
Hari berganti bulan, bulan berganti tahun. Dan sekarang Grizella sudah berusia 17 tahun. Grizz tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dengan sifat yang lemah lembut. meskipun Grizz tumbuh menjadi seorang gadis dengan kekurangan kasih sayang, hidup dalam kesepian dan mendapat perlakuan yang tidak adil oleh mommy dan daddynya tidak membuat Grizz menjadi gadis yang brutal,nakal ataupun pembuat onar.
Sementara Adel tumbuh menjadi anak yang manja dan semua apapun yang dia ingin harus dikabulkan. sifat Adel terbentuk karena Max dan Liliana terlalu memanjakan Adel dan menuruti semua apa yang diingin kan Adel. Meskipun begitu Liliana tidak mempermasalahkan sifat Adel.
"Tokk Tokk Tokk..." Grizz mengetuk pintu ruang kerja Max.
"Masuk" ucap Max
Grizz perlahan berjalan mendakat pada max dan duduk di depan Max
"Ada apa Grizz, tumben ke ruang kerja daddy" tanya max
"mmm dad. besok adalah hari ulang tahunku apakah daddy dan mommy ada waktu untukku ? aku ingin sekali merayakan ulangtahun ku dengan kalian" ucap Grizz pelan
"Benarkah besok ulang tahunmu ? ulang tahun yang keberapa ? tanya Max
"Bahkan daddy tidak tau berapa usiaku sekarang" Batin Grizz.
"18 dad" Jawab Grizz.
"Daddy tidak bisa. besok daddy akan ke paris karena Adel ingin liburan kesana jadi kami bertiga akan berangkat kesana besok" ucap Max.
"Hanya kali ini saja dad. aku hanya ingin merayakan ulangtahunku dengan daddy dan mommy kali ini" ucap Max
"Daddy tidak bisa kau tau sendiri bagaimana adikmu. Jika sudah menginginkan sesuatu maka harus dituruti" ucap Max.
"Bagaimana jika kamu pergi jalan-jalan dengan Bi inah saja untuk merayakan ulang tahunmu"
"Dad aku juga anak daddy, aku juga punya keinginan. aku hanya ingin daddy dan mommy meluangkan waktu untukku hanya 1 hari saja dad, apa aku selama ini peenah memnta sesuatu darimu dad ? aku juga ingin merasakan sepreti yang lainnya di hari ulang tahunnya di rayakan dengan keluarganya. karena setiap ulang tahun aku selalu merayakannya sendiri bahkan mommy dan daddy tidak pernah mengucapkan selamat ulang tahun untukku. sementara adel setiap tahun mommy dan daddy merayakannya bahkan memberikan kado kado yang spesial. sementara aku ? bahkan daddy tidak tau berapa usiaku sekarang" ucap Grizz lirih
Max hanya diam mendengarkan putri sulungnya mencurahkan semua apa yang dirasakannya selama ini.
"Aku tidak membenci Adel karena selalu dimanjakan dan dilimpahkan kasih sayang oleh daddy dan mommy bahkan aku sangat menyayanginya. aku hanya iri sangat iri padanya kenapa ? kenapa daddy dan mommy tidak adil padaku ? apa aku pernah melakukan kesalahan waktu kecil hingga membuat daddy dan mommy seperti tidak menggapku disini ?" tangis Grizz pecah.
__ADS_1
"Tidak apa-apa dad, aku tidak akan lagi memaksa jika daddy sibuk. aku keluar dulu dad" Grizz segera menghapus air matanya dengan kasar dan segera pergi meninggalkan ruang kerja Max.
Sementara Max diam mematung setelah mendengar semua isi hati anak sulungnya. selama ini memang Max selalu mengutamakan Adel daripada Grizz. dan sekarang Max sadar bahwa selama ini dia sudah berbuat tidak adil kepada anak-anaknya.
"Ohh tuhan aku melakukan kesalahan besar kali ini. bagaimana bisa aku melakukan semua ini" Batin Max. Max meyenderkan kepalanya di kursi
"Grizz. Grizz pasti merasa kesipian merasa diabaikan selama ini" gumam Max dengan mata berkaca-kaca.
"Maafkan daddy Grizz. besok daddy janji akan meluangkan waktu untukmu, aku harus membicarakan semua ini pada Liliana" ucap Max dengan cepat keluar dari ruang kerjanya menghampiri Liliana.
Sementara Grizz setelah keluar dari ruang kerja Max langsung menuju kamarnya saat tiba di lantai 2 Grizz melihat Adel yang terlihat sangat bahagia
"Kakak lihat ini tiket untuk liburan ke paris" Adel memperlihatkan 3 tiket pesawat pada Grizz dengan meloncat-loncat saat adel berada dipingiiran tangga tiba-tiba kaki Adel tergelincir dan BUKKK.... "Ahhh.." Tubuh adel berguling-guling jatuh dari tangga.
Grizz yang melihat itu kaget dan diam mematung di depan tangga.
"Adelll...." Teriak Max saat melihat tubuh adel sudah tergeletak tak sadarkan diri.
Liliana berlari tergesa melihat adel tidak sadarkan diri. "Ada apa dengan adel kenapa bisa seperti ini" tangis liliana.
Max mendongak keatas melihat ada Grizz yang diam mematung di tangga atas. dan mengira bahwa Grizz lah yang mendorong Adel mengingat beberapa saat lalu Grizz mengatakan jika dirinya merasa iri pada adel. segera Max berdiri berjalan menaiki tangga menghampiri Grizz dan..
PLAKKK...
Tamparan dari Max mendarat sempurna di pipi Grizz hingga membuat sudut bibir Grizz berdarah. "Daddy tau kau merasa iri padanya tapi tidak seharusnya kau berusaha menyingkirkannya dia adikmu" Teriak Max didepan wajah Grizz
"sudah jangan berdebat dad ayo cepat kita bawa adel kerumah sakit" ucap liliana
Max berlalu dari hadapan Grizz dan segera menggendong Adel menuju rumah sakit.
"Mommy kecewa padamu Grizella" ucap Liliana sebelum Keluar dari rumah.
Grizz hanya diam dan tersenyum."Sepertinya aku memang tidak berarti di keluarga ini" Batin Grizz. Grizz segera kemarnya mengambil beberapa baju dan memasukkannya kedalam tas Grizz berniat untuk pergi meninggalkan rumahnya. sebelum itu Grizz menulis sepucuk surat yang di taruh diatas meja riasnya. setelah itu Grizz segera keluar dari rumahnya. di depan rumahnya Grizz menoleh kebelakang melihat lagi bangunan yang sudah menjadi tempat tinggalnya dengan banyak kenangan didalamnya meski bukan kenangan yang indah. setelah puas memandangi rumahnya Grizz segera naik taxi yang sudah di pesannya sebelumnya.
__ADS_1
~
~
Dirumah sakit Adel sedang ditangani oleh dokter. setelah beberapa lagi pintu ruang rawat Adel terbuka.
"Dokter bagaimana keadaan anak saya" tanya cepat Liliana.
"Pasien baik-baik saja tidak ada luka yang serius hanya ada sedikit luka lecet" ucap dokter
"Syukurlah, apa sudah bisa melihat putri saya dok?"
"Tentu saja silahkan. tidak usah khawatir pasien akan sadar beberapa jam lagi" ucap dokter.
"Ya dok"
"Kalau begitu saya permisi"pamit dokter
Max dan Liliana segera masuk kedalam ruang rawat adel menunggu adel sadar.
Setelah beberapa jam akhirnya Adel sadar. "sayang kau sudah sadar" ucap Liliana.
"Ini dimana mom" tanya Adel karena merasa asing di ruangan yang dia tempati.
"Ini dirumah sakit sayang" Jawab Liliana.
"Ohh yaa. Tadi adel jatuh dari tangga" ucap adel setelah mengingat apa yang terjadi sebelumnya.
"Iya.. tapi tidak apa-apa, Kamu baik-baik saja"
"ahh Maafkan aku mom sudah membuat panik kalian. ini semua karena aku yang kurang hati-hati" ucap adel. kemudian Adel menjelaskan kenapa bisa Adel terjatuh dari tangga.
DEGG!!
__ADS_1