Grizella

Grizella
episode 34


__ADS_3

"Tuan saya peringatkan sekali lagi ini tidak seberapa hukuman yang diberikan tuan Arsha pada putri anda. Jika sekali lagi putri anda masih berulah pada rumah tangga tuan Arsha maka siap-siap perusahaan anda akan hangus tak tersisa" ucap Lee dengan datar dan dingin.


"Ba-baik tuan, saya mohon maaf atas perilaku putri saya. Saya bisa jamin jika putri saya tidak akan lagi menganggu kehidupan tuan Arsha" ucap papa Marina menunduk pada Lee.


"Baiklah saya pegang ucapan anda. Ingat perusahaan anda yang menjadi jaminannya" ucap Lee lalu meninggalkan kediaman Marina.


Setelah puas menghukum Marina dengan caranya sendri Arsha menyuruh Lee untuk mengantar Marina ke rumahnya dan menyuruh Lee agar memberi peringatan kepada kedua orang tua Marina. Jika putri mereka masih mengganggu Arsha dan istrinya maka perusahaan mereka tatuhannya.


Plaakkk


"Apa yang kau lakukan hah ? Gara-gara kau perusahaan kita hampir saja kena imbasnya, kau membuat papa malu Marina" Amarah papa Marina membuncah saat kedatangan Lee yang mengantarkan Marina berulah.


"Hiks.. Hiks.." Marina tidak menjawab yang terdengar hanya isakannya.


"Bantu kemasi barang-barang Marina mah, Saat ini juga kau akan ke paris tinggal berasama auntymu disana" papa Marina kemudian meninggalkan ibu dan anak itu kedalam kamar.


Mama Marina kemudian membantu Marina berkemas mau tidak mau Marina menuruti keinginan papanya untuk ke paris.


"Sayang" panggil Arsha saat sudah diruangan Grizz. Disana terlihat Grizz tengah berbincang dengan mamanya.


Grizz tersenyum saat melihat suaminya mendekat.


"Hahh.. Beruntung kau datang, istrimu ini dari tadi tidak mau makan" adu mama Reta.


Arsha menatap tajam pada Grizz saat mendengar aduan mamanya "Kenapa tidak mau makan. Kau tidak ingin cepat sembuh" ucap Arsha langsung mengambil makanan yang sudah disiapkan rumah sakit.


"Rasanya tidak enak kak" ucap Grizz.


"Enak kata siapa tidak enak. Ayo buka mulutnya, cepat buka mulutnya" ucap Arsha yang melihat Grizz lama mau membuka mulutnya.


Dengan terpaksa Grizz membuka mulutnya menerima suapan Arsha sambil memberungut.


"Bagaimana enak kan" ucap Arsha.


Grizz kemudian mengambil sendok ditangan Arsha kemudian menyuapi Arsha "Ayo kakak coba juga" ucap Grizz tersenyum.


"Tidak, ini untukmu saja biar kenyang" jawab Arsha.


"Kalau kakak tidak makan aku juga tidak mau makan lagi" dengan terpaksa Arsha membuka mulutnya wajah Arsha datar saat mengunyah.


"Bagaimana enak ?"


"Ya enak"


"Tidak enak kak. Aku mau makan cake coklat saja" ucap Grizz.


"Makan ini saja dulu"


"Tidak mau"


"Sudah Arsha belikan saja apa yang istrimu mau" jawab mama Reta yang sedari tadi memperhatikan anak dan menantunya.


"Hahh baiklah tunggu sebentar" jawab Arsha.


Arsha kemudian keluar untuk membeli cake coklat keinginan Grizz. Setelah mendapatkannya Arsha kembali kerumah sakit.


"Ayo cepat makan kalau masih ada alasan untuk tidak makan aku akan menghukummu" ucap Arsha sambil menaik turunkan alisnya.


Dengan segera Grizz menerima suapan Arsha sampai cake benar-benar habis tak tersisa. Karena kenyang akhirnya Grizz tertidur.


"Mama pulang saja. Grizz biar Arsha yang jaga" ucap Arsha.


"Baiklah kalau begitu mama pulang dulu ya" ucap mama Reta.


"Tunggu Lee datang. Biar Lee yang mengantar mama pulang" ucap Arsha.

__ADS_1


Mama Reta hanya menurut apa yang dikatakan Arsha. Akhirnya mama Reta pulang diantar Lee.


Setelah beberapa hari dirawat akhirnya Grizz di perpolehkan pulang.


"Kakak besok aku mulai masuk kuliah kan" tanya Grizz pada Arsha karena memang Grizz sudah sembuh total.


"Ya, Ingat pesanku" jawab Arsha.


"Ya kak. Aku tidak akan lupa" ucap Grizz.


Arsha selalu mengingatkan Grizz agar tidak dekat dengan laki-laki lain dan juga tidak melalaikan kewajibannya sebagai seorang istri.




Pagi ini Grizz begitu bersemangat karena ini hari pertama Grizz masuk kuliah dan akan diantar oleh Arsha.



"Aku masuk dulu ya kak" ucap Grizz saat sudah tiba di gendung universitas.



"Eitttss.. Kau melupakan sesuatu" ucap Arsha.



Grizz mengernyitkan dahi "Apa ? Perasaan semua buku sudah lengkap"



Arsha kemudian mngetuk-ngetuk pipinya.




Grizz buru-buru masuk kedalam gedung karena takut telat mengikuti kelas pertamanya hingga tidak sadar menabrak seseorang.



*Brakkk*



"Ahh maaf maaf aku tidak sengaja" ucap Grizz membantu merapikan buku orang yang ditabraknya.



"Heyy sudah tidak apa-apa" ucap pria yang menyadari jika yang menabraknya gadis yang ia sukai.



"Sekali lagi saya minta maaf tu-- Aaaaa tuan Daren" ucap Grizz saat menyadari yang ditabraknya adalah Daren.



Sementara Darren hanya tersenyum manis pada Grizz "Kau kuliah disini juga ?" tanya Darren.



"Ya tuan ini hari pertamaku masuk, saya masuk dulu ya sekali lagi saya minta maaf" ucap Grizz meninggalkan Darren.


__ADS_1


Darren tersenyum bahagia ia merasa jika ada kesempatan untuk lebih dekat dengan Grizz.



Sementara Grizz segera masuk ke kelas langsung duduk di bangku yang kosong menunggu dosen.



Setelah kelas pertama selesai Grizz akhirnya Grizz ke kantin untuk mengisi perutnya dengan teman baru yang ia kenal tadi di kelas berama Aira.



"Hay boleh aku gabung" tanya pria yang tak lain adalah darren.



Grizz dan Aira kemudian mendongak bersamaan. "Ahh tentu saja boleh kak, Silahkan duduk" jawab Aira terlebih dulu.



Akhirnya Darren bergabung duduk bersama Grizz dan Aira. Sementara Grizz melanjutkan makannya. "Grizz aku tidak menyangka kita akan bertemu lagi disini" ucap Darren yang tidak melepas pandangannya dari Grizz.



"Ya tuan saja juga" jawab Grizz.



"Jangan memanggilku tuan aku seperti majikanmu saja, panggil aku kakak sama seperti temanmu ini" ucap Darren.



"Ah iya, Aku sudah selesai kalau begitu kami duluan ya" Grizz menarik tangan Aira.



"Heyy.. Heyy.. Kenapa kau menarikku sih aku kan belum selesai makannya" Rengek Aira.



"Maaf, Aku hanya tidak nyaman saja".



"Kau tidak nyaman saat ada kak Daren ? oh my god Grizz Kak Darren itu salah satu pria terkenal di kampus ini" Aira kaget saat Grizz mengatakan jika tidak nyaman saat Darren berada didekatnya padahal para gadia di kampusnya berlomba-ba agar bisa dekat dengan Darren.



"Ya aku hanya takut menimbulkan kesalah pahaman antara aku dan suamiku kalau akau terlalu dekat dengan pria asing." jawab Grizz



"Whatt !!! Omg Grizz kau sudah menikah ?" Aira kembali dikejutkan dengan teman barunya ternyata sudah menikah.



"Kau menikah muda ?" tanya Aira.



Grizz menganggukkan kepalanya "Sudah ayo ke kembali sebentar lagi kelas akan dimulai lagi" ucap Grizz menyeret temannya itu.



Saat pulang kampus Grizz di jemput suaminya.

__ADS_1



"Kita ke kantor dulu ya aku ada meeting beberapa menit lagi" ucap Arsha. Grizz hanya mengangguk.


__ADS_2