
"Kak Ki, Asmine elah" ucap Jasmine duduk sambil mengelap keringatnya dengan tangannya.
"Kamu pangil aku apa tadi?" Sky bingung dengan pangilan kakak dari Jasmine.
"Kak Ki. Kak Ki tan ebih ua ayi Asmin"
"Oh gitu. Kakak pangil Asmin dengan pangilan adik imut ya" Sky tersenyum.
Jasmine langsung saja menganguk tersenyum lalu menatap semua mainan Sky. "Kak ki au adi olisi ya alau udah esal anti"
"Ia. Kakak mau jadi polisi atau tentara karna kakak mau melindungi saudara kakak dari para penjahat" ucap Sky penuh keyakinan.
"Asmin engar ali Eddy kak Ki ama bibi akak di selang enjahat ya" ucap Jasmine mengingat jika dia mendengar percakapan Jhovan dan Jefri.
"Ia dik. Kakak belsumpah akan membalas meleka semua" Berlahan tatapan Sky berubah menjadi tatapan penuh amarah.
"Kak ki enang aja Asmin atan antu kak Ki elawan eka mua" Jasmine langsung saja tersenyum sambil mengengam tangan Sky. Sky langsung saja membalas gengaman tangan Jasmine sambil tersenyu.
"Kalian di sini rupanya" ucap Ayu yang sedari tadi mencari keberadaan Sky dan Jasmine.
"Ia Ma. Mama kapan kasi adik bayi seperti adik Asmin untuk Ki?" ucap Sky kesal karna telah berulang kali dia meminta itu dari sang Mama dan juga Papanya.
"Ki sabar ya. Sekarangkan sudah ada adik Jasmine. Jika Sky mau adik maka setiap sehabis sholat Sky berdoa ke Allah agar segera di berikan adik yang cantik dan juga imut seperti adik Jasmine. Juga sholeha" Ayu tersenyum sambil membelai lembut puncak kepala Sky dan Jasmine.
"Olat itu apa ante?" ucap Jasmine bingung karna Jasmine tidak pernah mendengar kata sholat.
"Sholat itu adalah ibadah yang wajib kita lakukan bagi kita yang beragama muslim sayang."
"Agama?" ucap Jasmine semakin bingung.
Mendengar itu Ayu langsung saja menatap Jasmine bingung. "Mama Jasmine memang tidak pernah menceritakan soal agama pada Jasmine?"
"Ndak ante. Ommy elalu ibuk ia telur aja bekelja dan ndak pelnah bicala sepelti ini ada Asmine ante. Asmin uga alang etemu Ommy" jelas Jasmine bersedih karna dia tidak pernah diperhatikan oleh Mitha.
Mendengar penjelasan Jasmine tak terasa air mata Ayu langsung saja menetes. Dia tidak menyangka jika ada seorang ibu seperti itu. Ibu yang sama sekali tidak peduli kepada putrinya.
"Jasmine tidak usah bersedihnya. Sekarang ada kak Sky dan juga tante yang akan selalu bersama Jasmine. Jasmine sering saja datang ke sini biar tante ajari soal agama ya" Ayu langsung saja membawa Jasmine ke pangkuannya.
"Maasi ya ante. Ante aik setali ante uga angat antik" ucap Jasmin memegang hijab Ayu.
__ADS_1
"Terimakasi sayang. Sudah ayo kita turun. Deddymu sudah mencarimu"
"Iap ante" Jasmine dan Sky langsung saja berlari ke ruang tamu sambil bergandengan tangan.
"Hati hati sayang nanti jatuh" Ayu langsung saja berlari kecil untuk mengejar Jasmine dan Sky.
"Hey boy, jangan lari lari" ucap rayhan melihat Sky dan Jasmine sedang berlarian.
"Senang main dengan kak Sky sayang" jhovan membawa Jasmine ke dalam pangkuannya sambil menghapus keringat jasmine yang bercucuran.
"Asmine angat enang Eddy. Kak Ki unya ainan olisi yang angat anyak" ucap Jasmine sambil mengerakkan tangannya.
"Sering seringlah bawa Jasmine ke sini. Saya perhatikan Sky lebih ceria saat bermain dengan putri anda" ucap Brayen melihat kecerian di wajah Sky.
"Ia Van. Sering seringlah kemari anggap saja kami keluargamu di kota ini" ucap Rayhan tersenyum.
"Baik paman. Saya akan mengangap kalian sebagai keluarga ku sendiri" Jhovan langsung saja menatap Anissa sambil tersenyum.
"Oo ia nak, kami sampai lupa. besok lusa Lea akan menikah jadi kamu datangnya. Bawa Jasmine" ucap Anissa jika lusa pernikahan Lea dan Zidan akan dilaksanakan.
"Lea mau menikah. Pasti saya dan putri saya akan datang Tante"
"Baik, tuan. Kalau begitu saya dan putri saya pamit dulu ya"
"Baiklah. Mari saya antar" Brayen langsung saja mengantar Jhovan keluar.
Sedangkan di luar Zhelina, Lea dan Galang yang baru pulang dari mension sakit berlahan melangkahkan kaki mereka memasuki mension sambil bercanda gurau bersama.
Namun Zhelina yang melihat Jhovan dan Brayen yang hendak keluar langsung saja panik apalagi melihat Jasmine yang ikut bersama mereka.
"Itu kan Jasmine. Bagaimana ini" batin Zhelina mencoba mencari cara agar bisa menghindar dari mereka.
"Sepertinya barang gue ada ketingalan di mobil. Kalian masuk duluan saja" ucap Zhelina sambil berlari keluar.
Melihat sikap Zhelina yang aneh Galang dan Lea hanya menatapnya bingung.
"Kalian sudah pulang" ucap Brayen melihat Lea dan Galang.
"Sudah kak. Kak Jhovan juga ada di sini" ucap Galang tersenyum.
__ADS_1
"Ia saya tadi ingin melihat keadaan Sky" ucap Jhovan melirik Lea. Namun Lea yang tidak mengenali Jhovan hanya diam membisu.
"Siapa gadis cantik dan imut ini?" ucap Galang melihat jhelina yang masih mengengam tangan Jhovan.
" Dia putri saya Jasmine" Jhovan langsung saja memperkenalkan Jasmine.
"Kamu cantik sekali sayang" ucap Galang berjongkok untuk menyetarakan tinggi badannya dan juga Jasmine sambil menatap gemas gadis imut itu.
"maaci aman" Jasmine langsung saja tersenyum ramah.
"Lea, apa kau tak inggin mengucapkan terimakasi kepada tuan Jhovan"ucap Brayen melihat Lea hanya diam saja.
Mendengar ucapan Brayen, Lea langsung saja menerutkan keningnya binggung.
"Tuan Jhovanlah yang telah menyelamatkanmu malam itu" Jelas Brayen.
"Oh. Maaf tuan saya tidak melihat wajah tuan malam itu. Jadi saya tidak mengenali tuan. Saya ucapkan banyak terimakasi karna anda berkenan menolong saya dan juga keponakan saya" Ucap Lea merasa tidak enak.
"Tidak apa apa. Itu sudah kewajiban saya untuk menolong orang yang sedang kesulitan." Jhovan tersenyum.
"Saya tidak tau apa jadinya jika anda tidak menolong saya malam itu" Lea langsung saja bersedih mengingat apa yang telah menimpa Sky karna kejadian malam itu.
"Sudahlah yang terpenting kalian sekarang baik baik saja. Kalau begitu kami pamit undur diri dulu ya" ucap Jhovan ramah.
Lea langsung saja tersenyum menganguk tak lupa dia mencium gemas wajah imut Jasmine. " Kamu imut sekali sayang. Pantas saja Sky langsung jatuh cinta padamu. Dia setia hari menceritakan kecantikanmu kepada kami"
"Ia ante. Ante uga antik. akak Ki uga pelnah mencelitakan ante ada Asmine"
"Sudah sayang ayo kita pulang" ucap Jhovan meliahat hari yang mulai malam.
"Ante antik Asmine ulang ulu ya"
"Paman gak di puji ya" ucap Galang cemburu.
"Asmine ulang ulu ya aman anteng" Jasmine tersenyum.
"Ia. Jasmine yang cantik dan imut. Sering sering main ke sini ya"
Jasmine langsung saja menganguk. Jhovan langsung saja membawa Jasmine pulang.
__ADS_1
Bersambung..