
Wahh anak mommy sudah pulang, sini sini peluk mommy” ucap Liliana dan adel segera masuk kedalam pelukan sang mommy.
“Daddy juga mau di peluk” ucap Max sambil memeluk kedua orang tersayangnya itu. Mereka tertawa bersama.
Melihat itu Grizz hana tersenyum kemudian berbalik naiki anak tangga menuju kamarnya. setelah membersihkan diri dan berganti baju Grizz kembali keluar kamar menuju dapur menghampiri Bi inah.
"Bi kenapa rumah di hias banyak balon ?" tanya Grizz
"Ohh.. besok kan hari ulang tahun nona adel yang ke 5 non" jawab bi inah.
Grizz terdiam menatap hiasan yang sudah terpasang di rumahnya.
"Bi kenapa mommy dan daddy ingat ulang tahun adel sementara kemarin saat ulang tahunku mereka lupa ?" tanya Grizz dengan suara lirih.
Bi inah menghampiri Grizz dan mengelus kepala Grizz "mungkin saat itu tuan dan nyonya sedang sangat sibuk nona, tapi percayalah mereka berdua sangat menyayangi nona Grizz"
Grizz hanya mengangguk.
"Bi apa saat ulang tahunku pernah di rayakan yang meeiah seperti ulang tahun Adel besok ?" tanya Grizz.
Bi inah yang mendapat pertanyaan seperti itu bingung harus menjawab apa. pasalnya jika Bi inah jujur takit bila akan menyakiti hati Grizz.
"Bibi kenapa diam saja" ucap Grizz
"Mmm Ya nona" ucap bi inah ragu.
"Maafkan bibi nona Grizz bibi harus berbohong harena bibi tidak mau melihat nona Grizz kembali bersedih jika mengakan ulang tahun Nona Grizz tidak pernah di rayakan semeriah ini" batin bi inah sambil memandangi wajah Grizz.
~~
Acara ulang tahun Adel dirayakan dengan meriah Max dan Liliana mengundang banyak badut dan pesulap untuk memeriahkan ulang tahun Adel Liliana juga mengundang teman teman mereka dan seluruh teman sekolah Adel.
Tiba acara tiup lilin Max, Liliana dan Adel di minta maju kedepan. mereka bernyanyi dan tertawa riang dan berfoto melupakan Grizz yang hanya duduk di kursi samping tidak jauh dari mereka bertiga.
Sementara Grizz yang melihat itu semua hanya diam di kursi duduknya sambil tersenyum dan ikut bernyanyi. Saat acara di mulai Grizz tidak ikut bergabung dengan mommy daddy dan adiknya karena Max dan Liliana sama sekali tidak mengajaknya untuk bersama, mulai dari bernyanyi bersama,acara tiup lilin dan potong kue pun Grizz tidak gabung. bahkan saat sesi berfotopun Grizz tidak ikut sama sekali karena itu Grizz memmilih duduk sendiri. Saat acara pemotongan kue setelah menyuapi kedua orang tuanya Adel berjalan menuju kearah Grizz.
"Suapan terakhir ini untuk kakak" ucap Adel sambil menyodorkan sesendok kue pada Grizz.
__ADS_1
Grizz dengan bahagia membuka mulutnya menerima suapan dari sang adik. "Terima kasih, ini Kado dari kakak buat adel" ucap Grizz sambil memberikan sebuah gelang hitam dengan aksesoris cangkang kerang dsn memasangkannya di tangan adel.
"Wahh adel sukaa terima kasih kak" ucap Adel dan mereka berpelukan.
"Kakak menyayangimu adik kecil kakak, selamat ulang tahun yaa" ucap Grizz
Setelah melepas pelukan Grizz pergi ke dapur menghampiri Bi inah. "Bibi lagi apa ?"
"Loh nona Grizz kenapa ada disini ?" tanya bi inah
"Di luar tidak ada yang aku kenal bi jadi aku kesini saja" ucap Grizz
"Bibi"
"Ya nona ada apa?" Tanya Bi inah
"Apa aku waktu kecil sangat nakal sehingga mommy dan daddy tidak sayang sama aku ?lirih Grizz
Bi inah yang mendengar pertanyaan itu hatinya ikut merasa sakit. "nona kenapa berbicara seperti itu ?"
Bi inah memeluk Grizz "Nona tidak boleh berkata seperti itu. tuan dan nyonya sangat menyayangi nona Grizz hanya saja cara mereka berbeda menyayangi nona. jadi jangan berfikir jika tuan dan nyonya tidak menyayangi nona"
Grizz menangguk"Ya bibi aku sangat menyayangi mereka bertiga"
"Yasudah nona disini saja mau bibi bawakan kue ?" tanya bi inah. Grizz kembali mengangguk antusias. denan segera bi inah mengambilkan kue untuk Grizz.
Setelah kue kesukaannya berada dihadapannya Grizz langsung memakan kue tersebut dengan lahap.
"Kakak.." panggil adel menghampiri Grizz dan duduk disamping Grizz
Grizz menoleh "ya ada apa ?" jawab Grizz
"Kakak kenapa ada disini, kenapa tidak didepan" tanya adel
"Kakak hanya ingin makan kue saja ini, apa acaranya sudah selesai?" jawab Grizz
"Sudah kak. aku senang sekali aku juga dapet kado banyakk dari teman-temanku ada banyak badut juga aku juga bernyanyi bersama badut tadi kak" celoteh adel
__ADS_1
"benarkah" tanya Grizz
"mm Yaa" jawab Adel mengangguk antusias
"kalau kakak kapan ulang tahun ?"
"Ulang tahun kakak sudah lewat kemarin" jawab Grizz sambil tersenyum.
"benarkah, ? kenapa mommy dan daddy tidak merayakannya ya ?" tanya adel
"Mommy dan daddy sedang sibuk saat ulang tahun kakak jadi tidak merayakannya" ucap Grizz
"Ohh begitu, kalau begitu selamat ulang tahun kakak" ucap adel dengan wajah polosnya dan memeluk Grizz. Grizz pun dengan senang hati menyambut pelukan sang adik
~~
Hari sudah berganti malam. saat jam makan malam Grizz Keluar dari kamr menuju ruang makan.
"Kenapa sepi ?" gumam Grizz
"Bi kemana daddy mommy dan adel kenapa sepi?" tanya Grizz yang menghampiri bi inah
"Tuan dan nyonya serta nona Adel sedang makan diluar nona" jawab bi inah.
"makan di luar ? mereka tidak mengajakku ?" gumam Grizz wajah Grizz berubah senjadi sendu
"apa nona sudah mau makan malam ? biar bibi temani"ucap bi inah.
Grizz tidak menjawab melenggang menuju ruang makan dan duduk. Bi inah yang melihat itu segera menyiapan makan malam Grizz.
Grizz makan sendiri seketika selera makan Grizz hilang hanya beberapa sendok kemudian berhenti turun dari kursi langsung menuju kamarnya.
Bi inah paham dengan apa yang dirasakan Grizella. menjadi anak yang di beda bedakan rasanya sungguh menyakitkan dan bi inah tau pasti Grizella saat ini sedang merasakan itu.
Didalam kamar Grizz duduk di tempat tidur dengan mata yang sudah berkaca-kaca. "apa aku begitu nakal waktu kecil sampai mommy dan daddy tidak menyayangiku. Aku juga ingin jalan-jalan dengan mommy dan daddy, aku juga ingin di peluk mommy dan daddy hikks.. hiks... mommy.. daddy hiks.." Grizz terus menangis hingga terlelap tidur karena kecapean menangis.
Anak adalah sebuah anugrah dari tuhan dan mencurahkan kasih sayang dan perhatian itu adalah tugas orangtua namun yang didapat Grizz hanyalah kesedihan dan Kekecewaan pada orang tuanya yang selalu mengabaikannya dan lebih mementingkan adiknya. meskipun begitu Grizz tidak pernah membenci orang tuanya ataupun membenci adiknya. justru Grizz sangat menyayangi kedua orang tuanya dan juga adiknya.
__ADS_1