
"bagaimana keadaan tuan Arsha?" tanya asisten Lee
"Ehh kamu Lee. bagaimana keadaanmu ?" tanya mama Reta.
" Saya baik-baik saja nyonya"ucap Asisten Lee
"Syukurlah kalau kamu baik-baik saja. Arsha baru saja melakukan operasi Ginjal jadi dia masih belum sadarkan diri karena bius" ucap mama Reta.
"Maafkan saya nyonya saya tidak bisa melindungi tuan muda saat itu" ucap asisten Lee
"Sudahlah tidak perlu menyalahkan dirimu. kamu juga terluka saat itu. Ohh ya apa yang sebenarnya terjadi kenapa kalian bisa terluka seperti itu ?" tanya mama Reta
"Saat itu saya sedang menjemput tuan muda di sebuah club malam saat itu tuan muda sedang mabuk berat, tapi saat di perjalanan menuju mansion kami di hadang oleh beberapa orang nyonya. tidak tau apa alasan mereka tiba-tiba mereka menyerang kami" asisten Lee menjelaskan secara detail kejadiannya.
mama Reta mendengarkan dengan serius apa yang di sampaikan oleh asisten putranya itu. " Apa kalian selama ini punya musuh ?" tanya kembali mama Reta.
"Setau saya tuan muda tidak memiliki musuh nyonya. Tapi nyonya tenang saja saya akan menyelidiki semua kejadian ini" ucap asisten Lee
mama Reta mengangguk pelan. " Yasudah kamu kemali kemarmu saja kamu juga butuh istirahat" ucap mama Reta.
"Baik nyonya. kalau begitu saya permisi" ucap asisten Lee sambil membungkuk hormat pada mama Reta.
Lelah menunggu membuat mama Reta ketiduran di sofa.
"Ma- mama.. mam-mama..." panggil Arsha lirih bahkan hampir tidak terdengar suaranya.
"Mah.. "panggil kembali Arsha.
mama Reta tersentak kaget saat seperti mendengar suara Arsha putranya. mama Reta kira ia sedang bermimpi Arsha sedang memanggil-manggil namanya namun saat menoleh kepada Arsha ia melihat putranya sedang menatapnya dengan mengerjap-erjapkan matanya. mama Reta segera bangkit menghampiri anaknya.
"Sayang kamu sudah sadar. Syukurlah.. jangan membuat mama khawatir Arsha" mata mama Reta berkaca-kaca sambil mencium kening putranya.
"Maafkan Arsha ma.. jangan nangis Arsha gak suka melihat mama menangis seperti ini Aakkhh.." Arsha merasakan kesakitan di bagian pinggangnya.
"Jangan terlalu banyak bergerak dulu kamu baru saja melakukan operasi. mama akan panggil dokter dulu" ucap mama Reta
"Operasi apa ma.. ?" tanya Arsha penasaran
"Kamu baru saja melakukan operasi ginjal. kedua ginjalmu dua-duanya rusak. yang satu akibat penusukan itu dan yang satu akibat lamu terlalu sering meminum minuman beralkohol beruntung ada orang baik yang mau mendonorkan ginjalnya padamu. jika tidak mama tidak tau apa yang akan terjadi padamu selanjutnya hiks.." ucap mama Reta sambil terisak
__ADS_1
"Mama ku mohon jangan menangis. Arsha minta maaf karena sudah membuat mama sedih." Arsha merasa bersalah karena sudah membuat mamanya sedih
"Siapa yang sudah mendonorkannya padaku ma" tanya Arsha sambil mengusap sisa-sisa air mata yang menempel di pipi mamanya.
"Kamu tidak perlu tau siapa dia." jawab mama Reta.
"Tolong beritahu aku ma. Aku harus berterima kasih kepadanya" ucap Arsha.
"mama tidak bisa memberitahumu karena ini adalah permintaan darinya untuk merahsiakan identitas dirinya sebagai pendonor" ucap mama Reta
"Apa dia laki-laki atau perempuan ? Apa mama sudah memberikan hadiah untuknya ?" tanya lembali Arsha
"Dia seorang gadis yang cantik. dan gadis itu menolongmu dengan ikhlas tanpa meminta imbalan apapun pada mama" ucap mama Reta sambil tersenyum.
Dokter datang untuk memeriksa Arsha membuat percakapan ibu dan anak itu terhenti setelah melakukan beberapa pemeriksaan pada Arsha Dokter keluar ruangan Arsha.
"Tidur lagi ya. kamu butuh istirahat yang cukup agar cepat pulih" ucap mama Reta sambil membenarkan selimut Arsha
Sementara di kamar sebelah tampak Grizz juga sudah sadar juga.
"Nona sudah sadar?" tanya bi Nani
"Saya bi Nani nona saya di utus atasan saya untuk menjaga nona" ucap kembali bi Nani yang seakan mengerti tatapan Grizz
Kini Grizz paham jika siapa orang yang sudah menjaganya itu.
"Nona membutuhkan sesuatu ?" tanya bi Nani
Grizz mengangguk "Aku haus" ucap Grizz lirih. Kemudian bi Nani segera mengambil gelas di meja kemudian menyodorkannya pada Grizz dengan sedotan.
"Nona istirahat kembali saja" ucap bi Nani dan Grizz mengangguk kembali memejamkan matanya.
~
Keesokan paginya di ruangan Arsha tampak Arsha terlihat lebih segar sementara mama Reta berniat untuk melihat keadaan Grizz karena dari semalam ia belum menjenguk Grizz.
"Arsha mama keluar dulu sebentar ya mama ingin menjenguk teman mama dia juga di rawat disini"ucap mama Reta beralasan
"Ya ma"
__ADS_1
mama Reta kemudian masuk keruangan Grizz "Apa kamu mau minum?" tanya mama Reta karena melihat Grizz tengah kesusahan mengambil gelas yang berada agak jauh dari posisi Grizz. Dengan segera mama Reta mengambil minuman itu memberikannya pada Grizz.
"Maaf merepotkan anda nyonya" ucap Grizz
"Tidak masalah, kenapa belum makan ? kamu harus makan agar cepat pulih" dengan segera mama Reta mengambil mangkuk makanan berniat akan menyuapi Grizz
"Ny-Nyonya saya bisa sendiri" ucap Grizz yang merasa tidak enak hati.
"Sudah cepat buka mulutmu" ucap mama Reta
kemudian Grizz membuka mulutnya dengan ragu-ragu, mama Reta terus menyuapi Grizz hingga makanan habis.
"Seperti inikah rasanya di suapi oleh seseorang rasa makanannya menjadi lebih nikmat apa lagi jika di suapi oleh seorang ibu pasti rasanya juga akan jauh bahkan sangat jauh lebih nikmat" Batin Grizz
"Maaf sudah merepotkanmu nyonya" ucap Grizz
"Sama sekali tidak merepotkan. justru aku sangat berterima kasih padamu Grizz karena sudah menyelamatkan putraku satu-satunya" ucap mama Reta sambil tersenyum pada Grizz "Istirahatlah, Aku keluar dulu" ucap mama Reta.
"Terima kasih nyonya" ucap Grizz sebelum mama Reta meninggalkan ruangannya.
...●●●●●●●●...
Setelah beberapa hari di rawat akhirnya mereka berdua di perbolehkan pulang
"Yeayy.. Akhirnya uncle pulang jadi nanti Syila kalo main kerumah oma ada temen main lagi" celoteh Syila.
"kamu seneng ya karena nanti kamu bisa main kuda-kudaan lagi kan" dan Syila seketika langsung tertawa. Yaa.. Arsha sangat dengan anak sepupunya itu bahkan sudah seperti anaknya sendiri karena apapun kemauan Syila Arsha tak dapat menolaknya. dan kali ini mama Reta Leo dan Syila yang menjemputnya. Sementara untuk Grizz mama Reta sudah menyuruh supir untuk mengantar Grizz ke sebuah kontrakan/semacam kos yang sebelumnya sudah mama Reta siapkan untuk Grizz. awalnya mama Reta membelikan Grizz apartemen namun Grizz menolaknya..
~
~
Hari-hari dilalui dengan tenang tak terasa kini Grizz sudah bekerja selama 3 bulan lebih di kafe milik mama Reta dan Arsha juga sudah kembali aktif bekerja di kantornya.
"Arsha kemari mama ingin membicarakan sesuatu padamu" ucap mama Reta memanggil arsha keruang keluarga setelah makan malam bersama anaknya itu
Arsha mengernyitkan dahi. tidak biasanya mamahnya memanggilnya untuk berbicara seperti ini jika bukan hal serius.
"Begini sebenarnya...
__ADS_1