GALA ASMARA (Perjalanan Cinta Empat Sahabat)

GALA ASMARA (Perjalanan Cinta Empat Sahabat)
Part 50


__ADS_3

Karna merasa kesal Mitha langsung saja pergi dengan penuh kekesalan. Melihat sikap Mitha, Lea dan Brayen langsung tau jika hubungan Mitha dan Jhovan sedang tidak baik baik saja.


"Maaf jika saya lancang. Tapi, saya perhatikan hubungan anda dengan Mommy Jasmine tidak baik?" ucap Brayen memberanikan diri.


"Ya, kami menikah hanya sebagai status semata. Kami bahkan tidak mencintai satu sama lain. Aku bertahan dengan rumah tangga yang sangat hambar ini hanya karna tidak mau mengecewakan Deddy" ucap Jhovan jujur.


"Apa kakak dan kak Mitha dulu di jodohkan?" ucap Lea penasaran.


"Ia, kami dulu di jodohkan karna Papanya Mitha adalah rekan bisnis Deddy. Mereka ingin memperdekat hubungan mereka"


"Apa kakak mencintai wanita lain?"


"Ya, aku mencintai wanita lain. Bahkan aku sangat mencintainya. Namun, sayang kami bertemu di waktu yang tidak tepat. Karna, dia sudah memiliki kebahagiaannya sendiri" ucap Jhovan sambil menatap lekat wajah Lea.


Melihat tatapan Jhovan ke Lea, Zhelina dan Galang langsung bisa menebak siapa wanita yang di maksud Jhovan


"Kakak yang sabar ya. Lea yakin kelak kakak akan menemukan cinta sejati kakak. Karna, kakak juga berhak mendapatkan kebahagian bersama pasangan kakak" ucap Lea tersenyum menyemangati Jhovan.


"Amiin. Terima kasih doanya, ya. Kakak beruntung mempunyai dua wanita yang sangat hebat seperti kalian" ucap Jhovan tersenyum menatap Zhelina dan Lea bergantian.


Mereka langsung saja bercanda ria bersama. Semua orang merasa bahagia. Namun, tidak dengan Galang dan Zhelina mereka hanya mampu saling mencuri pandangan secara diam diam.


Keduanya sangat merindukan satu sama lain. Namun, rasa rindu mereka harus mereka pendam sendiri dalam diam. Mereka saling menahan harga diri mereka. Mereka tidak mau mengalah dan memilih untuk memendam perasaan mereka masimg masing.


Tapi, ada sepasang kekasih yang paling bahagia di malam ini. Siapa lagi kalau bukan pengantin yaitu Anggel dam Jayden. Terlihat senyuman mereka terpancar begitu indahnya. Sesekali mereka memamerkan kemesraan mereka di depan umum.


"Sayang, aku perhatikan Zhelina dan Galang sepertinya sedang ada masalah" ucap Anggel bingung melihat Zhelina dan Galang saling menjaga jarak. Padahal selama ini seperti prangko yang selalu menempel satu sama lain.


"Mungkin Galang masih marah soal masalah Tuan Jhohan kemarin" ucap Jayden yang sudah tau tentang kejadian malam itu.

__ADS_1


"Apa Zhelina di paksa menikah lagi oleh Deddynya? hingga membuat Galang kecewa. Tapi, ayo kita bantu mereka sayang" ucap Anggel semangat.


"Ide bagus. Tuan Brayen adalah jalan emas kita" ucap Jayden mengunakan Brayen dalam rencananya.


"Ide bagus. Suamiku ini memang sangat pintar"


"Suami siapa dulu. Tapi, itu semua tidak gratis" ucap Zion menaik turunkan alisnya dan mencoba mencium wajah cantik Anggel.


"Dasar mesum" Anggel langsung saja mendorong bibir Jayden mengunakan Jari telunjuknya.


"Gak papa mesum sama istri. Dari pada mesum sama istri tetangga"


"Kakak" ucap Anggel kesal sambil memayunkan bibirnya.


******


Setelah acara pesta selesai semua tamu undangan mulai bubar. Aula pesta mulai sepi hanya tinggal keluarga utama mereka yang tinggal di aula itu.


"Hem?"


"Lea dan Anggel kan sudah menikah" Brayen menatap Ayu genit.


"Ia sayang. Memangnya kenapa?" ucap Ayu menerutkan keningnya bingung.


"Jadi, kita juga harus mengikuti jejak mereka sebagai pengantin baru stok lama" ucap Brayen tersenyum lalu membawa tubuh langsing Ayu kedalam gendongannya.


"Sayang, turunin aku" ucap Ayu merasa malu karna di lihat oleh seluruh keluarga mereka.


"Ma, Pa. Titip Sky ya. Aku sama Ayu mau buat cucu lagi buat Papa dan Mama. Nanti keduluan Lea" ucap Brayen tersenyum lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mereka.

__ADS_1


"Sayang, kamu apa apaan sih? aku malu" ucap Ayu langsung saja menyembunyikan wajahnya di dada bidang Brayen.


Melihat Brayen dan Ayu pergi ke kamar Jayden langsung saja menatap Anggel yang masih berdiri di sampingnya.


"Pengantinnya kita apa tuan sama nona muda ya?" ucap Jayden bingung.


"Gak tau" ucap Anggel memayunkan bibirnya karna cemburu dengan keromantisan Ayu dan Brayen. Jayden yang melihat reaksi Angge langsung saja tersenyum.


"Ayo kita ikut" ucap Jayden tersenyum lalu membawa Anggel kedalam gendongannya.


"Kalian mau kemana?" ucap Lea melihat Jayden yang mengendong Anggel.


"Mau ikut jejak tuan muda" ucap Jayden tersenyum lalu melangkahkan kakinya ke kamar mereka tanpa memperdulikan semua keluarga yang menatapnya.


"Sayang" ucap Zion tersenyum genit ke Lea.


"Apa?" ucap Lea menyipitkan matanya melihat wajah genit Zion.


"Kita juga ikut" ucap Zion langsung saja mengendong Lea lalu berjalan menuju kamarnya.


"Mereka semua pergi ke kamar sayang. Kita bagaimana?" ucap Rayhan menatap kepergian anak anaknya.


"Kita jaga cucu" ucap Anissa kesal.


Bersambung....


Haii semuanya author numpang promosi ya. Jangan lupa mampir di karya sahabat author.


ceritanya sangat menarik dan pasti sangat sayang untuk di lewatkan.

__ADS_1


Jangan lupa mampir ya di karya Ika Oktafiana yang berjudul Surga Di Atas Lara. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian jika sudah mampir ya🥰🥰😘



__ADS_2