya sambil berjalan lagi menuju ke kamar.


*BERSAMBUNG*


__ADS_2