Grizella

Grizella
episode 49


__ADS_3

Grizz segera ditangani oleh dokter saat Grizz kembali tidak sadarkan diri. Darren menunggu diluar dengan harap-harap cemas dengan mama Reta.


"Daaren tante mau lihat cucuku dulu senbentar kalau ada apa-apa dengan Grizz panggil tante" ucap mama Reta lirih.


"Ya tante" Darren mengangguk lemah.


mama Reta meninggalkan Darren menuju ruang bayi. Saat tiba di jendela kaca besar mama Reta tak dapat membendung air matanya tangisnya luruh begitu saja saat melihat cucu pertamanya berada didalam inkubator dengan selang yang di tempel ditubuhnya.


"Cucu oma, bertahan ya sayang kamu kuat" lirih mama Reta sambil mengucap jendela kaca.


"Arsha, mama tidak akan memaafkanmu kalau sampai terjadi apa-apa pada Grizz" ucap mama Reta dengan tertahan karena menahan emosinya saat mengingat Arsha.


Triingg.. Triingg.. Tringg..


Ponsel mama Reta berbunyi dengan segera mama Reta mengangkatnya "Katakan dimana ?"


"Tuan muda berada dirumah sakit xxx dengan nona Karin sedang menemani anak kecil nyonya" ucap pria suruhan mama Reta.


Mama Reta segera menutup ponselnya kemudian berjalan keluar rumah sakit untuk menemui Arsha.


"Grizz maaf, mama harus mengatakan semuanya pada Arsha" gumam mama Reta sambil berjalan cepat menuju mobilnya.


"Dokter bagaimana ?" Tanya Darren pada dokter yang baru saja keluar.


"Kondisi nona tadi sempat menurun sekarang sudah mulai stabil hanya tinggal menunggu nona siuman. Sebentar lagi nona akan dipindahkan keruang rawat" ucap dokter.


Darren menghela nafas lega saat mendengar ucapan sang dokter. Tak lama Grizz keluar akan dipindahkan ke ruang rawat dengan Darren yang setia di sampingnya.


Saat diruangan Grizz Darren duduk disamping Grizz Darren menatap wajah pucat Grizz yang menutup matanya dengan rapat. Darren menggenggam tangan Grizz yang dingin.

__ADS_1


"Hey cepatlah bangun, Apa kau tidak ingin melihat anakmu. Dia sangat lucu sekali" ucap Darren berharap agar Grizz segera bangun saat mendengar ucapannya.


Sementara mobil yang mama Reta tumpangi sudah tiba dimana rumah sakit dimana Arsha berada. Dengan tergesa mama Reta masuk kerumah sakit.


"Dimana ?" tanya mama Reta pada bawahannya yang menunggu mama Reta di lobby.


"Di lantai 3 ruang VVIP 04 nyonya" ucap bawahan mama Reta.


"Mana ?"


"Ini nyonya" bawahan mama Reta menyerahkan amplop pada mama Reta.


mama Reta segera menuju lift dengan diikuti oleh bawahannya.


Saat melihat Arsha sedang duduk berdua dengan Karin dengan Karin yang menyender mesra di bahu Arsha membuat emosi mama Reta semakin memuncak.


"Mama" Arsha segera berdiri saat melihat mama Reta berdiri dihadapannya menatapnya dengan datar. Begitupun juga dengan Karin yang ikut reflek berdiri.


PLAKK..


Dua tamparan dari mama Reta mendarat dengan mulus di pipi Arsha.


"Mahh.. Apa yang mama lakukan kenapa mama menamparku" ucap Arsha sambil memegangi pipinya yang terasa panas.


"Apa yang mama lakukan ? kamu bertanya apa yang mama lakukan ? harusnya mama yang bertanya APA YANG KAMU LAKUKAN PADA ISTRIMU ARSHA !!!" teriak mama Reta didepan wajah Arsha.


"Dan kauuu" mama Reta menujuk Karin didepan wajahnya


Plakkk..

__ADS_1


"Beraninya kau mengusik putraku lagi wanita j*lang, apa urat malumu audah putus beraninya mendekati pria yang sudah beristri" mama Reta menatap Karin dengan mata yang memerah.


Arsha tersenyum miring saat tau apa yang membuat mamanya sampai tega menampar putranya sendiri "Ck. Hanya karna wanita itu mama tega menampar anakmu sendiri"


"Ya. Karena Grizz mama menamparmu, Apa kamu tidak berfikir kesalahan apa yang kamu buat HAH ?? Kau tega meninggalkan istrimu sendiri yang sedang kesakitan hanya untuk menemani wanita j*lang ini hah ?"


"Tante harusnya dia yang tante sebut wanita j*lang, dia bahkan memiliki hubungan gelap dengan pria lain dan bahkan sampai keluar masuk hotel. Aku dan Arsha bahkan melihatnya sendiri saat istri Arsha itu keluar dari hotel" jawab Karin.


"Tutup mulut busukmu itu, Kau yang j*lang kau mendekati putraku lagi karena kau sudah tidak memiliki apa-apa lagi kan, tau apa kau tentang Grizz hah ?"


"Ma.. Sudahlah jangan menyalahkan Karin, Memang benar apa yang dikatakan Karin" ucap Arsha.


"Ya tante ini buktinya" Karin menunjukkan foto yang diambilnya saat Grizz dan Darren sedang berjalan beriringan keluar dari hotel.


Mama Reta mengamati foto yang ditunjukkan oleh Karin. "Heh, Dasar bodoh kau Arsha !! Kau hanya percaya dengan apa yang kau lihat tanpa mencari tau apa yang sebenarnya terjadi, mama kecewa padamu" ucap mama Reta menatap tajam pada Arsha.


Mama Reta memejamkan matanya dan menghela nafas sebelum mengatakan sesuatu pada Arsha "Hahh.. Ada suatu hal yang tidak kamu ketahui tentang Grizz Arsha. Mama harap setelah kamu mendengar apa yang mama katakan tidak akan ada penyesalan yang akan kamu rasakan. Sebenarnya Grizz dia adalah orang yang mendonorkan ginjalnya padamu saat kamu kecelakaan dulu Grizz meminta mama agar merahasiakannya agar Kau tidak merasa berhutang budi padanya, dan apa kau lupa Grizz juga tertembak gara-gara menolongmu dan masalah foto yang barusan" mama Reta tersenyum sebelum melanjutkan ucapannya "Grizz itu memang pergi ke hotel tapi bersama mama kami berdua kesana karena Grizz sedang ngidam ingin makan di resto itu. Kebetulan saat mau pulang mama pergi ke kamar mandi dan mama menitipkan Grizz pada Darren yang kebetulan bertemu disana jadi Grizz dan Darren keluar lebih dulu karena mama yang menyuruhnya" ucap mama Reta dengan tenang.


"Apa selama ini kau pernah ada saat dia membutuhkanmu sebagai seorang suami ? Apa kau pernah memberikan apa yang dia inginkan saat dia menginginkan sesuatu ? Apa kamu pernah memprioritaskan Grizz sebagai istrimu Arsha ? Mama menjodohkanmu dengan Grizz bukan tanpa alasan, Mama menjodohkan kalian agar kau bisa menjaganya tapi apa ? Apa selama ini kamu sudah memberinya kebahagiaan Arsha hah?"


Arsha tertegun saat mendengar perkataan sang mama.


"Saat ini Grizz kritis dan cucuku terpaksa harus lahir prematur dan itu semua karena perbuatanmu dan wanita si*lan ini, bisa-bisanya kau lebih mementingkan wanita yang sudah meninggalkanmu begitu saja seperti ini daripada istrimu Arsha. Mama tidak habis fikir dengan jalan pikiranmu itu Arsha" mama Reta kembali menatap nyalang pada Karin.


"Mama kesini hanya untuk memberitahu semua ini jangan menyesal atas apa yang kamu lakukan selama ini. Dan ini" mama Reta melemparkan beberapa lembar foto pada Arsha hingga jatuh berserakan


"Itu adalah kelakuan wanita yang kau prioritaskan saat ini. Dia itu sudah membodohimu Arsha. Dia menjadi sugar baby para pejabat dan mengarang cerita palsu agar kau iba dan mau kembali bersamamu lagi Arsha" ucap mama Reta.


"Bohong. Semua yang dikatakan mamamu itu bohong Arsha ini semua hanya foto editan jangan percaya" ucap Karin panik.

__ADS_1


Mama Reta pergi setelah mengatakan semua itu pada Arsha.


__ADS_2