
"Terima kasih, terima kasih aunty sudah mengkhawatirkanku baru kali ini aku merasa jika aku ini berharga" Grizz segera memeluk tubuh mama Reta dengan erat.
mama Reta membalas pelukan Grizz mengusap-usap punggung Grizz
"Ada apa ? Apa ada sesuatu yang mengganjal di hatimu ? ceritakan pada aunty jangan memendamnya sendiri. itu tidak baik" ucap mama Reta.
Grizz melepaskan pelukannya menatap sendu pada mama Reta dan menggeleng pelan. "Aku tidak apa aunty" ucap Grizz lirih.
mama Reta menghela nafas pelan. "Grizz kamu tau kan kalau aunty hanya punya anak satu-satunya dan aunty sangat menyayanginya. ya Arsha, dulu dia adalah anak yang periang dan mudah berbaur dengan orang baru dan dia adalah seorang yang hangat dalam keluarga, tapi sejak kematian ayahnya dia berubah menjadi seorang yang dingin,kaku irit bicara dan juga sangat tertutup. Sampai saat Arsha memiliki seorang kekasih bernama karin sifat Arsha sedikit berubah dia jadi lebih banyak bicara. Namun lama kelamaan Arsha bersama karin wanita itu justru membuat Arsha jatuh dalam hal-hal yang negatif Arsha jadi sering pergi ke club malam mabuk-mabukkan bersama dengan kekasihnya meski mama selalu memantaunya melalui bodyguard yang mama sewa agar ia tidak terjerumus lebih dalam lagi,sering berfoya-foya dan selalu menuruti semua kemauan kekasihnya itu. sampai saat aunty melihat dengan mata kepala aunty sendiri jika wanita bernama karin itu bercumbu mesra dengan laki-laki lain itu membuat aunty tidak menyukainya. saat Arsha membawanya kerumah memperkenalkan dia pada aunty, Aunty melihat jika semua sifat yang dia tampilkan di depan aunty itu palsu. Aunty berusaha memberitahu Arsha bagaimana kelakuan kekasihnya itu tapi justru Arsha tidak mempercayaiku dan justru dia marah besar pada aunty karena ia mengira jika aku sudah mejelekkan wanita itu. 3 tahun yang lalu wanita itu pergi meninggalkan Arsha keluar negri dengan alasan mengejar karirnya dan setelah kepergiannya membuat Arsha semakin terpuruk. setiap harinya Arsha jadi tidak lepas bari minuman beralkohol itu. bahkan hampir setiap malam ia akan mabuk hingga tertidur. Aunty berharap jika Arsha kembali hidup nornal dan tidak bergantung dengan minuman haram itu hiks hiks.." Mama Reta menangis tersedu.
melihat itu Grizz segera memeluk mama Reta.
"Aunty sabar ya. pasti suatu saat tuan Arsha akan sadar dan berubah" ucap Grizz pelan
"Kapan Grizz kapan dia akan berubah sudah 3 tahun Arsha seperti ini, hanya Arsha satu-satunya yang aunty punya" ucap mama Reta yang masih terisak di pelukan Grizz. semwntara Grizz hanya dia saja ia tidak tau harus berkata apa. ia hanya mengusap punggungnya pelan berusaha menenangkan wanita paruh baya ini.
"Grizz bisakah Aunty meminta bantuanmu sekali lagi ?" ucap mama Reta.
"Tentu saja. Aku akan membantu aunty jika aku bisa" ucap Grizz.
__ADS_1
sejenak mama Reta terdiam sebelum mengutarakan niatnya itu. "Grizz maukah kamu menikah dengan anak Aunty ? maukah kamu membantunya keluar dari belenggu masalalunya ?" ucap mama Reta menatap dalam manik mata Grizz.
sementara Grizz, tentu saja dia kaget bukan main. secara tidak langsung mama Reta melamar dia untuk anaknya bukan.
"Ny-nyonya saya akan usahakan membantu tuan Arsha. tapi tidak perlu menikah kan nyonya" ucap Grizz
"Grizz, Arsha adalah orang yang tidak mudah disentuh oleh siapapun maka dari itu kamu harus menjadi istrinya jika kamu ingin membantunya. Aunty mohon tolong aunty kali ini karena aunty yakin hanya kamu yang dapat merubahnya" mama Reta mengatupkan tangannya di dada memohon pada Grizz.
"Aunty tau kan jika aku disini tidak memiliki keluarga, aku disini hanya sebatang kara aunty. lagian mana mau tuan Arsha padaku aunty" ucap Arsha.
"Dia sudah setuju untuk menikah Grizz. tinggal kamu saja. apakah kamu mau menikah dengan putra aunty" ucap mama Reta.
"Aunty aku sebenarnya berasal dari negara M aku memiliki seorang adik perempuan dan aku adalah anak sulung. aku adalah anak yang tumbuh tanpa kasih sayang orang tua. Orang tuaku memfokuskan perhatian mereka pada adikku sampai akhirnya daddy marah besar padaku karena mengira aku adalah penyebab adikku terluka. mereka sama sekali tidak memberiku sedikit kesempatan untuk menjelaskan apa yang terjadi, saat itu aku mengira jika aku benar-benar tidak ada artinya di antara mereka hiks.. jadi aku memutuskan untuk pergi kenegara ini hingga aku bertemu dengan aunty Reta. aku sangat bersyukur kenal dengan aunty aku jadi merasakan bagaimana disuapi dan di peluk dengan kasig sayang yang tulus. terima kasih terima kasih aunty" Grizz justru menceritakan Kisah hidupnya pada mama Reta.
"Aunty maaf aku tidak bisa menjawab sekarang permintaan aunty. boleh aku meminta waktu untuk memikirkan semua ini" ucap Grizz.
mama Reta tersenyum dan mengangguk. memang permintaannya ini sungguh mendadak untuk Grizz jadi wajar saja jika Grizz tidak langsung menjawabnya begitu saja. ada beberapa hal yang memang harus Grizz pertimbangkan mengingat jika keduanya tidak saling mengenal satu sama lain.
"terima kasih Aunty" ucap Grizz
__ADS_1
"Tentu saja. tapi Aunty sangat berharap jika kamu mau menikah dengan Arsha" ucap mama Reta. sementara Grizz hanya tersennyum.
...●●●●●●●●●...
Sementara di kediaman Max nampak seorang wanita tengah duduk di taman belakang matanya menatap menerawang jauh. penyesalan di hatinya semakin hari semakin dalam ya dia adalah Liliana.
"Nyonya matahari audah mulai terik ayo masuk nyonya disini mulai panas" ucapan bi Inah mengagetkan Liliana yang tengah melamun.
Liliana tersenyum "sini, bibi duduk sini disampingku" ucap Liliana sambil menepuk-nepuk tempat duduk di sebelahnya.
bi Inah berjalan mendekat dan hanya berdiri di samping Liliana tidak berani duduk di samping majikannya itu. Liliana segera menarik tangan bi Inah untuk duduk di sampingnya.
"Bi bagaimana Grizz jika di sekolah apakah dia nakal ? apa dia memiliki teman yang banyak?" tanya Liliana pada bi Inah
"Nona Grizz tidak banyak memiliki teman di sekolahnya nyonya, Nona Grizz lebih sering menyendiri" ucap bi Inah.
"Apa ? kenapa dia suka menyendiri seperti itu ?" tanya Liliana.
"Karena setiap teman nona Grizz selalu berkata Jika nona Grizz itu tidak memiliki seorang ibu dan itu membuat nona Grizz marah karena setiap ada acara sekolah selalu saya yang mewakilkan nyonya" ucap bi Inah
__ADS_1
"A-apa? jadi seperti itu Grizz di sekolahnya" Liliana mulai terisak.
bi Inah mengangguk lalu bi Inah mengambil ponselnya di saku kemudian menunjukkan sebuah video saat Grizz bernyanyi saat hari ibu. "Ini adalah nona Grizz saat tambil acara hari ibu 10 tahun lalu nyonya"