
Seperti yang di katakan Jayden dia akan segera melamar Anggel sebagai istrinya. Karna Jayden hidup seorang diri maka keluarga Adhijaya yang selama ini menjadi keluarganya yang akan menemaninya.
Kedatangan mereka di sambut hangat oleh Luna dan Leon. Walaupun mereka memiliki masa lalu yang kelam tapi atas ketulusan hati Anissa mereka bisa tetap akur sampai sekarang.
"Silahkan duduk" Leon langsung saja mempersilahkan mereka dengan ramah.
Mereka langsung saja duduk di sofa dengan santai sambil berbincang bincang kecil. Lain dengan Jayden yang terus saja celingukan mencari keberadaan Anggel.
"Paman cali bibi Anggel ya" ejek Sky yang sedari tadi memperhatikan tingkah Jayden.
Mendengar ucapan Sky semua orang langsung saja menatap Jayden sambil tersenyum.
"Anggel sedang membuat makanan di dapur" jelas Leon tersenyum.
"Kakak tenang saja sebentar lagi bidadari Kakak akan selalu ada di samping Kakak" goda Lea.
Hingga akhirnya Jayden tersenyum menatap Anggel datang bersama Luna dengan mampan berisi cemilan di tangannya.
Anggel langsung saja menyajikan cemilan dan minuman yang dia buat bersama Luna.
"Bibik ki mau" Sky menatap cemilan di meja sampai menelan ludahnya.
"Ini sayang. Makan yang banyak ya" Anggel langsung saja memberi cemilan untuk Sky beserta minumannya.
"Makasi bi. Enak kali" ucap Sky sambil terus melahap cemilan itu dengan rakusnya.
"Nanti Bibik sama Nenek akan buat cemilan yang banyak untuk Sky. Tapi Sky harus duduk di sini" Leon langsung saja tersenyum sambil menepuk pahanya menyuruh Sky duduk di pangkuannya.
Anissa dan Rayhan memang sering mempertemukan Sky dengan Leon. Karna bagaimanapun Leon adalah kakek kandung dari Sky. Rayhan pun tidak pernah keberatan akan itu malah dia yang selalu kekeh ingin mendekatkan Sky dengan Leon.
Mendengar kata cemilan yang banyak Sky langsung saja tertawa lalu berlari ke arah Leon. "Benel ya Kek"
"Ia sayang" Leon langsung saja membawa tubuh gembul itu kedalam pangkuannya.
"Ini Tante" Anggel langsung saja memberikan Cemilan dan minuman ke Anissa dan semua orang yang ada di sana.
"Terima kasih sayang" Anissa langsung saja menerima minuman dan cemilan yang di berikan Anggel.
__ADS_1
"Silahkan di minum" ucap Luna tersenyum.
Mereka langsung saja menyantap makanan yang di hidangkan Luna sambil berbincang bincang kecil.
"Apa Anggel telah mengatakan kepada kalian tentang tujuan kami kemari?" ucap Rayhan membuka suara.
"Tidak. Anggel sama sekali tidak menceritakan apapun. Memangnya ada apa?" ucap Leon cemas mengingat Putrinya belum memberitaunya tentang tujuan Keluarga Adhijaya yang sebenarnya.
"Jay" Rayhan langsung saja menatap Jayden.
"Begini Om Tante. Saya ingin melamar Putri Om dan Tante" ucap Jayden gugup
Mendengar penjelasan Jayden , Leon langsung saja menatap Anggel tidak percaya "Kenapa kau tidak bilang sama ayah dan ibu sayang?"
"Maaf Yah. Karna terlalu sibuk bekerja Anggel sampai lupa" jelas Anggel mengingat pekerjaannya akhir akhir ini yang begitu banyak.
"Tidak apa apa Om Tante. Bagaimana Gel apa kau bersedia menjadi pendamping hidupku baik itu di dunia maupun di akhirat kelak?" Jayden menatap Anggel penuh permohonan.
Mendengar ucapan Jayden, Anggel langsung saja menganguk pelan. "Kakek melamal itu apa?" ucap Sky bingung.
"Sayang. Paman Jayden ingin menikah dengan Bibi Anggel sama seperti Bibi Lea dan Paman Zion" Jelas Ayu sambil menatap gemas rasa keingintauan Putranya.
"Ia sayang. Kita juga akan mengadakan pesta yang sangat meriah"
"Yechhh. Nanti Sky sama Tante cantik ya Ma"
Mendengar ucapan Sky semua orang langsung saja mengelengkan kepalanya sambil terkekeh. "Ia sayang nanti Tante akan selalu bersama Sky" jelas Zhelina tersenyum.
"Bagaimana Gel. Apa kau menerima lamaran Jayden?" ucap Brayen.
Mendengar pertanyaan Brayen Anggel langsung saja mengangukkan kepalanya sambil tersenyum menatap Jayden.
"Alhamdullillah. Baiklah kita akan melakukan acara pernikahannya setelah pernikahan Lea" ucap Rayhan penuh rasa syukur.
Mereka langsung saja menetapkan tangal pernikahan Anggel dan Jayden. Lalu membicarakan seluruh persiapannya karna Jayden ingin langsung menikah tanpa ada pertunangan terlebih dahulu.
******
__ADS_1
Terlihat seorang pria sedang di kerumuni para wanita wanita seksi. Dia berjoget dengan begitu asiknya sambil meminum bir yang di berikan para wanita itu.
Suara lantunan musik di tambah lagi suara manja para wanita di dekatnya membuatnya semakin larut dalam keadaan. Dia menciumi satu persatu wanita yang sedang bersamanya sambil merangkul dua wanita di kanan dan kirinya.
Seketika aksinya terhenti ketika melihat dua orang pria berbadan tegap datang menghampirinya. Dia langsung saja duduk di sofa di ikuti dua wanita yang membawa minumannya.
"Bagaimana?" ucap pria itu sambil meneguk bir yang diberikan wanita yang bersamanya.
"Kami sudah mencari tau semuanya Bos. Anggel telah memiliki hubungan dengan Asisten pribadi Brayen. Bahkan keluarga Adhijaya telah melamar Anggel untuk Jayden. Mereka juga telah menetapkan tangal pernikahan mereka" ucap Widi sambil memberikan amplop yang berisi foto kebersamaan Anggel dan jayden.
Melihat itu Kay langsung saja mengengam foto itu dengan penuh amarah. Dia tak menyangka jika Anggel telah melupakannya dan telah menerima lamaran dari pria lain.
"Apa masih ada lagi?"
"Kami juga telah lama mengawasi keluarga Adhijaya Bos. Kami melihat ada dua kelompok yang terus saja mengawasi gerak gerik mereka Bos"
"Apa ada keuntungannya untuk kita?"
" Ada Bos. Kami perhatikan jika kedua kelompok itu ada masalah dengan wanita yang di bawa Galang dari luar kota Bos. Tapi jika ingin bekerjasama lebih baik kita ajukan kepada kelompok yang baru baru ini tiba Bos"
"Apa kau tau siapa yang mengutus mereka?"
"Kami perhatikan dari lambang ular yang ada di leher mereka. Mereka adalah anggota Mafia yang terkenal sangat kejam Bos"
"Bagus sekali. Terus pantau mereka jika bisa atur pertemuanku dari salah tau dari mereka. Kau terima balasanku Brayen Adhijaya" Kay langsung saja tertawa lepas sambil menatap ke arah depan dengan penuh kelicikan.
"Baik Bos. Kalau begitu kami permisi dulu" Wanda dan Widi langsung saja pamit untur diri.
Kay langsung saja menghipaskan tangannya lalu kembali ke wanita wanita yang sedang menemaninya.
"Sayang. Apa kau tidak ingin bersenang senang ke temapat lain?" ucap salah satu wanita seksi yang berparas sangat cantik dan juga memiliki tubuh sangat indah menghampiri Kay sambil memainkan jarinya ke dada bidang Kay.
"Tentu saja sayang" Kay langsung saja mencium bibir wanita itu lalu merangkulnya ke kamar yang telah di sediakan club itu.
Andarkey Ajhiwinata telah bebas dari penjara. Bukannya kapok dia malah ingin membalas dendam kepada Brayen karna telah mencebloskannya kedalam penjara.
Dia bersumpah akan menghancurkan keluarga Adhijaya tanpa sisa. Seperti kehancuran keluarganya beberapa tahun silam.
__ADS_1
Bersambung....